I Truly Love You Endlessly

I Truly Love You Endlessly
14. Kedatangan Zayden..



Alena terbangun,dilihatnya Kenzo sudah tak ada disampingnya,Pagi itu Alena masih merasa pusing dan mual.


" Apa Kenzo sudah bangun? Ahhhh..apa aku sakit,kenapa rasanya tidak enak sekali setiap bangun selalu merasa pusing seperti ini,sepertinya aku perlu dokter.. " Sambil memegangi kepalanya.


Baru saja beberapa menit,Alena mendengar keributan dibawah.Alena berjalan dengan cepat masih mengenakan gaun tidurnya.


" *Apa apaan kau ini? Aku hanya ingin bertemu Alena,aku tidak punya urusan denganmu *!! " Bentak Zayden sambil berusaha masuk.


" Kau mengganggu kami pagi ini,silahkan pergi.. !! " Jerry meneriaki Zayden


" Aku tidak akan pergi sebelum Alena menemuiku.. " Sambil terus berusaha masuk kedalam rumah itu


Dilihatnya Kenzo dan Jerry sedang berdebat dengan Zayden,mendengar itu Alena menghampiri mereka.


" Ada keributan apa sepagi ini..? " Alena kaget melihat Zayden yang didepan rumahnya dan melihat Kenzo dan Jerry dengan wajah penuh amarah.


" Selamat pagi sayang,aku ingin bertemu denganmu tapi mereka menghalangiku kau cantik sekali pagi ini.. " Sapa Zayden


" Kau memang sudah gila !! " Kenzo berteriak dengan mendaratkan pukulan di pipi Zayden.


" Pergi dari sini atau aku akan menghajarmu Zayden !! " Teriak Jerry sambil menarik Zayden.


" Alena..aku hanya ingin menjelaskan kejadian 4 tahun lalu,aku mohon beri aku kesempatan !! Alena aku masih sangat mencintaimu Alena.. Beri aku kesempatan,aku akan membuatmu bahagia. Untuk menebus semua kesalahanku..!!"


Mendengar itu amarah Kenzo mengepalkan tangannya,tapi ketika akan memukul Zayden tiba tiba Alena pingsan.


" Alena.. Bangun sayang.. Kau kenapa?? Alena kumohon bangun.. "


" Leya tolong panggilkan dokter..!! " Sambil menggendong Alena ke kamarnya. Perlahan Alena membuka matanya,dilihatnya Kenzo,Julian,Leya dan Jerry dengan wajah hawatirnya.


" Mommy.. Are you ok? Mommy kata Daddy kau pingsan,aku tadi terbangun mencarimu tapi Daddy membawamu.. " Kata Julian sambil memegangi pipi Mommynya..


" Mommy baik sayang,jangan hawatir.. Mommy hanya sedikit pusing.. Kau belum mandi dan sarapan,sekarang kau pergi mandi dengan bibi Zhang dan pergi sarapan.. " Sambil mencium kening Julian.


Lalu julian pergi dengan bibi Zhang.


" Karena Alena sudah sadar dan dokter sebentar lagi datang,kita menunggu dibawah.. " Sahut Jerry.


" Sayang.. Kau yakin kau baik baik saja? Apa masih pusing? Apa ada yang sakit? " Sambil menatap Alena dengan penuh ke khawatiran.


" Kenzo.. Aku baik baik saja,mungkin aku hanya terlalu banyak berpikir.. "


" Apa yang kau pikirkan? "


" Aku.. Memikirkan.. "


Tok... Tok.. Tok..


Bunyi suara ketukan pintu menghentikan pembicaraan mereka.


" Masuk.. " Jawab Kenzo


" Dokter tolong cek kesehatan istriku,pagi ini dia pingsan,semalam dia bilang mual dan setiap paginya selalu pusing setelah bangun tidur.. " Ucap Kenzo dengan bawel


" Tuan Kenzo.. Nona Alena baik baik saja,dia hanya kelelahan dan terlalu banyak pikiran.. "


Mendengar itu Alena tertunduk dan diam,dalam pikirnya dan sangkanya dia mungkin sedang hamil,tapi tebakannya salah.


" Terimakasih Dokter.. "


" Sama-sama Tuan,kalau begitu saya pamit.. "


Kenzo mengantarkan Dokter sampai didepan lalu kembali ke kamar melihat Alena


" Apa yang kau pikirkan sayang?"


" Tidak ada,Aku pikir aku butuh jalan-jalan hanya itu.."


" Apa kau memikirkan kejadian tadi? "


" Hanya sedikit.. Aku tidak tahu kenapa dia begitu berani membuat keributan disini.. "


" Sudahlah jangan pikirkan itu,kau ingin jalan-jalan bukan? Setelah kesehatanmu membaik aku akan membawamu berkeliling Tianjin.. "


" Bukankah harusnya sebaliknya aku yang mengajakmu berkeliling " Ucap Alena sambil melirik Kenzo.


" Apa kau tahu Alena,saat kampusmu mengadakan pertukaran pelajar,aku adalah salahsatu dari mereka.. "


" Kenapa kau baru mengatakannya sekarang? "


" Aku hanya berharap kau ingat aku,tapi kau sepertinya tidak ingat aku,bahkan tidak mengenaliku.."


" Bagaimana aku mengenalimu,aku bertemu denganmu saja saat aku datang ke Makau,saat pertama kali pun aku melihat wajahmu yang begitu dingin... " Kata Alena sambil tertawa


" Tapi aku tidak ingat benar-benar tidak ingat,kau tahu kan aku hanya punya Zara disampingku dari saat kuliah dan sampai sekarang.. " Sambungnya lagi.


" Baiklah kalau begitu kita lanjutkan ceritanya nanti,sekarang kau harus sarapan aku akan membawa sarapanmu kesini.. " Ucap Kenzo sambil mengusap kening Alena.


" Terimakasih Hubby " Jawab Alena sambil tersenyum.


.


.


.


.



Liat dulu Zayden kali ini..


Ganteng yak cinta pertamanya Alena ini 😍