
Anna sampai di kampus tepat pada waktunya , Miguel benar benar seperti driver profesional . Pria itu tidak banyak bicara , hanya akan menjawab bila ditanya . Pria itu berumur empat puluh tiga tahun menurut penuturannya tadi , dan Miguel sudah berkeluarga dengan dua putri yang sedang beranjak dewasa . Pria pernah bekerja di militer selama lima belas tahun lalu akhirnya memutuskan pensiun dini dan berakhir pada bodyguard profesional seperti sekarang .
Anna pikir perempuan dengan pengawalan bodyguard hanya akan di alami Jocey , para wanita terkenal di luaran sana dan bukan dirinya . Wanita biasa yang sedang mencoba menamatkan pendidikannya .
" Saya ada disini jika anda membutuhkan saya , nona ." Ucap Miguel setelah membuka pintu mobil untuknya , pria itu berdiri seperti patung di sebelahnya . Sampai Anna berdecak kesal .
" Mr. Rodriguez ..."Miguel meliriknya dan pria itu tersenyum ramah tidak seperti gambaran wajahnya yang sangar .
" Panggil saya Miguel nona , " Miguel membungkuk seperti yang dilakukannya di penthouse tadi .
" Miguel , bisakah anda tidak memperlakukan aku seperti putri raja ? Teman temanku mungkin menganggap aku gila ." Anna berteriak frustasi dan rambutnya kini jadi korban karena ia tarik tak menentu .
" Jangan hiraukan saya nona , ini hanya standar kerja saya . " Anna berdecak lagi .
" Satu lagi jangan terus memanggilku ' nona ' , aku tidak suka . Just Anna ! Dan bisakah anda pergi dari sini , bukankah Anda punya pekerjaan untuk dilakukan ?" Anna terus memandangi Miguel , berpikir kapan pria ini akan enyah . Dia tidak harus ditunggui seperti anak TK !
" Inilah pekerjaan saya no__ um maksud saya Anna , saya akan menunggu disini sementara Anda pergi sekolah . "
Ya ampun , dimana Maxim mendapatkan orang seperti ini . Pikir Anna .
Kemudian karena kesal Anna pun meninggalkan Miguel di tempat parkir , sambil melambaikan tangannya acuh .
_______
Ujian Anna berlangsung sangat mulus , ia berharap ujian kali ini akan mendapatkan nilai yang memuaskan seperti yang sebelumnya . Tapi kondisi itu tidak sinkron dengan suasana di sekitarnya . Anna merasa jika semua orang kini sedang memandangnya atau sedang membicarakannya di belakang . Tapi Anna sadar bahwa hal itu biasa ia rasakan sebelumnya , jadi kenapa sekarang ia merasa risau . Anna bisa melewati semua ini sebelumnya , maka sekarang pun ia pasti bisa . Anna berusaha menguatkan hatinya .
Saat Anna menyusuri lorong , Natalie dan Sarah sedang berbicara dengan Brittany . Dan seperti yang selalu dialaminya , mereka akan menoleh lalu menertawakannya . Hal biasa bagi Anna . Anna bisa melalui ini , itulah yang selalu Anna terapkan pada dirinya . Jika bukan dirinya siapa lagi yang akan menyemangatinya .
" Anna bisakah kita bicara sebentar , " Bonnie sepertinya sudah menunggunya sejak tadi . Anna memang tidak berniat melakukan apapun setelah ujian . Ia ingin segera pulang dan beristirahat . Tapi begitu Bonnie melihatnya , gadis itu sudah menyeretnya ke toilet belakang .
" Ada apa Bon , apa ada sesuatu yang penting ?" Anna bertanya penasaran , sementara Bonnie berusaha mengatur nafasnya .
" Anna bagaimana kamu bisa setenang ini ?" Bonnie mengguncang lengannya , wajah gadis itu terlihat frustasi . Dan Anna tidak mengerti apa yang dia maksud .
Sebuah majalah PNews ia keluarkan , majalah itu sudah tergulung tidak karuan . Tapi Anna tak kalah shock saat Bonnie membuka gulungannya , sampul majalah itu terlihat . Ada wajahnya dan juga Maxim disana , diambil secara diam-diam dari kejauhan . Dan judulnya langsung membuat Anna lemas saat itu juga .
Maxim Lockwood :
Berhubungan mesum dengan sepupunya .
" Ini belum seberapa Anna , masih ada lagi di media online juga .." Bonnie lagi lagi mengeluarkan ponselnya , memperlihatkan gambar dirinya dan Maxim yang ada di dalam mobil . Gambar itu diambil seolah Anna sedang mencium Maxim .
Annabelle Hunt , gadis biasa yang dikabarkan menjual dirinya pada Maxim Lockwood .
Bonnie menggeser layarnya kebawah , dan terdapat kalimat yang membuat ia makin meradang .
Menurut sumber yang dipercaya , Annabelle Hunt meniduri Maxim untuk membiayai gaya hidupnya yang glamor .
Fitnah macam apa lagi itu , Anna tidak pernah bersikap glamor selama ini . Ia bersikap sesederhana mungkin bahkan sejak ia tidak dengan Max .
" Anna , maafkan aku . Aku tidak bermaksud membuatmu sedih , aku pikir kamu perlu tahu semua ini.."
" Cukup Bon , jangan ucapkan itu lagi ..." Anna mengangkat tangannya , mencegah Bonnie mengeluarkan berita busuk lainnya . Air mata mungkin tidak cukup untuk menggambarkan hati Anna saat ini .
Gadis itu pergi meninggalkan Bonnie , tanpa peduli teriakkan sahabatnya . Bahkan ketika Anna sampai di parkiran , Miguel tampak keluar dari mobilnya . Wajah pria itu berubah ketika melihat cucuran air mata di wajah Anna . Tapi Anna tidak ingin berbicara dengan siapapun hari ini .
Dia pelac*r .
Dia menjual dirinya .
Wanita rendahan .
Kata kata itu terus terngiang di kepala Anna , seperti akan membuat kepalanya pecah . Kapan hal buruk ini akan berakhir .