
Emily sudah sampai di apartemen Alena untuk menjemput Alena juga Yuzan.
Emily masuk kedalam dan mendapati Alena masih menggendong Hanna yang sedang menangis.
" Apa yang terjadi dengan Hanna? "
" Badannya panas Emily,dia demam.."
" Kenapa belum membawanya kedokter,ayo cepat kita kedokter aku akan mengantar kalian.. "
" Emily biar aku saja,tak apa.. Kau pergilah dengan Yuzan ke perusahaan Han,sampaikan padanya aku belum bisa ikut hari ini karena ada urusan penting jangan katakan padanya tentang Hanna.. "
" Baiklah..tapi kau harus pergi kedokter setelah ini.. "
" Tentu,kalian cepatlah berangkat.. "
" Apa aku jangan ikut saja Alena? " Ucap Yuzan sambil mengelus Hanna.
" Kau harus ikut,temani Emily dia juga Direktur perusahaan Young Group juga posisinya sama denganku,mereka tidak akan menolak.. "
" Baiklah kami berangkat dulu.. "
" Ya hati-hati.. "
Lalu Emily dan Yuzan pergi menuju perusahaan Han,semua orang melihat kedatangan mereka tak terkecuali Han Zhou dan Kenzo yang sudah berkumpul disana.
" Selamat datang semuanya,kami perwakilan dari Young Group.. "
" Selamat bergabung Nona Emily.. Dan Nona? "
" Aku Yuzan.. "
Emily menghampiri Han Zhou..
" Tuan Han bisakah aku berbicara sebentar denganmu.. "
" Baik.. " Ucap Han Zhou sambil mengikuti Emily.
" Perkenalkan aku Emily aku Direktur Young Group di Makau,sekaligus sahabat Alena.. Maaf hari ini Alena tidak bisa ikut karena ada kepentingan secara mendadak.. "
" Apa ada masalah dengan Alena? "
" Tidak ada,hanya sedikit urusan saja.. "
" Baiklah kalau begitu.. " Ucap Han lalu kembali ketengah orang-orang.
" Emily bagaimana kau tahu dia Han Zhou? " Ucap Yuzan dengan pelan
" Alena pernah memberitahuku.. "
" Pantas saja.. "
Mata Kenzo sedari tadi mencari Alena,matanya menatap kerumunan orang sekitarnya.
" Dimana Alena? Apa dia tidak ikut pulang ke Makau? Apa dia tidak ingin pulang? " Ucapnya dalam hati.
Asisten Han Zhou membacakan acara demi acara yang akan dilangsungkan juga beberapa pertandingan. Semua orang menuju gedung olahraga itu.tapi Kenzo memisahkan dirinya.
" Dori kau bisa duluan masuk kedalam aku akan berkeliling sebentar,mencari udara segar.. "
" Baik Tuan.. "
Sampai dia tiba dilantai bawah dan kekuar dari gedung perusahaan Han.
" Kenzo,kau sedang apa disini ? "
" Pertandingan akan segera dimulai.. " Ucap Han sambil menghampiri Kenzo.
" Aku hanya sedang menghirup udara segar,belakangan ini nafasku rasanya tidak baik.. "
" Kau mencari Alena? "
" Tidak.. "
" Kau akan terus berbohong didepanku Kenzo? "
Kenzo dan Han Zhou kembali berjalan ke arah gedung olahraga sambil berbincang tentang harapannya dengan Alena,entah kenapa perasaan Han Zhou merasa terenyuh,membayangkan dirinya jika menjadi Kenzo.
" Apa yang aku pikirkan,bukankah aku ingin menjauhkan Alena darinya,sekarang kenapa rasanya hatiku sedikit tersentuh dengan mendengar cerita tentang mereka.. " Ucap Han Zhou dalam hatinya.
Disisi lain Alena pergi bersiap untuk pergi kedokter,dia menggendong Hanna yang tertidur menuju mobilnya lalu manaruh dan memasangkan sabuk pengaman pada Hanna.
" Sayang,tahan sebantar Mommy akan membawamu kedokter.. Maafkan Mommy sayang.. " Ucap Alena dengan panik.
Lalu Alena melajukan mobilnya menuju rumah sakit,jalanan siang ini begitu macet. Alena merasa semakin panik dengan demam Hanna yang dirasa semakin naik. Lampu hijau menyala Alena melaju dengan menambahkan kecepatannya,sesampainya dirumah sakit Hanna langsung diperiksa oleh dokter.
" Sepertinya anakmu harus dirawat beberapa hari disini.. " Ucap bella.
" Apa ini serius Bella? "
" Anakmu mengalami kelelahan juga dehidrasi.. "
" Bagaimana mungkin itu terjadi? Kemarin dia baik-baik saja.. " Ucap Alena dengan baik.
" Kau jangan terlalu panik,setelah dirawat beberapa hari dia akan sembuh.. "
" Baiklah aku percayakan padamu Bella.. "
" Kau berhutang cerita padaku,kau pulang tidak ada seorangpun tahu dan sekarang kau membawa seorang anak perempuanmu tanpa aku tahu kapan anak ini lahir.. " Ucap Bella sambil menatap Alena
" Baiklah aku akan menceritakannya nanti,Bella sekarang aku harus keperusahaan sebentar ada beberapa berkas yang harus aku periksa.. Bisakah aku menitipkan Hanna sebentar padamu?.. "
" Baiklah,kau tenang saja aku akan menjaganya.. "
" Telpon aku jika ada sesuatu aku akan segera kemari.. " Ucap Alena sambil masuk kedalam mobilnya dan melajukannya.
Dia menekan nomor telpon Emily dari mobilnya,
" Hallo Alena.. Bagaimana dengan Hanna? " Tanya Emily
" Hanna harus dirawat beberapa hari Emily,aku sekarang akan ke apartemen mengambil beberapa baju dan kebutuhan selama menginap disana.. Setelah itu aku akan pergi ke perusahaan memeriksa beberapa berkas.. "
" Apa aku perlu pulang? "
" Tidak usah tak apa nanti jika aku perlu bantuan aku akan menelponmu lagi.. "
" Baiklah,kau juga jaga kesehatanmu.. "
" Terimakasih.. " Ucap Alena.
Emily menyimpan telponnya,tanpa disadari sedaritadi Kenzo berada dibelakang Emily.