
Sekitar pukul 09.00 pagi, julia pergi ke sebuah mini market untuk membeli keperluan gio, namun entah kenapa dia merasa curiga sepertinya ada seseorang yang sedang membututinya, dan benar saja, orang itu adalah angga.
"Angga!!! ngapain kamu ngikutin aku sampai kesini?"
"kak juli, aku mohon sama kamu, tolong beri tahu aku dimana prita?"
"Untuk apa kamu mencari adikku kembali?apa tidak puas kamu sudah menyakitinya!!" tanya julia kesal.
"Ini hanya kesalah fahaman saja!"
"Menghamili wanita lain kamu fikir itu sebuah kesalahan, come on angga, jangan kau anggap aku ini bodoh!! kasian adikku yang polos harus mendapatkan laki-laki bejad dan tidak bermoral seperti kamu!"
"Terserah kak juli mau anggap aku seperti apa yang jelas aku akan buktikan bahwa itu semua adalah bohong!!"
"Aku sudah tidak percaya sama laki-laki kaya kamu, ngerti!!! minggir aku mau pergi!!" ucap julia pergi meninggalkan angga
"Tunggu!!! prita sedang hamil anakku kan??" tanya angga
kemudian julia menghentikan langkahnya.
"Gak usah kamu pedulikan adikku lagi, dia sudah hidup bahagia tanpa laki-laki tak bermoral seperti kamu!!"
"Aku akan pergi ke australi untuk mencari istriku!"
julia pun kembali menghampiri angga
"Jangan pernah kamu mengganggu kehidupan adikku lagi, ngerti kamu angga!!!" ucap julia tegas
"Terserah kak julia mau bicara apa, yang jelas aku tetap akan mencari istriku, walau bagaimana pun prita masih tetap istri sah nya angga, dan anak yang sedang di kandung oleh prita adalah darah dagingku, aku akan membawanya kembali untuk hidup bersamaku."
"ha... ha... ha.., jangan mimpi kamu angga, prita sudah sangat membencimu, dan asal kamu tau ya, prita tidak pergi ke australi!"
Julia pun beegegas pergi meninggalkan angga seorang diri, dia pun merasa puas karena sudah membela adiknya di depan angga, meskipun awalnya julia gugup, namun ketika mengingat adiknya yang selalu menangis karena sakit hati telah di hianati oleh angga,akhirnya julia bisa memarahi angga.
Dalam diam, angga terus berfikir.. dimana prita sekarang? jika bukan di australia!! kemana dia harus mencarinya? padahal angga sudah sangat merindukan prita, dan ingin menemaninya di saat prita sedang berbadan dua.
Dua bulan kemudian
Akhirnya hari yang di tunggu-tunggu pun tiba, hari ini tepat pukul 10.00 adalah jadwal caesar prita, karena kondisi kandungan prita yang lemah dan tidak memungkinkan untuk melahirkan secara normal,papah dan mamah datang ke rumah sakit untuk menemani prita, tidak lupa aunty gita beserta om yamata juga berada di rumah sakit, menunggu prita melahirkan, satu jam berlalu akhirnya prita melahirkan seorang bayi laki-laki yang sangat tampan, berat badannya pun 4000gram
"Selamat ya sayang, akhirnya kamu menjadi seorang ibu!" ucap mamah lia
"Makasih mamah, prita sangat bahagia mah akhirnya prita bisa bertemu dengan baby ku!! kemudian prita pun terdiam, terlihat ada kesedihan di raut wajahnya
"Kenapa kamu sedih nak?" tanya mamah lia
"andaikan mas angga ada di sampingku mah, aku pasti akan sangat bahagia, aku gak bisa lupain dia mah!!" prita pun menangis sambil memeluk mamahnya."
"Sabar ya sayang, mamah tau kamu masih sangat mencintai angga, tapi bagaimana pun angga sudah menyakiti kamu!!"
"Iya mah,aku tau!!! dan aku ingin mamah mengurus surat perceraianku!"
"Iya sayang, nanti mamah dan papah akan mengurusnya sesampai di indonesia, kamu gak usah mikirin apa-apa ya!"
" iya mah, makasih sudah datang kesini menemani prita!"
"Iya sayang!
Satu minggu kemudian
Indri di bawa ke rumah sakit karena mengalami pendarahan yang sangat hebat, angga dan papahnya indri membawanya ke rumah sakit, dimana ada nadira yang saat itu sedang bertugas di rumah sakit.
"Maaf pak, ada yang harus di bicarakan mengenai kondisi ibu indri beserta calon bayinya!"
"Ada apa dengan keadaan anakku dok? coba jelaskan kepada saya!!" tanya soedarmono
Angga pun hanya terdiam, tidak ada rasa hawatir dari raut wajahnya, dokter nadira pun sesekali melirik ke arah angga
"Jadi begini pak, dengan berat hati saya memberi tahukan bahwa bayi di dalam kandungan ibu indri sudah meninggal, akibat keracunan air ketuban di dalam perut ibunya!"
"Apa!!! tanya soedarmono kaget
Angga pun ikut berbicara, dia juga menjadi hawatir dengan keadaan ini!
"Terus bagaimana dengan keadaan indri saat ini dok?" tanya angga
"berdoa saja pak, semoga pasien bisa melalui masa kritisnya!" ucap dokter nadira.
Selama tiga hari, indri masih terbujur kaku di rumah sakit, tidak ada tanda bahwa dirinya sadar, angga pun merasa cemas dengan keadaan indri karena setiap hari kondisinya terus saja menurun.
"Iya bisa, kenapa nad?"
"aku sudah melakukan tes DNA ketika bayi itu di lahirkan, dan hasilnya anak itu memang bukan anakmu, tidak ada kecocokan dengan DNA milikmu, dan ini adalah buktinya!" ucap nadira sambil memberikan kertas hasil tes DNA
Angga pun merasa senang, akhirnya ia bisa terlepas dari jebakan indri dan juga papahnya, di peluknya nadira oleh angga, lagi-lagi nadira merasa bahagia dengan sikap angga.
"Makasih, sudah membantuku nad, aku gak tau harus bilang apa sama kamu!!"
"Seandainya aku berani berbicara,aku sangat mencintaimu angga, aku ingin bisa bersamamu selamanya!" gumam nadira
seminggu kemudian angga mendapatkan kabar dari rumah sakit, bahwa indri telah meninggal, angga pun kaget mendengarnya, sehingga ia bergegas pergi ke rumah sakit langsung dari tempat ia bekerja, di rumah sakit hanya ada soedarmono seorang diri sedang menangis di sebelah jasad putri kesayangannya itu. angga pun merasa iba melihat pak soedarmono serapuh itu
"Angga, aku minta maaf!!" ucap soedarmono
"Maaf untuk apa pak?"
"Maaf karena sudah membuat kamu berpisah denga istrimu, aku sadar ternyata perbuatanku selama ini telah membuat anakku menjadi korbannya."
"Aku sudah tau itu, anak yang indri kandung bukanlah anakku, dan ketika peristiwa di hotel cempaka, itu adalah rencanamu, aku hanya menjadi korban kebusukan kalian berdua!" ujar angga dengan intonasi suara yang cukup keras
"Maaf kan aku angga, aku sadar aku salah besar!"
"Baguslah, kalau kamu menyadari itu semua, namun terlambat, istriku sudah terlanjur membenciku, asal anda tau pak, saat ini prita juga sedang mengandung anakku!! mungkin ini ganjaran untuk kalian berdua karena sudah menyakiti prita, istriku yang tidak bersalah!"
Soedarmono pun hanya terdiam, dia sangat menyesali semua perbuatannya, sedangkan angga, dia langsung pergi meninggalkan rumah sakit,
Poltabes jakarta
ketika angga sedang di ruang kerjanya, ada seorang yang mengantarkan surat untuknya, ketika membukanya, angga sungguh terkejut
"Surat gugatan cerai!! jadi ini yang kamu inginkan sayang!!" ucap angga sambil mengepal surat gugatan perceraian dari prita, pupus sudah harapan angga untuk mempertahankan rumah tangganya, kini yang tersisa hanyalah kenangan indah bersama mantan istrinya itu, di persidangan pun angga dan prita tidak bisa menghadirinya, dengan kata lain mereka sudah dinyatakan resmi bercerai,saat itu sikap angga mulai berubah, dia jarang pulang ke rumahnya atau pun orang tuanya, terkadang ia menginap di tempat kerjanya,dan seperti biasanya ia bersama bripda catur latihan menembak, tembakan demi tembakan ia luncurkan untuk meluapkan segala kekesalan dan kecewanya, bripda catur pun hanya terdiam melihat atasannya itu terlihat seperti pembunuh berdarah dingin.
Sedangkan tommi, ia ikut merasa sedih atas kejadian yang menimpa sahabatnya itu, begitu pun ardi yang selama ini sangat kecewa dengan sikap angga terhadap prita, namun setelah ia mengetahui kejadian yang sebenarnya, ardi pun merasa sangat bersalah, kenapa ia tidak mempercayai angga dari awal, tapi nasi sudah menjadi bubur, kini angga mulai bisa menerima kenyataan pahit dalam hidupnya, menerima takdir bahwa dirinya dan prita tidak berjodoh, namun rasa cintanya tidak akan bisa hilang, kini di dalam fikirannya adalah anaknya yang saat ini bersama prita, bagaimana keadaannya, dan seperti siapa wajahnya, angga pun selalu di bayang-bayangi rasa penasarannya.
"Anakku, papah kangen kamu nak, mungkin saat ini kamu sudah terlahir kedunia ini dan sedang di gendong oleh mamahmu yang cantik! " gumam angga sambil duduk sendiri di atap gedung perbakin milik polri sambil menyalakan sebatang rokok.
Tokyo 20.00
mendengar kabar bahwa dirinya sekarang telah resmi bercerai bersama angga, prita merasa sedih, namun ini sudah menjadi keputusannya, kini statusnya sekarang adalah seorang janda beranak satu, satoru pun merasa senang mendengar prita sudah bukan milik siapa-siapa lagi.
"Arga sayang, kamu lucu sekali sih... ko wajahmu mirip sekali dengan papah mu angga!!" seru prita sambil memperhatikan arga sedang tertidur pulas pipinya terlihat bulat dan gembul,dan dia pun segera mengambil foto anaknya itu dengan kamera ponselnya.
Kemudian prita mengirimi foto anaknya kepada mamah, papah dan juga kak julia, yang kebetulan saat itu julia sedang bersama tommi, pada malam ini, julia tidak sengaja bertemu dengan tommi di mall cendrawasih, ternyata saat ini julia mulai bekerja sebagai make up artis,sedangkan gio kesehariannya di asuh oleh baby sitter yang di awasi oleh mamah lia
"Permisi aku ke toilet sebentar ya tom!" ucap julia yang tanpa di sadari ponselnya tertinggal di meja tempat ia duduk bersama tommi, dan ketika ada notif pesan di dalam ponsel julia, tommi pun penasaran dan akhirnya ia membuka ponsel julia yang kebetulan tidak memakai pola ataupun kata sandi, ketika melihat isi pesan tersebut, tommi pun terkejut, ternyata ini pesan dari prita dan ada sebuah foto bayi laki-laki yang sangat tampan dan lucu,di bawahnya terdapat caption "baby arga yang sangat lucu",tommi pun buru-buru mengambil foto bayi laki-laki tersebut, untung saja aksinya tidak ketahuan oleh julia.
"Kamu kenapa tom? wajahmu tegang begitu?"
"emmmh aku kebelet juga mau ke toilet, yasudah aku permisi sebentar ya!"
dengan tergesa-gesa tommi mengirimkan foto bayi laki-laki itu kepada angga.
"tumben nih orang malem-malem kirim pesan!" ucap angga yang sedang asik menatap langit di atap gedung, namun ketika angga melihat isi pesan dari tommi, angga pun terkejut di buatnya.
"ini anak lo ga, namanya arga, dia anak laki-laki!! wah... wajahnya tampan, mirip elo banget!"
"Ya allah, terima kasih!!! ternyata, anakku seorang laki-laki yang sangat tampan!" angga pun menangis di buatnya, di ciumnya foto putranya itu.
kemudian angga buru-buru menelpon tommi
"Tom, lo dapet foto ini dari mana?" tanya angga
"Gw lagi sama julia ga, gw gak sengaja ketemu dia di mall cendrawasih, yaudah gw ajakin dia makan di cafe, terus pas ke toilet ponselnya lupa dia bawa, terus ada pesan masuk, gw penasaran dong!!! yasudah dengan lancangnya gw buka itu ponsel, gw juga penasaran dan ingin tau informasi tentan mantan bini elo, dan akhirnya gw lihat prita mengirimkan foto ini, mangkanya gw ambil dan langsung gw kasih ke elo ga!! "
"Thanks banget bro, gw seneng banget lihatnya!"
"Iya ga sama-sama, gw gak tega saja lihat elo tiap hari murung semenjak lo cerai dari prita, seperti sudah tidak bergairah saja hidup elo, sekarang gw harap adanya foto ini, rasa sakit elo bisa sedikit terobati!"
"Iya tom, sekali lagi terima kasih,baby arga adalah penyemangat hidup gw tom, gw akan mencarinya sampai kemana pun!"
"Iya gw, pasti akan selalu dukung elo, semangat ya ga!!"
"iya tom!"
Angga pun menutup ponselnya, dan iya segera pergi menuju kediaman orang tuanya.