
" Mrs.Alena.. Tuan Han Zhou sudah datang.. "
" Apa? Baru saja kemarin aku meminta pada Xian dan Yuzan untuk menemuinya secara langsung,sekarang dia datang secepat ini?"
" Persilahkan dia masuk.. " Sambungnya lagi.
Pintu terbuka,Alena dan Han Zhou saling menatap.. Kegembiraan yang tersembunyi nampak di wajah Han Zhou.. Han Zhou melangkahkan kakinya menuju Alena,matanya tak sedikitpun berpaling dari pandangannya.
" Han.. Inikah kau sekarang? " Ucap Alena sambil tersenyum.
" Apa kabar Han? " Ucap Alena sambil mengulurkan tangannya.
Tapi bukannya merespon uluran tangan Alena,Han Zhou memeluk Alena,dia memejamkan matanya seperti seorang kekasih yang sudah tidak bertemu selama bertahun-tahun. Alena hanya terdiam,lalu melepaskan pelukannya.
" Han.. Apa kau merindukan sahabatmu ini? " Sambil menjauhkan dirinya.
" Maaf Alena,aku terlalu senang.. Akhirnya aku bertemu sahabatku yang selama ini aku cari.. " Ucapnya dengan mata berbinar.
" Kau mencariku? "
" Aku mencarimu sejak lama Alena,tak aku sangka aku bisa menemukanmu sekarang,syukurlah kau sehat,kau semakin cantik sekarang.. " Ucap Han Zhou sambil tersenyum.
" Terimakasih atas pujianmu Han.. "
" Silahkan duduk.. " Sambung Alena lagi.
" Jadi bagaimana dengan penawaranku? "
" Han apa kau tidak akan rugi dengan pembagian hasilnya? Maksudku ini terlalu besar untuk perusahaanku.. "
" Aku rasa tidak Alena,lagipula kita akan bekerja sama dengan waktu cukup lama,,aku mencarimu,mencari setiap identitas seorang design perhiasan. Akhirnya aku menemukanmu sekarang,dan untuk keuntungan ini sudah cukup untuk perusahaanku.. "
Han Zhou terus menatap Alena,bahkan ketika Alena sedang meminum teh nya.
" Han.. Bisakah kau tidak menatapku terus seperti itu? "
" Alena,aku merindukanmu.. "
Deeeggg... Hati Alena sedikit terkejut mendengar pernyataan kerinduan Han Zhou.
Alena membalas tatapan Han Zhou,laki-laki yang dahulu tak begitu menarik dimatanya,kini berubah dengan penampilannya yang membuatnya nampak tampan bahkan mungkin jadi idaman semua wanita.
" Alena.. Apa kau masih suka bermain tenis lapangan? " Tanya Han Zhou sambil memegang dagunya.
" Aku masih suka dengan tenis lapangan,tapi aku sudah lama sekali tidak berlatih seperti dulu,lalu bagaimana denganmu? "
" Aku masih suka bermain tenis,tapi aku rasa aku belum menemukan lawan yang tangguh sepertimu dulu.. "
" Kau bisa saja.. " Ucap Alena sambil tertawa.
" Lalu bagaimana kabarmu sekarang? Apa kau sudah menikah Han? " Tanya Alena sambil meletakan cangkir teh nya.
" Lalu bagaimana denganmu? "
Alena tersenyum pahit mendengar pertanyaan Han,lalu menceritakan kisah percintaannya.. Han menatap kesedihan diwajah Alena.
" Lalu sekarang apa yang akan kau lakukan? Apa kau akan memulai kehidupan baru jika suatu saat ada yang benar-benar mencintaimu dengan tulus dan juga menerima kehadiran anak-anakmu? "
" Entahlah Han,aku masih belum memikirkan hal itu untuk sekarang.. Aku hanya akan membesarkan anak-anakku dan fokus dengan perusahaanku,mungkin jika suatu saat nanti aku kembali dipertemukan dengan cinta yang benar-benar untukku.. Aku mencoba memulainya dengan pelan pelan.. "
Han menghela nafasnya,dia memegang tangan Alena..
" Alena,kau harus bahagia.. Kau harus bisa yakin seperti saat itu.. Saat pertama kali aku melihatmu.. "
Alena hanya tersenyum kembali memegang tangan Han.
" Terimakasih Han.. Kau memang sahabat yang baik.. "
Han membalas senyuman Alena.
" Ahh dan ya aku lupa,perusahaanku akan mengadakan pertandingan olahraga persahabatan di Makau,pertandingan olahraga selama 1 minggu,berkemah selama 3 hari 2 malam,terakhir acara makan malam bersama,Alena.. Aku harap kau bisa ikut berpartisipasi.. "
" Han.. Aku sudah tidak muda lagi,mana mungkin aku bisa ikut,lagipula disana ada Emily,dia bisa mewakili Young Group.. "
" Tidak bisa seperti itu Alena,ini untuk seluruh pendiri dan pemegang perusahaan,ayo pulang denganku ke Makau dan ikut berpartisipasi,aku yang meminta.. Apa kau tidak kasihan melihat CEO Han Company memohon seperti ini? " Ucap Han sambil mengangkat alisnya.
" Aku akan pikirkan itu,tapi aku tidak bisa ikut dalam pertandingan.. Aku sudah lama tidak berlatih.. "
" Apa minggu ini kau punya acara? "
" Tidak ada,hanya berkumpul bersama anak dan keluargaku saja.. "
" Baiklah kita akan berlatih seperti dulu,aku akan melatihmu,bagaimana? Kau mau? "
" Baiklahh.. Baiklahh terserah kau saja.. " Ucap Alena dengan senyuman lebarnya.
Han menatap senyuman Alena.
" Alena.. Aku tak mau kehilangan kesempatan untuk bersamamu lagi.. " Gumamnya dalam hati sambil terus menatap Alena.
" Baiklah sekarang aku harus pergi,masih ada beberapa urusan.. aku akan datang kerumahmu nanti,kau bisa menghubungiku.. kirimkan alamatnya.. "
" Ok.. Han Zhou terimakasih.. " Ucap Alena sambil tersenyum.
" Alena jangan tersenyum lagi,jika kau terus tersenyum aku enggan untuk pergi.. " Ucapnya sambil tertawa.
Alena mengantarkan Han Zhou sampai lobby,Han Zhou mengendarai mobilnya.
" Sampai bertemu lusa nanti Alena.. " Sambil melambaikan tangannya. Alena kembali melambaikan tangannya.