Lovely Wife

Lovely Wife
Tawanan mafia



Avil masih mengintip di balik pintu toko itu, ia mencoba mendengarkan apa yang tengah terjadi di dalam toko itu. namun ia juga menahan perih di kening dan kakinya akibat perbuatan anak buah Luis yang telah menyeretnya.


"apa kau mencoba untuk lari dariku Luis? "


"tidak tuan, saya disini untuk mengambil toko ini, karena toko ini adalah milik ibu saya."


"lalu bagaimana dengan utang-utangmu? "


"saya akan segera membayarnya tuan, tolong beri saya waktu. "


"aku sudah cukup lama memberimu waktu namun kau selalu mencoba lari dan lari, sayang kita selalu bertemu kembali. SEBAIKNYAAAA KAU SEGERA LUNASI HUTANGMU ATAU ANAK BUAHKU AKAN MENGHABISI KELUARGAMU.... KAU DENGAR...!!!!! "


"saya dengar tuan, ambillah toko ini sebagai penebus hutang saya. "


mendengar perkataan Luis, Avil yang berada di luar pintu sangat terkejut dan marah, hingga ia tak bisa menahan diri dan masuk ke dalam toko itu. tanpa ia sadari dia telah mengantarkan nyawanya sendiri.


"apa maksud tuan memberikan toko ini sebagai penebus? toko ini milik nenek dan tidak akan pernah saya biarkan orang lain merampas nya. "


"heehhh jalangggg.. tahu apa kau tentang nenek, kau bukan siapa-siapa nya.. sadarlah. "


"yaa.. memang aku bukan keluarga sedarah dengan nenek, tapi nenek lah yang merawatku sedari kecil, bahkan nenek yang memintaku mempertahankan toko ini. "


"jangannn ngimpi kau, toko ini sudah menjadi milikku sebelum kau ada.. kau paham. "


suasana di dalam toko semakin panas dan perdebatan tak bisa dihentikan


"ussshhh.. uussshhh.. Luis siapa dia? ingat kau beri toko ini padaku tak akan cukup untuk melunasi HUTANGMU..kau harus ingat itu. "


"tuann... hanya ini yang aku milikku sudah tidak ada lagi.. "


"hahahaa urusanmu Luis. . kau harus membayar sisanya atau ku bunuh semua keluargamu."


" jangann tuann.... tolong jangan, bawalah gadis tak berguna ini sebagai jaminan.. saya mohon saya akan mencari cara untung melunasi hutang saya... bawalah dia sebagai jaminan. "


"hahhahaha aku tak mengerti kenapa wanita ini harus kuterima sebagai jaminan, aku tak yakin wanita ini akan berguna untukku, tapi sebaiknya kubawa dia. ingatttt Luis sampai kabur lagi aku tak akan mengampunimu.... ingat itu. "


" ba.. ba.. baik tuan, saya tidak akan kabur. "


"cepat bawa wanita ini kedalam mobil. "


2 orang pengawal Dero membawa Avil secara paksa dan kasar masuk ke dalam mobil. Avil yang kesakitan pun menangis sepanjang perjalanan


" tolong lepaskan saya tuan, apa salah saya? kenapa kalian membawa saya? "


"sudah diam.. jangan banyak bicara atau kurobek mulutmu. "


Avil sontak terdiam namun ia sesegukan. Avil sangat ketakutan. diseret oleh anak buah Dero. Avil masuk ke dalam mobil dan kedua mobil itu melaju dengan cepat menuju sebuah mansion besar yang cukup jauh dari kota dan dekat dengan hutan.


Avil sangat ketakutan melihat sekeliling jalan yang gelap, dan hanya ada pepohonan tinggi besar. pikirannya masih bertanya-tanya akan dibawa kemanakah dia. hujan rintik turun dimalam itu, hingga sampailah Avil di sebuah mansion yang besar dengan nuansa putih dengan lampu yang menyala dimana-mana.



sungguh besar rumah itu, membuat Avil seketika melongo takjub melihat besar dan megahnya rumah yang ada di depan matanya. ia tak habis pikir ada sebuah mansion mewah dipinggiran hutan dengan akses jalan yang gelap dan hanya ada pohon-pohon besar dipinggirnya.


"bawa dia ke belakang, tempatkan dia ruang belakang dekat taman baby breath. "


"baik tuan. "


"ayo cepat jalan, atau ku seret lagi kau. "


Avil berjalan mengikuti para pengawal itu. avil berjalan cukup jauh menuju suatu ruangan.


"sebenarnya mereka mau bawa aku kemana? " dari tadi aku sudah berjalan. apa karna rumah ini besar jadi harus berjalan jauh. "


sepanjang ia berjalan, ia mengamati seluruh sudut ruangan diruang itu. sungguh avil tak berhenti takjub. sangat megah dan mewah. seumur hidupnya ia belum pernah menginjakkan kakinya dirumah semegah itu.