
" Aku saja yang menyetir,kau diam saja aku tidak mau kau kelelahan.. "
" Baiklah Em.. Terimakasih.. " Sambil tertawa menyerahkan kunci mobilnya
" Aku Emily bukan Em.. " Sambil mengerucutkan bibirnya.
" Baiklah.. Baiklah.. Ayo cepat aku sudah lapar.. " Sambil masuk kedalam mobil.
" Sejak kapan kau jadi tidak sabaran seperti ini Alena.. "
" Sejak saat ini.." Sambil tertawa lepas.
Sesampainya di Restoran Alena makan dengan lahap,Emily hanya melihatnya dengan tatapan sedikit aneh dan ingin tertawa
" Alena.. Kau lihat dirimu sekarang,apa kau sungguh kelaparan? Seperti orang yang belum makan 2 hari.. "
" Aku tidak tahu,aku sering kelaparan sekarang,jangan salahkan aku,salahkan perutku yang kelaparan.. "
" Terserah kau saja.. " Sambil meminum kopinya.
".. Mmmm.. Alena.. Apa kau yakin akan menjadikan Betric modelmu untuk launching model perhiasanmu musim ini? "
" Mmmm ya.. Lagipula aku sudah tidak punya kandidat lain.. Kecuali kau yang mau menggantikan ? " Sambil memutarkan bola matanya.
" Kau bercanda,aku mana mungkin mau.. Aku ini demam panggung dan tidak suka didepan camera... " Sambil meminum kopinya kembali
Tiba tiba Kenzo datang menuju meja mereka.
" Alena.. Kenzo datang.. "
" Hmmm dmna? "
" Aku disini sayang.. " Sambil tersenyum
" Kau sudah makan? " Sambungnya sambil duduk disebelah Alena.
" Mmmm sudah,baru saja.. Bagaimana sarapanmu? Apa Julian sarapan dengan baik ? "
" Sudah.. Dia makan lahap sekali,dia tadi ingin ikut.. Tapi malah tidur lagi dan bilang.. " Daddy aku tidak jadi ikut,sepertinya aku akan tidur dan bermain saja.." "
" Anak itu memang manis dan cerdas,aku ingat cara bicaranya seperti orang dewasa " Sahut Emily sambil tertawa.
" Tentu dia cerdas seperti aku bukan.. " Sahut Alena.
" Tapi aku Daddynya.. Lihat saja sifatnya sama sepertiku.. " Balas Kenzo
" Baiklahh.. Baiklahh memang seperti Daddynya.."
" Ayoo kita pergi ke kantorku,ada yang ingin aku diskusikan denganmu.. Emily,aku naik mobil Kenzo,kau bisa membawa mobilku sendiri,tidak apa-apa kan? " Sambung Alena.
" Baiklah.. Bukannya tadi aku yang membawanya juga.. " Sambung Emily
Lalu mereka pergi kekantor Alena, sesampainya disana Alena dan Kenzo menuju ruangan Alena.
" Sayang.. Apa yang akan kau diskusikan denganku? " Sambil duduk dan menatap Alena.
" Mmm soal model pengganti.. " Pipi Alena memerah.
" Sayang,bisakah kau sedikit bergeser? Aku selalu merasa malu kalau kau menatapku seperti itu.. "
" Sayang.. Kau masih malu padaku? Ini sudah 4 Tahun.. Ahh tidak hampir akan berjalan 5 Tahun.." Goda Kenzo sambil terus mendekatkan wajahnya pada wajah Alena.
" Aku juga tidak tahu,mungkin karna kau tampan.." Sambil membulatkan matanya.
Lalu Kenzo menciumi bibir Alena,mereka berciuman.. Alena mengalungkan tangannya pada leher Kenzo,sampai mereka melepaskan ciuman mereka.
" Mmm aku rasa aku lapar ingin memakanmu,karena tadi pagi aku ditinggalkan begitu saja tanpa ciuman pagiku.. " Kenzo terus menggoda Alena.
" Sayang.. Jangan terus menggodaku,aku mau menanyakan pendapatmu.. "
" Katakan.. Kau sudah bertemu model penggantinya? "
" Mmm sudah.. Ini dia Betric Patricia Cheng.. Dia baru pulang dari Amerika,Ana hanya bilang pada Emily kalau aku akan setuju dan bertemu aku rasa aku juga cocok,bagaimana pendapatmu ?" .
Deeggg... Kenzo kaget melihat berkas yang berisikan biodata Betric,matanya sedikit membelalak,dalam pemikirannya bagaimana ini bisa terjadi,bagaimana Betric yang kebetulan jadi model penggantinya.
" Sayang.. Kau yakin akan menggantikannya dengan dia? "
" Mmm sepertinya begitu,lagipula aku sudah tidak ada pilihan lain.. Waktunya pun sudah tidak memungkinkan.. "
" Hmmm baiklah.. Jika memang waktunya sudah tidak memungkinkan,tak apa.. Hanya saja.. "
" Hanya saja apa? " Tanya Alena
" Tidak.. Aku rasa dia kurang cocok dengan rancangan design perhiasanmu.. "
" Kau ini bilang apa.. Dia cantik,bodynya proforsional sangat cocok,jika aku jadi laki laki aku akan suka,mungkin kau juga akan jatuh cinta padanya.. " Sambil menutup file berkasnya.
Kenzo sedikit tertegun dengan candaan yang Alen katakan.
" Tapi aku tidak.. Aku hanya suka kau Alena,kau lebih cantik dari dia,kau lebih sexy dan menggemaskan.. " Sambungnya.
" Memangnya kau sudah tahu Betric ? Apa kalian pernah bertemu sebelumnya? " Tanya Alena sambil mengangkat alisnya
" Tidak,aku hanya mendengar saja apa yang kau katakan barusan dan model ini aku sering melihat beritanya diinternet saja.." Sambil menatap Alena dan mengedipkan matanya
" Kau menggodaku lagi sayang.. "
" Aku bicara jujur.. Kau memang menggemaskan,lihatlah bibir tipismu begitu menggoda setiap aku melihatnya.. " Sambil menarik Alena duduk dipangkuannya.
Alena hanya menatap Kenzo dengan pipi yang merona,jantungnya berdebar dengan kencang,Kenzo tersenyum melihat reaksi Alena.
" Sudahlah sayang jangan terus menggodaku,ini dikantor.. " Lalu berdiri dari pangkuan Kenzo.
" Apa kau tidak ada pekerjaan saat ini? Kau bisa bersantai seperti ini dikantorku? "
" Tadinya aku ada meeting tapi itu dibatalkan,aku rasa aku harus memperhatikanmu lebih extra hari ini.. "
" Kau pandai beralasan.. " Sambil tertawa dan memeriksa beberapa berkasnya.
Kenzo menatap Alena yang tengah sibuk dengan berkasnya,dan memikirkan bagaimana kalau Alena tau bahwa Betric adalah mantan kekasihnya,sekaligus cinta pertamanya,apa dia harus berkata jujur sekarang pada Alena,tapi dia takut mempengaruhi Alena jika Alena memikirkan hal ini dan juga dia selalu teringat apa yang Alena bicarakan di pesawat.