
Akhirnya mereka telah sampai di apartemen Alena,Alena menata rapih kembali pakaiannya.setelah selesai membereskannya di merebahkan tubuhnya dikasurnya.beberapa koper dibereskan oleh bibi Luo yang sering membersihkan apartemen Alena.Alena memejamkan matanya dalam benaknya terpikirkan selalu tentang Kenzo,dia kembali mambuka matanya melihat kearah Hanna yang sedang tertidur pulas.
" Mommy tidak tahu sayang apakah ini benar atau tidak,tapi yang terpenting adalah kau harus bertemu Daddymu.. "
Alena kembali berdiri melanhkah menuju lemari hiasnya,dia membuka laci paling bawah itu,diambilnya sebuah kotak berhiaskan gambar bunha sakura.Alena membuka kotak itu dilihatnya beberapa foto Kenzo dan perhiasan pemberian dari Kenzo.
" Apakabarmu sekarang Kenzo? "
" Apa kau sudah melupakanku? "
" Maaf atas keputusanku yang harus pergi meninggalkanmu,setiap kali aku memaksakan hatiku untuk merelakanmu aku tidak pernah bisa,aku tidak pernah tahu apa yang terjadi dalam hatiku.. " Ucapnya sambil memandang foto Kenzo yang sedang menggendongnya.
Handphone Alena berdering,dilihatnya pesan dari Han Zhou.
" Alena,pertandingan akan diadakan besok.. kuharap kau datang tepat waktu,jika tidak aku akan menjemputmu.. "
" Baiklah.. " Jawab Alena dengan singkat.
Alena pergi keluar dari kamarnya untuk mencari Emily,didapatnya Emily sedang sibuk dengan telponnya.Alena memanggilnya betapa terkejutnya Emily ternyata Alena ada dibelakangnya,dia segera menutup telponnya.
" Kau sedang menelpon siapa? Kenapa begitu kaget saat aku panggil? "
" Tidak,hanya telpon dari Ana.. " Ucap Emily menutupi kegugupannya.
" Emily.. Bolehkah aku meminta sesuatu.. "
" Kenapa? Katakanlah.. "
" Aku ingin berkeliling Makau sekarang,temani aku.. " Ucapnya dengan memasang wajah memelas.
" Kau tidak perlu memasang wajah itu agar aku merasa kasihan.. "
" Yuzan.... Yuzan... " Alena memanggil Yuzan
" Ya kenapa? " Ucap Yuzan sambil membuka earphonenya,
" Aku ingin berkeliling Makau denhan Emily,tapi Hanna sedang tidur. Bisakah kau menjaganya untukku? " Ucap Alena dengan memohonnya.
" Baiklah aku akan berjaga disini dengan bibi Luo.."
" Terimakasih Yuzan terimakasih.. " Ucap Alena dengan riang.
" Tapi kau harus ingat membawa makanan untukku.. "
" Ok.. " Ucap Alena sambil mengedipkan matanya dan keluar dengan Emily.
Diperjalanan Alena membuka jendela mobil Emily menghirup udara Makau,terpancar kebahagiaan dari wajahnya,Emily hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
" Emily berhenti disini.. " Pinta Alena.
Emily menepikan mobilnya dekat dermaga itu,angin berhembus Alena turun dan menikmatinya sambil memandang sekitarnya.
" Rupanya masih sama seperti dulu,masih sangat indah.. " Ucap Alena
" Tidak ada yang berubah semenjak kau meninggalkan Makau Alena.. " Jawab Emily.
" Ini tempat yang paling sering kita kunjungi Kenzo.. " Gumam Alena dalam hati.
" Emily,bisakah kau mengambil beberapa fotoku disini? Kumohon.. "
" Baiklah,kau ambil posisi aku akan mulai memfotonya untukmu.. "
" Terimakasih.. "
Lali Emily mulai memotret Alena,pancaran kebahagiaan nampak dari wajahnya.
" Bagaimana apa hasilnya bagus? "
" Tentu saja bagus,aku lebih handal dari seorang fotographer Alena,kau tidak bisa lupa itu.. " Ucap Emily sambil tertawa.
" Wowww cantik sekali,aku akui kau memang lebih handal.. " Balas Alena sambil melihat fotonya itu.
" Emily kau duduk disini.. " Sambil menarik Emily.
" Untuk apa? "
" Aku akan memotretmu.. "
" Aku tidak bisa berpose Alena.. "
" Tenang saja aku akan mengarahkannya.. "
" Seperti itu ya,sedikit melirik padaku.. Ya seperti itu diamlah.. 1,2,3 " Lalu Alena memotret Emily.
Mereka sibuk dengan memotret. Seorang wanita memperhatikan mereka dari jauh hanya menyeringai melihat mereka sambil menelpon seseorang.
" Kau benar,dia sudah pulang kembali.. lalu apa rencana kita sekarang? " Ucap wanita itu sambil menyipitkan matanya