I Truly Love You Endlessly

I Truly Love You Endlessly
18. Betric ?



Setelah selesai memeriksa berkasnya Alena tertidur diruang kerjanya,Kenzo sampai rumah mencari Alena dikamarnya tapi dia tidak disana.


" Alena... Alena... Sayang..?" Sambil membuka pintu ruang kerjanya


" Istriku disini.. Hhmmm apa ini? " Sambil mengambil selembar kertas dimeja Alena


" Sketsa wajahku.. Apa daritadi dia menungguku,maafkan aku Alena.. " Sambil tersenyum melihat sketsa yang dibuat Alena


" Kenzo kau sudah pulang? kapan kau sampai rumah? "


" Baru saja,aku kira kau sudah tidur dikamar aku mencarimu tapi kau ada disini.. "


" Iya,aku tertidur setelah menyelesaikan memeriksa berkasnya.. "


" Ini sudah larut,ayo kita berisitirahat.. !! "


" Hmmm baiklah.. "


Alena membaringkan tubuhnya dikasur disulsul dengan Kenzo,mata Alena jadi tak mengantuk setelahnya.


" Sayang.. Apa yang kau bahas dengan client mu tadi? "


" Ahh iya.. Tadi aku membahas beberapa projek untuk bulan depan.. "


" Client laki-laki atau perempuan? " Goda Alena


" Tentu saja laki laki,apa kau cemburu jika itu perempuan? " Sambil tertawa kecil


" Kenzo.. Apa kau mencintaiku? " Tanya Alena tiba tiba dengan nada lirih


" Aku sangat mencintaimu Alena.. Kenapa wajahmu jadi muram? "


" Tidak.. Aku hanya sedang berpikir.. Aku hanya takut suatu saat kau akan.. " Sambil menatap Kenzo.. Dan tidak meneruskan bicaranya


" Ayoo kita tidur,aku lelah dan mengantuk.. " Sambungnya lagi.


" Katakan kau takut apa? "


" Tidak,bukan apa apa.."


Alena tertidur dengan memeluk Kenzo,memang Alena selalu tidur dengan memeluk Kenzo,karena bagi Alena itu membuatnya tertidur dengan nyaman dan nyenyak. Kenzo menatap Alena yang tengah tertidur nyenyak,Kenzo merasa bersalah karna menemui Betric dan meninggalkan Alena.


" Alena maafkan aku,aku berbohong padamu kali ini,aku hanya tak mau membuatmu kecewa,aku takut dia akan menghancurkan cinta kita dan berusaha membuatmu pergi dariku.. " Gumam Kenzo dalam hati.


Pagi ini Alena berangkat lebih awal.


" Kenzo maaf aku berangkat lebih dulu,kau sarapan dengan Julian.. Aku akan bertemu dengan model pengganti hari ini,aku diberitahu Emily mendadak.. " Pesan Alena dengan singkat


" Hmmm dia berangkat sepagi ini? Dia memang wanita yang gigih dan selalu tidak mau dibantu.." Sambil tersenyum melihat pesan Alena.


" Jadi Emily siapa yang akan menggantikan model kita untuk bulan depan? "


" Aku juga belum tau,Ana bilang ini kejutan dan dia bilang kau akan setuju.. "


" Mmmm aku kira Ana sudah memberitahumu.." Sambil memegang gelas teh nya.


" Aku jadi penasaran kira-kira siapa.."


" Aku pun begitu.."


" Emily.. Sejak kapan kau jadi pandai menggerutu seperti itu? " Kata Alena sambil tertawa.


" Sejak saat ini.. " Sambil tertawa


" Aku tahu Emily kau orang yang profesional dan selalu menghargai waktu,tak apa kita tunggu sebentar lagi.. "


Tok.. Tok.. Tok.. Suara ketukan pintu itu memberhentikan pembicaraan mereka.


" Masuklah..!! " Sahut Alena


Pintu terbuka,Betric melangkahkan kakinya dengan percaya diri,menebar senyuman dengan wajah cerahnya.. Emily tertegun ternyata model yang dimaksud oleh Ana ternyata masalalunya Kenzo.


" Hallo Nona Alena,aku Betric.. " Sambil mengulurkan tangannya.


" Hallo Betric,aku Alena dan ini sahabatku sekaligus asistenku Emily.. " Sambil membalas uluran tangan Betric.


" Silahkan duduk.. "


" Terimakasih.. "


" Aku tidak menyangka ternyata yang dimaksud Ana adalah seorang model internasional.. "


" Kau terlalu berlebihan Nona Alena.. " Jawbanya sambil tersenyum.


" Jangan panggil aku Nona Alena,panggil saja aku Alena.. "


Emily hanya menatap Betric dengan ketidaksukaannya.. Emily hanya diam tidak berpendapat apapun selama obrolan mereka sampai selesai.


" Kalau begitu saya permisi.. "


" Terimakasih Betric,kuharap kau bisa bergabung dengan kita untuk acara launching nanti.. "


" Baik,terimakasih Alena.. "


" Lihat saja Alena,apa yang akan aku lakukan padamu setelah ini.. " Gumamnya dalam hati,sambil melangkahkan kaki keluar ruangan.


" Em.. Ada apa denganmu? "


" Em.. Em.. dan Em.. Bisakah kau dengan benar memanggilku Alena.. " Sambil memasang wajah kesal.


" Maaf.. Maaf.. Aku bercanda,kau lapar? Ayo kita makan? " Sambil menarik Emily keluar ruangan.


" Alena.. Aku tidak suka Betric,kau lihat dia sedikit arrogan,apa karna dia seorang model internasional jadi dia bersikap seperti itu.. " Dengan berdecak tidak suka


" Dia cantik Emily,kau lihat badannya sangat bagus.. Ahh aku iri sepertinya.. " Sambil membulatkan matanya.


" Oh Tuhan.. Alena kau jauh lebih cantik darinya,bentuk badanmu juga bagus.. "


" Heyy Emily kau menyamakan dia dengan wanita yang sudah punya anak " Sambil tertawa..


" Tapi kau cantik,ramah dan baik hati siapa yang tidak akan jatuh hati padamu,bahkan seorang Kenzo Mavelo bertekuk lutut dihadapanmu.. " Sambil tertawa


" Sudahlah Emily ayo kita sarapan sekarang aku mengerti,aku yang akan traktir tenang saja.. " Sambil tersenyum menggelengkan kepalanya.


Tanpa mereka sadar seorang pria sedang memperhatikan mereka dari jendela luar.