
" Kau sudah selesai berkemas sayang? " Sambil memeluknya dari belakang..
" Sudah,aku hanya membawa sedikit bajuku,karna urusanku hanya sebentar,lagipula untuk baju sehari" Dirumahku masih banyak bajuku beberapa tahun lalu"
"Alena itu sudah lama sekali sayang,apakah baju itu masih muat dengan badanmu? " Sambil tertawa kecil
" Ayolahh Kenzo sayang,apa kau melihat tubuhku berubah melebar sekarang? " Sambil mengalungkan tangannya pada leher Kenzo
" Tidak.. Tentu tidak,kau semakin cantik bahkan semakin Sexi,tubuhmu tak pernah berubah bahkan setelah melahirkan Julian " Sambil mencium bibir Alena
Tok.. Tok.. Tok..
"Masuklahh " Sahut Kenzo dan Alena
" Mommy,Daddy.. Aku lapar ayo kita makan " Sambil lari kepangkuan Kenzo..
" Kau sudah lapar sayang? "
" Yess mommy,Daddy.. "
Julian melihat koper untuk keberangkatan mereka besok..
" Dad,mom.. Apa ini untuk keberangkatan kita besok? "
" Iya sayang tepatnya hanya kau dan mommy.. "
" *Hahh why Dad? Apa Daddy tak ikut bersama kita menemui uncle Jerry dan aunt Leya disana? "
" Nanti,setelah pekerjaan Daddy selesai,Daddy janji akan menyusul.. Ok sayang? "
" Youre promise Daddy?" Sambil mengulurkan jari kelingkingnya pada Kenzo
" Yess sayang " Mengulurkan jari kelingkingnya pada julian
Alena melihatnya tersenyum.. Dibenaknya terpikir,betapa beruntungnya dia bertemu dengan Kenzo bahkan kasih sayangnya pada julian begitu hangat,seperti julian anak kandungnya.
" Baiklah superhero mommy sekarang kita makan.. Ok.. Mommy sangat lapar "
" Ayoo ayooo kita makann.. " Sambil menarik Kenzo dan Alena.
Setelah selesai makan.. Mereka menonton tv diruang keluarga..
" Haha... Liat Daddy dia terjatuh " Sambil menunjuk kearah tv..
" Iya dia terjatuh tapi tidak menangis,sama jagoannya sepertimu Julian " Sahut Kenzo
Setengah jam kemudian rasa ngantuk menghampiri Julian
" Baiklah sayang ayoo kita tidur.. " Sambil akan menggendong julian
" Tapi daddy,mommy.. Aku tak mau tidur dikamarku untuk malam ini,bolehkah aku tidur bersama kalian? "
Kenzo dan Alena saling memandang dengan senyuman,bagaimana tidak anaknya begitu lugu dan sopan meminta ijin terlebih dahulu pada mereka.
" Baiklah sayang kita tidur dikamar mommy dan Daddy "
Alena akan menggendong Julian tapi Kenzo mendahuluinya..
" Biar aku saja sayang,julian sudah besar dan begitu berat sekarang " Sambil menggendong julian. Lalu mereka berjalan menuju lantai atas kamar mereka..
Menurunkan julian dan membaringkan tubuh mereka diatas kasur besarnya.Julian yang daritadi sudah mengantuk sudah tertidur pulas..
" Sayang.... " Kata kenzo sambil memeluk Alena dari belakang
" Mmmmmmm... "
" Kau akan berangkat besok dan aku akan rindu " Sambil menggesekan Pipinya ketelinga Alena "
" Mmm lalu?? " Sambil membalikan badannya pada Kenzo
" Bolehkan kita lakukan seperti tadi siang.. " Godanya sambil mengurai rambut Alena
" Baiklah.. Tapi jangan disini.. "
" Lalu?"
" Disana.. " Sambil menunjuk kearah sofa kamarnya..
" Baiklaaahhh.... " Sambil menggendong Alena.
Alena hanya tersenyum dengan pipinya yang merona.. Mereka berciuman,Kenzo mencium bibir Alena dan turun pada lehernya.. Menarik tali baju tidur Alena dan mereka melakukannya dengan sangat bergairah..
" Sayang.. Bisakah kita tidur sekarang? "
" Aku mengantuk sekali.. " Kata Alena sambil memakai kembali bajunya didepan meja riasnya.. Dilihatnya ada 2 tanda kiss mark dilehernya.Dia tau betul Kenzo selalu melakukan ini setiap Alena akan pergi,bahkan jika sedang akan pergi mengurus bisnis.
" Hahh kau memang pencemburu sayang " Sambil berjalan kearah Kenzo
" Untuk berjaga jaga agar mereka tahu kau sudah menikah. Bagaimana aku tak cemburu,istriku ini sangat cantik.. Aku tidak mau mereka terus memandangmu dengan tatapan penasaran "
Lalu mereka kembali ke kasur mereka dan tertidur..