Lovely Wife

Lovely Wife
Achiles Sandero



Dalam satu ruangan kerja dengan susunan rapi disetiap sudutnya. duduklah Achiles Sandero, Dero sang penguasa dunia perjudian dan perdagangan senjata tajam di Asia Eropa dan Amerika. sang penguasa yang berusia 30 tahun. dia mempunyai seorang kakak laki-laki yang juga penguasa perdagangan senjata tajam.


Ayah Dero adalah mantan penguasa casino di Eropa yang kini diwarisi oleh Dero. Ibunya pengelola bisnis Retail di Asia.


sejak kecil Dero sudah mendapat didikan mafia dari ayahnya. hingga Dewasa ia sangat terampil dalam dunia malam. selama 30 tahun hidupnya hanya sekali ia menjalin asmara dengan seorang wanita, bertahun-tahun ia menjalani namun berujung sang wanita menghianatinya berselingkuh dengan musuhnya sendiri


sejak saat itu Dero tak pernah membuka hatinya untuk wanita manapun. ia menganggap semua wanita hanya akan menyisakan luka.


demi melupakan Cindy mantan kekasihnya, Dero menghabiskan waktunya untuk pergi ke clab malam. sakit hati Dero membuatnya berhati dingin, kejam tanpa ampun. ia tak segan untuk menghabisi siapa saja yang telah membuatnya marah dan membuat salah.


meskipun berhati dingin dan kejam, sejujurnya Dero adalah orang yang sangat kesepian. ia berusaha menutupi kesepiannya. kesehariannya di a hanya bekerja di perusahaan Retail di Eropa khususnya di Inggris sebagai pengembangan bisnis dari ibunya. Dero menguasai beberapa Departement store, Factory outlet, dan masih banyak lainnya.


Dero selama ini di bantu oleh sekretaris sekaligus asisten pribadinya yang sudah mendampinginya selama 11 tahun. Dia adalah kenz.


"tuan, wanita itu sudah saya masukan paviliun dekat taman baby breath. selanjutnya apa rencana anda? "


"dia adalah tawananku, suruh dia ke dapur pagi besok. "


"baik tuan. "


"sebaiknya ku apakan wanita itu, dia harus melakukan sesuatu yang berguna untukkku. selama ini dia berada di toko roti sepertinya dia bisa memasak. "


Kenz berjalan cukup jauh menuju paviliun bersama Lily dia kepala pelayan di rumah itu yang sudah bekerja sejak kecil bersama kedua orang tianya, dan kini kedua orang tuanya menjadi pengabdi dirumah orang tua Dero.


"berikan seragam pelayan untuk wanita di paviliun itu. Tuan Dero memintanya bersiap didapur besok pagi, jangan sampai terlambat dan "


"baik tuan, segera laksanakan. "


sampainya di paviliun, Lily dan Kenz melihat Avil tengah asik menata bunga baby breath yang terlihat layu dan beberapa ada yang mati.


"ohh.. tuan.. maaf saya hanya mencoba merawat bunga ini. maaf saya sudah lancang. "


"berikan seragam itu padanya. "


"ini seragam untukmu, besok pagi jam 6 temui aku di dapur. "


"baik, terimakasih. "


Kenz berlalu meninggalkan Lily dan Avil.


"aku Lily, kepala pelayan disini. ke depan pekerjaanmu aku yang membimbingmu,ini denah rumah disini mungkin kau akan membutuhkannya karna rumah ini terlalu besar. "


"terimakasih Lily, aku Avil. mohon bantuannya. "


"ingat jam 6 pagi jangan sampai terlambat. tuan Dero bisa marah padamu. "


"baik, aku akan tepat waktu.


"oh yaa.. sebaiknya obati luka dikaki dan keningmu. di paviliun ini ada kotak P3K di ujung. "


"oh iya.. aku hampir lupa. terimakasih Lily. "


Avil mengobati lukanya, kemudian menuju kamar mandi membersihkan diri. ia menyalakan shower menenggelamkan dirinya dalam aliran air yang hangat. tubuhnya bersandar pada dinginnya dinding.


"aku tidak tahu kenapa aku sampai disini, bagaimana dengan toko roti nenek, Merry dan Jennie. aku ingin segera keluar dari sini. aku ingin kembali ke toko.


Avil kembali menangis mengingat semua kejadian hari ini.