Jayde and Wira Stories

Jayde and Wira Stories
Kalah Pengalaman



Kediaman Keluarga Abisatya di Manchester Inggris


Jayde sudah bersiap dengan kaos hitam, jaket dan sarung tangan kulit plus celana jeans hitam serta sepatu boot tentara. Pria itu keluar dari kamar dan melihat ayahnya, Taufan Abisatya duduk di ruang tengah sambil menatap MacBooknya.



Vampir Inggris


"Mau kemana kamu Jay?" tanya Taufan saat melihat putranya


"Ruang Opa Mark" jawab Jayde kalem.


"Sudah dapat yang mencuri Oom Simon?"


"Sudah. Perbuatannya rapi tapi aku dan tim aku jauh lebih cerdik. Dia melakukan kesalahan kecil yang membuat kita dapat celahnya."


"Apa itu Jayde? Jangan bilang soal wanita..." Taufan tersenyum ke arah putra semata wayangnya.


"Bingo Dad. Bryce tidak bisa menahan hawa n@fsunya."


"Lalu? Sudah ditangan si Bryce?" tanya Taufan.


"Peter dan anak buahnya sudah menangkap di bar dekat gedung parlemen."


Taufan mengangguk. "Jangan kasih kendor, Jayde. Kalau Daddy lihat, ini tidak hanya £1 juta yang hilang. Perusahaan cangkangnya tersebar di seluruh Britania Raya. Kamu baru nemu 10 dari 30 yang Daddy temukan. Daddy berhasil membongkar nya dan ternyata £35 juta yang dicuri."


"F***!" umpat Jayde. "Dalam jangka waktu berapa lama itu Dad? Aku menemukan lima tahun terakhir ini. Semuanya memakai nama keluarganya termasuk kakeknya yang sudah meninggal menjadi managernya."


"Memang lima tahun terakhir ini setelah Oom Simon pensiun. Dia tahu paman Inggrid sangat percaya padanya sedangkan ibu Inggrid kalah dengan kakaknya itu. Suruh dia kembalikan sekitar £100 juta, Jayde. Miskinkan asetnya."


"Bagaimana bisa dia mengambil uang itu tanpa sepengetahuan Paman Stephan dan Tante Gabriella ?"


"Tentu saja bisa karena Bryce merangkap akuntannya, Jayde" seringai Taufan.


Jayde hanya tersenyum kecut karena masih kalah pengalaman dengan ayahnya. Iyalah, Daddy hasil didikan Oom Hoshi dan Opa Mark jadi lebih banyak jam terbangnya soal penggelapan uang.


***


Gudang Kosong milik Mark Neville di pinggiran kota Manchester


Jayde masuk ke dalam ruangan yang memang dibuat sebagai ruang interogasi. Gudang yang dibangun sejak jaman Alexander Neville, opa buyut Jayde, memang digunakan untuk menghajar para pengkhianat perusahaan keluarga terutama yang berbasis di Britania Raya.


Dan sekarang dipakai olehnya dan Taufan serta keluarga Neville lainnya demi mempertahankan kwalitas perusahaan PRC Group cabang Britania.


"Dimana dia Peter?" tanya Jayde dingin.


Jayde masuk ke ruang berukuran 4x4 yang terdapat dua kursi dan meja yang terbuat dari baja. Di ruangan itu juga terdapat tongkat polisi, baton, cambuk dan Brass knuckle.


( Knuckle / Knuckling (Crackling) adalah alat jaga diri yang biasa dipasang di jari-jari & telapak tangan, sehingga "efek" tinju Anda akan JAUH LEBIH DAHSYAT. Sebenarnya alat ini termasuk ke dalam "alat pemukul", hanya saja LEBIH PRAKTIS karena langsung dipakai di telapak tangan & jari-jari Anda. ).



Brass Knuckle


Jayde tersenyum smirk saat melihat wajah Bryce yang memucat saat tahu siapa yang datang.


Pria yang dijuluki vampir oleh para sepupunya itu lalu mengambil kursi dan membaliknya. Jayde menatap dingin ke arah Bryce sembari meletakkan tangannya diatas kepala kursi.


"Hello paman Bryce. Apa kabar?" senyum Jayde yang entah kenapa membuat Bryce merinding.


"Jayde, ada apa ini? Kenapa paman kamu bawa kemari ?" tanya Bryce panik.


"Well, pertama-tama, aku hanya ingin menanyakan tentang ini..." Jayde menoleh ke arah Peter yang memberikan map tebal diatas meja. "Bisakah paman menceritakan bagaimana perusahaan laundry ini memiliki seorang manajer yang sudah meninggal lima belas tahun lalu? Apakah di resurrection melalui Voodoo atau teknologi cryonics?"


Note


Cryonics adalah teknologi dalam dunia sains kedokteran yang bertujuan untuk mengawetkan tubuh manusia dari kematian dengan cara menghentikan pembusukan fisik menggunakan pendinginan nitrogen cair. Harapannya, tubuh manusia yang beku oleh nitrogen cair itu kelak akan dapat dicairkan dan dihidupkan kembali di masa depan.


Bryce hanya terdiam karena dirinya tidak bisa apa-apa apalagi tangannya diborgol di atas besi yang terdapat di meja itu.


"Atau ini, perusahaan cuci mobil yang ternyata sudah tidak beroperasi lebih dari tujuh tahun tapi ada cash flow dana bahkan mendapatkan keuntungan..." Jayde memperlihatkan berkas itu ke Bryce. "Tidak hanya satu tapi ada lima dibawah manajemen yang sama. Manchester, Shire, Crock, Bath dan Wells. Dan kesemuanya tidak ada dalam data di departemen perdagangan, usaha kecil menengah ataupun departemen pertanahan."


Bryce tampak berkeringat dingin.


"Dan perusahaan - perusahaan ini tidak akan bisa berdiri jika tidak ada orang dalam yang bermain disana untuk mengeluarkan ijin. Dan, perusahaan berlian Weston mengalami kerugian cukup banyak. So, berikan siapa saja orang-orang yang terlibat jadi paman tidak perlu babak belur" seringai Jayde.


Bryce menatap nanar ke pria yang akan menjadi calon suami putri Bossnya. Mati aku!


***


Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaa gaaaeeessss


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️