I Truly Love You Endlessly

I Truly Love You Endlessly
55. Hanya Milikku..



" Alena,kau lupa membawa handukmu.. " Ucap Kenzo sambil membawakan handuk untuk Alena.


" Letakkan depan pintu.. " Ucap Alena yang sedang mandi.


Setelah itu tak ada suara Kenzo,Alena segera berniat mengambilnya. Tapi saat Alena akan mengambilnya dia kaget Kenzo malah masuk kedalam kamar mandi,Alena refleks dan menjatuhkan dirinya kembali kedalam bathtub.


" Kenapa kau begitu kaget melihatku? " Ucap Kenzo sambil menatap Alena dengan senyuman manisnya.


" Apa yang kau lihat,pergilah aku sudah akan selesai mandi.. "


" Tapi aku baru akan mandi.. " Ucap Kenzo sambil melepaskan pakaiannya satu persatu.


" Apa yang kau lakukan? Pakai kembali.. " Ucap Alena sambil memejamkan matanya.


Kenzo masuk kedalam bathtub itu,Alena terus memejamkan matanya.


" Bukalah matamu,kenapa kau harus malu melihat suamimu sendiri? Bukankah dulu kita sering melakukan hal ini? " Ucap Kenzo sambil perlahan mendekati Alena.


Kenzo memeluk Alena,dia mencium bibir Alena dengan lembut,Kenzo memejamkan matanya,Alena membuka matanya.


Kini aroma di bathup bercampur dengan kemesraan mereka.


" Alena aku merindukanmu,aku merindukan segala tentangmu,aku merindukan milikku,aku rindu aroma tubuhmu,bibir tipismu,mata indahmu semua milikku.. " Ucap Kenzo sambil terus menciumi Alena. Ciuman itu terus menjalar keleher Alena,Kenzo memeluknya semakin erat,Alena tak pernah bisa menolak Kenzo,mereka melakukannya,melepas kerinduan mereka selama ini.


" Kau adalah milikku Alena,hanya milikku.. " Ucap Kenzo dengan terus menerus.


Setelah selesai mereka membersihkan diri mereka dan pergi tidur,Kenzo terus memeluk Alena bahkan saat tertidur tak pernah melepasnya sedetikpun,Alena kini bisa tertidur dengan nyenyak,rasa nyaman yang selama ini dia rindukan.


Keesokan paginya Kenzo terbangun dan mendapati Alena sudah tidak ada ditempat tidur,dia mengenakan jubah tidurnhmya lalu turun mencari Alena,ternyata Alena sudah selesai menyiapkan sarapan pagi untuk mereka juga Hanna.


" Kau sudah bangun? Segeralah sarapan.. " Ucap Alena sambil menyuapi Hanna.


" Kau tidak bekerja hari ini? " Tanya Kenzo sambil melahap sarapannya.


" Aku sudah bilang pada Emily untuk cuti beberapa hari,Yuzan akan membantunya.. "


" Baiklah kalau begitu aku juga akan cuti beberapa hari untuk menghabiskan waktu bersama dengan kalian.. " Ucap Kenzo.


" Daddy... Apa kau melupakan aku.. " Teriak Julian yang berlari kearah mereka,Julian memeluk Kenzo,Kenzo memeluknya begitu erat dia merindukan putranya selama ini.


" Jagoanku.. Aku merindukanmu,apakabarmu? Apa kau sudah sarapan?lihatlah kau sudah besar dan tampan seperti Daddy..dengan siapa kau kemari Julian? " Ucap Kenzo sambil memeluk putranya,meskipun Julian bukan anak kandungnya tapi sejak kecil Julian dibesarkan oleh Kenzo,tentu Kenzo tidak pernah merasa bahwa dia bukan anak kandungnya,Kenzo menyayangi anak-anaknya lebih dari apapun.


" Kalian tidak ingin aku ikut sarapan? " Ucap Zayden sambil melangkah menuju meja makan.


" Untuk apa kau kemari? " Jawab Kenzo dengam ketus.


" Tentu mengantarkan anakku pada Mommy nya.."


" Dia anakku.. " Ucap Kenzo


" Aku Daddy nya.. " Jawab Zayden


" Sudahlah berhenti berdebat,ayo cepat kita makan bersama.. "


Setelah selesai makan Zayden berpamitan pada Alena dan juga Kenzo.


" Tolong jaga anakku dengan baik,kalau tidak aku akan mengambilnya.. " Ucap Zayden sambil mengangkat alisnya.


Tentu itu bukan kata kata serius,Zayden sangat tahu Kenzo menyayangi anaknya seperti anak kandungnya sendiri,Zayden mulai berpikir untuk memulai kehidupan barunya setelah melihat Alena bahagia kembali.