
Mata membara Jamie dan ibunya terus menghujani Anna . Sementara Anna terus gemetar dan meneteskan air mata secara tidak sengaja , remasan tangan Maxim di tangannya terus memberikan tenaga tambahan untuk Anna . Perlakuan sepele Maxim padanya , mengingatkan Anna , bahwa dia tidak sendirian disini . Bahwa pria itu terus berdiri di belakangnya untuk mendukungnya .
Anna melirik Maxim sekali lagi , pria itu mempunyai tatapan teduh padanya , tapi langsung mengeras begitu melihat Jamie dan Sarah .
" Aku tidak percaya kamu melakukan ini padaku , Anna . Kamu bertunangan dengannya , sementara kamu adalah calon istriku . " Suara Jamie penuh amarah . Maxim langsung melotot mendengarnya , ia akan dengan mudah menerjang lelaki sombong di seberangnya jika saja Anna tidak memeluk lengannya . Gadis itu menggelengkan kepalanya , bagaimana pun juga Anna tidak suka Maxim berkelahi .
" Jamie , kamu tahu bahwa aku tidak setuju pernikahan itu ! " Suara Anna sangat bergetar saat ia coba untuk membela diri .
" Ayahmu menyetujuinya Anna ! " Jamie bahkan tidak sadar ia sampai mencondongkan tubuhnya saat berteriak .
" Tidak ! Itu bohong , ayahku tidak pernah memaksa ku ! " Suara Anna hampir hilang karena tangisnya .
Jamie menoleh pada Sarah , sorot matanya meminta penjelasan . Sarah tergagap dengan bombardir tatapan tajam yang terarah padanya .
" Itu _itu benar, ayahnya menyetujuinya ..."
Anna menggeleng frustasi , ia tidak tahu permainan apa yang sedang ibunya mainkan .
" Kau bohong ! Ayah tidak pernah memaksa ku , dia selalu menghargai keputusan ku ! " Kata Anna mantap ia tidak pernah berbohong . Melihat ucapan Anna yang begitu jujur membuat sikap Sarah semakin gemetar .
" Jadi kau berbohong padaku , kamu bilang ayah Anna menyetujui pernikahan kami dan dia meminta uang itu ?! " Jamie menuding Sarah . Kaki Sarah semakin gemetar sedangkan Anna kaget mendengarnya . Uang apa yang sedang dibicarakan Jamie .
" Uang itu adalah mahar untuk menikahimu Anna , wanita ini bilang ayahmu memintanya sebagai jaminan kau akan menikah dengan ku ! " Terang Jamie , jika kali ini ia tidak berhasil menikahi Anna , ia bersumpah akan melakukan segala cara , uang itu sangat berarti bagi keluarganya .
" Apa ?! " Kepala Anna berputar dan kakinya gemetar , Ini adalah mimpi buruk yang tidak pernah Anna bayangkan .
__________
Anna membiarkan air matanya terhempas bersama angin saat ia berlari menuju kamar miliknya , Max ingin mengejarnya tapi ia lebih tertarik dengan bualan omong kosong yang diucapkan Jamie . Dan jika itu bohong ia tidak akan pernah melepaskan pria itu begitu saja . Jamie dan Sarah telah merusak keindahan paginya bersama Anna . Seharusnya saat ini ia menyampaikan berita gembira kepada ayahnya bahwa ia telah melamar Anna .
Dan semua itu hancur berantakan karena aksi gila Sarah dan Jamie .
" Jika kau membual tentang omong kosong itu ....! "
" Aku tidak pernah membual ! " Jamie menanggapi dengan cepat . Ia mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan sebuah bukti transfer ke rekening ...... Sarah .
Wajah Sarah pucat pasi saat Max meliriknya dengan penuh kebencian . " Aku rasa , aku harus pergi ..." Sarah pergi secepat mungkin . Kakinya gemetar , jika Anna tidak menikahi Jamie maka ia dalam masalah besar .
Jamie bangkit dan berlari mengejar Sarah , ia harus membuat perhitungan dengan wanita itu . Lagipula ia tidak ingin sendirian bersama ******** seperti Maxim . Ia tahu pria arogan itu dengan sangat mudah mengembalikan uangnya . Tapi bukan itu yang ia inginkan .