I Truly Love You Endlessly

I Truly Love You Endlessly
2. Selalu Merindukanmu..



" Kau sudah selesai berkemas sayang? " Sambil memeluknya dari belakang..


" Sudah,aku hanya membawa sedikit bajuku,karna urusanku hanya sebentar,lagipula untuk baju sehari" Dirumahku masih banyak bajuku beberapa tahun lalu"


"Alena itu sudah lama sekali sayang,apakah baju itu masih muat dengan badanmu? " Sambil tertawa kecil


" Ayolahh Kenzo sayang,apa kau melihat tubuhku berubah melebar sekarang? " Sambil mengalungkan tangannya pada leher Kenzo


" Tidak.. Tentu tidak,kau semakin cantik bahkan semakin Sexi,tubuhmu tak pernah berubah bahkan setelah melahirkan Julian " Sambil mencium bibir Alena


Tok.. Tok.. Tok..


"Masuklahh " Sahut Kenzo dan Alena


" Mommy,Daddy.. Aku lapar ayo kita makan " Sambil lari kepangkuan Kenzo..


" Kau sudah lapar sayang? "


" Yess mommy,Daddy.. "


Julian melihat koper untuk keberangkatan mereka besok..


" Dad,mom.. Apa ini untuk keberangkatan kita besok? "


" Iya sayang tepatnya hanya kau dan mommy.. "


" *Hahh why Dad? Apa Daddy tak ikut bersama kita menemui uncle Jerry dan aunt Leya disana? "


" Nanti,setelah pekerjaan Daddy selesai,Daddy janji akan menyusul.. Ok sayang? "


" Youre promise Daddy?" Sambil mengulurkan jari kelingkingnya pada Kenzo


" Yess sayang " Mengulurkan jari kelingkingnya pada julian


Alena melihatnya tersenyum.. Dibenaknya terpikir,betapa beruntungnya dia bertemu dengan Kenzo bahkan kasih sayangnya pada julian begitu hangat,seperti julian anak kandungnya.


" Baiklah superhero mommy sekarang kita makan.. Ok.. Mommy sangat lapar "


" Ayoo ayooo kita makann.. " Sambil menarik Kenzo dan Alena.


Setelah selesai makan.. Mereka menonton tv diruang keluarga..


" Haha... Liat Daddy dia terjatuh " Sambil menunjuk kearah tv..


" Iya dia terjatuh tapi tidak menangis,sama jagoannya sepertimu Julian " Sahut Kenzo


Setengah jam kemudian rasa ngantuk menghampiri Julian


" Baiklah sayang ayoo kita tidur.. " Sambil akan menggendong julian


" Tapi daddy,mommy.. Aku tak mau tidur dikamarku untuk malam ini,bolehkah aku tidur bersama kalian? "


Kenzo dan Alena saling memandang dengan senyuman,bagaimana tidak anaknya begitu lugu dan sopan meminta ijin terlebih dahulu pada mereka.


" Baiklah sayang kita tidur dikamar mommy dan Daddy "


Alena akan menggendong Julian tapi Kenzo mendahuluinya..


" Biar aku saja sayang,julian sudah besar dan begitu berat sekarang " Sambil menggendong julian. Lalu mereka berjalan menuju lantai atas kamar mereka..


Menurunkan julian dan membaringkan tubuh mereka diatas kasur besarnya.Julian yang daritadi sudah mengantuk sudah tertidur pulas..


" Sayang.... " Kata kenzo sambil memeluk Alena dari belakang


" Mmmmmmm... "


" Kau akan berangkat besok dan aku akan rindu " Sambil menggesekan Pipinya ketelinga Alena "


" Mmm lalu?? " Sambil membalikan badannya pada Kenzo


" Bolehkan kita lakukan seperti tadi siang.. " Godanya sambil mengurai rambut Alena


" Baiklah.. Tapi jangan disini.. "


" Lalu?"


" Disana.. " Sambil menunjuk kearah sofa kamarnya..


" Baiklaaahhh.... " Sambil menggendong Alena.


Alena hanya tersenyum dengan pipinya yang merona.. Mereka berciuman,Kenzo mencium bibir Alena dan turun pada lehernya.. Menarik tali baju tidur Alena dan mereka melakukannya dengan sangat bergairah..


" Sayang.. Bisakah kita tidur sekarang? "


" Aku mengantuk sekali.. " Kata Alena sambil memakai kembali bajunya didepan meja riasnya.. Dilihatnya ada 2 tanda kiss mark dilehernya.Dia tau betul Kenzo selalu melakukan ini setiap Alena akan pergi,bahkan jika sedang akan pergi mengurus bisnis.


" Hahh kau memang pencemburu sayang " Sambil berjalan kearah Kenzo


" Untuk berjaga jaga agar mereka tahu kau sudah menikah. Bagaimana aku tak cemburu,istriku ini sangat cantik.. Aku tidak mau mereka terus memandangmu dengan tatapan penasaran "


Lalu mereka kembali ke kasur mereka dan tertidur..