Maximilian's Love

Maximilian's Love
Bab 34



Pagi pertama Anna tanpa Maxim , terasa sangat sepi . Ia terbangun sendiri di apartemen besar itu , membuat sarapan sendiri . Beruntungnya isi lemari es Maxim selalu terisi penuh , Anna penasaran kapan pria itu berbelanja . Sementara Maxim selalu sibuk dengan pekerjaan dan mengurusnya . Anna tidak pernah membayangkan ada laki laki yang begitu perhatian terhadapnya , apalagi orangnya adalah Max Lockwood .


Saat Anna tengah menikmati sarapannya , suara bel pintu berbunyi berkali-kali . Anna takut jika itu adalah seseorang yang mungkin mencari Max , masalahnya adalah Max sedang tidak ada di tempat . Tapi bunyi itu semakin nyaring terdengar , dan Anna takut jika nanti akan membuat keributan .


" Selamat pagi Miss Hunt , kenalkan saya Miguel Rodriguez " Anna mematung di depan pintu , seorang pria yang mungkin berumur empat puluhan berdiri tegap di depannya . Pria itu mengulurkan tangannya , ragu ragu Anna menyambutnya . Dan bagaimana pria ini bisa mengetahui namanya .


" Maaf , tapi saya tidak mengenal anda . Jika Anda mencari Max , maaf dia sedang tidak ada " Anna bermaksud menutup pintunya rapat rapat , tapi pria itu melangkah maju membuat sekat antara kakinya dan pintu . Jantung Anna semakin berdebar , siapa yang tidak takut , pria yang Anna duga berwajah latin itu terlihat sangar dengan potongan rambut cepak ala militer . Belum lagi otot otot di tubuhnya yang membengkak seperti binaragawan .


" Miss Hunt , biarkan saya menjelaskan ini . Saya janji tidak akan melukai Anda . " Pria itu terlihat menahan pintu tertutup tapi wajahnya menampakkan kesopanan . Anna setuju dan mengisyaratkan pria itu agar mundur selangkah , sementara Anna berdiri di ambang pintu .


" Mr. Lockwood yang mengutus saya kemari , dia bilang saya akan menjadi sopir sekaligus bodyguard anda selama beliau tidak ada ." Anna melongo saat itu , pria ini mengada ada atau apa ? Memangnya Anna siapa harus dikawal bodyguard segala   .


" Apa ?! " Pria itu tersenyum ramah sementara Anna masih mencerna semua kata katanya .


" Saya siap mengantarkan Anda saat ini juga , nona Hunt ." Dan yang tidak bisa Anna duga pria membungkuk hormat di hadapannya .


" give me a second , " Anna merogoh  ponselnya yang ada di saku celananya , dan menghubungi Maxim saat itu juga .


" Sayang , baru saja aku akan menelpon mu " suara Maxim bersemangat diujung sana , meski Anna juga sedikit rindu pada pria itu , tapi rasa penasarannya lebih mengalahkan segalanya .


" Max , jelaskan padaku , apa maksud semua ini !"  Anna menunjuk pada Miguel , yang jelas saja Maxim tidak dapat melihatnya .


" Slow down baby , kamu harus mengatakan padaku apa yang harus aku jelaskan "


Anna menarik nafas panjang sebelum kembali berbicara . " Max , kenapa kau mengirimkan bodyguard untukku , memangnya aku barang pecah belah ha !!" Nafas Anna tersengal-sengal , dan lebih membuat Anna kesal pria itu justru tertawa terbahak di ujung telepon .


" Sayang , kamu lebih dari barang pecah belah , kamu adalah berlian ku sayang . Dan aku akan selalu menjagamu meski kita berjauhan . " Jujur saja perkataan Max cukup membuat Anna berdebar dan tersanjung .


" Max tapi ini berlebihan , aku tidak butuh bodyguard atau sopir .."


" Kalau begitu aku tidak akan mengijinkan mu keluar dari penthouse ku !"


" Apa?! Apa kau gila , aku ada ujian siang ini ?!" Anna berujar kesal , jika saja ia tidak sayang pada ponselnya mungkin ia sudah membantingnya .


" Ya aku tergila-gila padamu , aku akan melakukan apa saja untuk melindungi milikku . Dan Miguel akan tetap berjaga di pintu itu tanpa kau bisa keluar !"


Sungguh kata kata Max membuat Anna tak habis pikir . " Itu lebih gila Max , aku bisa tidak lulus ujian " Anna melirik lagi otot otot di tubuh Miguel , tidak mungkin ia bisa melawan pria besar . Anna penasaran dari mana Maxim menemukan pria raksasa seperti Miguel .


" Kalau begitu pilihlah sayang , semua keputusan ada di tangan mu ..."


" Max , tapi aku tidak menyukai ini ."


" Ayolah sayang , aku janji hanya sampai aku kembali ." 


" Awas saja kau kalau sampai rumah !" Anna mematikan ponselnya kesal , seolah itu adalah Maxim .


Miguel sudah berdiri tegap disana , siap untuk mengantarkan Anna kemanapun . Atau menjaganya agar tidak keluar dari apartemen ini , sampai Maxim kembali .