
Akhirnya jam lima sore,angga tiba di tokyo dan dia langsung menghubungi prita.
"prita!!! Mas sudah ada di tokyo..bisa kamu share lokasi alamat rumah aunty gita?"
"emang posisi mas ada dimana? Soalnya aku juga sedang berada di luar,baru pulang dari kampus.
"emmhhh mas berada di taman kota yang ke arah shibuya."
"Ouh...aku gak jauh dari situ kok mas,nanti mas tunggu saja di dekat jembatan,sekitar sepuluh menit aku sampai di sana.
Akhirnya dengan tergesa-gesa prita pergi menuju angga berada,rasa rindunya sudah tidak bisa ia tahan lagi,dan benar saja,ia melihat sosok laki-laki yang sangat ia cintai sedang berdiri di atas jembatan taman kota.
"mas angga!" sapa prita.
Lalu dengan hati yang menggebu-gebu kedua sejoli ini saling berpelukkan.
"Mas kangen sama kamu sayang,maaf mas telat temuin kamu dan juga arga!"
"Iya mas gak apa-apa kok,sekarang mas datang saja aku dan arga sangat senang sekali.
"yasudah kalau begitu,kamu mau antar mas ke tempat makan? Kebetulan mas sangat lapar belum makan dari tadi siang!" pinta angga ssmbil menggenggam erat tangan prita,seolah angga enggan untuk melepaskannya.
"mas ini kebiasaan dari dulu gak pernah berubah,jangan suka telat makan mas,apalagi ini jepang,cuacanya cukup dingin mas,yang ada nanti mas bisa sakit." jawab prita merasa sedikit kesal
"iya sayang maaf ya!"
"yasudah kalau begitu aku ajak mas ketempat biasa aku suka makan di sana bersama teman kuliahku mas!"
"Teman kuliah!!! Siapa orang itu?? Cewek apa cowok?" selidik angga penuh curiga.
"hemmmm kebiasaan deh sifat posesifnya gak bisa ilang,curigaan terus!"
"Pastilah,apa yang di ucapkan ardi tempo hari tentang kamu yang cukup populer dan di sukai banyak lawan jenis,ya mas cemburu lah,di tambah lihat kamu sekarang tambah cantik!" jawab angga sambil tersenyum malu.
Melihat sikap angga yang seperti itu malah membuat prita tertawa geli.
"kenapa ketawa? Ada yang lucu ya?" tanya angga dengan mengernyitkan dahinya pertanda bingung.
"enggak kok mas yaudah ayo makan,ramen di sini itu paling enak lho mas,pengunjungnya saja sampai tengah malam."
"jelas saja rame,ramennya enak banget!!" ucap angga sambil meniup-niup mie ramen yang masih panas.
"pelan-pelan makannya mas!!" seru prita yang tiada hentinya memandangi angga yang sedang lahap memakan mie ramen
"gila!!!!! Mas gak salah makan mie ramen sampe abis dua mangkok?" tanya prita heran
"ha...ha..ha,kamu tuh kayak gak pernah tau mas saja,kan dari dulu mas doyan makan apalagi kalau makan kamu!" ledek angga
Tiba-tiba wajah prita berubah menjadi merah karena malu.
"iiikkkh mas angga kebiasaan kalau ngomong gak di filter dulu,main asal jeblag saja!"
"haaa...haaa...kenapa wajahmu jadi merah seperti kepiting rebus sayang!!" ledek angga yang tiada hentinya mentertawai prita
Prita pun kesal hingga akhirnya memutuskan untuk meninggalkan angga di tempat makan mie ramen.
"ishhh mas angga sangat menyebalkan,seenaknya kalau ngomong,bikin aku malu saja!!" umpat prita kesal
Lalu angga pun mengejar prita sampai ngos ngosan.
"Hosh..hosh!!!
"sayang tunggu!!! tega banget kamu tinggalin aku,ini mie ramen belom nyampe perut masih ada di tenggorokan,eh malah harus ngejar kamu,yang ada bisa muntah nanti mas!"
"sukurin,emang enak...muntahin saja sekalian mas,biar mulut mas yang suka ngomong seenaknya dapat balasannya!!"
"sayang kamu kok tega ngomong kaya gitu,hmmmm kamu lagi dapet ya jadi sensi begini?" tanya angga yang secara tiba-tiba merangkul prita."
"Gak tuh!" jawab prita ketus
Lagi-lagi angga di buat kesal oleh sikap prita yang seperti itu,lalu angga menghentikn langkahnya.
"sepertinya mas sia-sia saja datang kesini!
Prita pun terduam,dan sambil tersenyum senang,ternyata prita memang sengaja ingin mengerjai angga.
"I love you prita!" ucap angga
"I love you to mas anggaku.
......................
"pih!!! Mas angga jadi ke tokyo ya?" tanya nadira
"iya nak!!! Kamu gak apa-apa kan sayang?tanya pak sutoyo merasa hawatir.
"gak seharusnya aku berada diantara kebahagiaan mas angga dan putranya pah!!"
"kenapa kamu berbicara seperti itu nak?"
"aku sangat egois pah,gara-gara aku menginginkan mas angga menjadi milikku,banyak orang yang tersakiti oleh sikapku ini pah!"
Pak sutoyo pun hanya terdiam,dia sangat mengerti maksud dari pembicaraan putrinya itu.
"pritalah yang paling tersakiti pah,dia rela melepaskan mas angga untukku,padahal prita berencana untuk kembali dengan mas angga setelah mereka terpisah tiga tahun karena ulahku juga,seandainya aku tidak sekongkol dengan indri,mungkin mas angga akan hidup bahagia bersama prita.
"iya nad!!! Papah juga sangat menyesal telah bekerjasama dengan sudarmono keponakanku!!"
Ardi yang tidak sengaja mendengar pembicaraan nadira dan pak sutoyo merasa sangat kaget dan tidak percaya.
"Apa??? Jadi dalang sebenarnya yang menyebabkan angga dan prita terpisah adalah pak sutoyo dan nadira??" gumam ardi begitu tidak percayanya,berharap perkataan mereka itu adalah bohong.
"aku sangat menyesal pih,munngkin ini balasannya dari tuhan,aku di berikan penyakit yang sangat mematikan ini!"
lalu ardi langsung muncul di hadapan mereka.
"jadi kalianlah dalang dari semua ini!"tanya ardi kesal.
"maaf kan aku ardi!" ucap nadira dengan mata yang berkaca-kaca!"
"saya sangat menyesal nak ardi!" jawab sutoyo.
"minta maaflah kalian kepada prita dan juga angga,demi kamu nad,prita merelakan angga untuk menikah denganmu,aku kecewa sama kamu nad!" ucap ardi dengan sorot matanya yang tajam sambil mengepalkan kedua tangannya karena menahan rasa kesal.
"iya ardi,aku akan segera meminta maaf kepada mas angga dan juga prita,dan aku juga akan meminta mas angga untuk segera menceraikanku,aku wanita jahat yang tidak patut untuk di maafkan di!"
"jujur aku kecewa dengan kenyataan yang seperti ini nad!! Tapi aku tidak bisa membencimu nad,perasaan ini padamu tidak akan pernah berubah nad!!" ucap ardi dengan menatap diam.
"aku janji tidak akan membuat mas angga berpisah kembali dengan prita,aku bersumpah di,kamu bisa pegang janji ku ini..setelah sembuh total..aku akan membuat mereka bahagia
Lalu ardi pun tidak kuasa untuk mengeluarkan air matanya.
......................
Malam ini prita dan angga memutuskan untuk menikmati masa berdua mereka,akhirnya prita dan angga memutuskan untuk melihat tokyo tower.
Sambil melihat-lihat kota tokyo dari ketinggian lebih dari seribu meter itu.
"Wah,,cantiknya kota tokyo ya mas? Penuh dengan kerlap kerlip lampu.
"iya sayang,,pantas kamu betah tinggal di jepang ya!!!" seru angga.
"Dari dulu aku suka dengan jepang,untung saja aku gak kepincut sama orang jepang mas!!" jawab prita sambil tersenyum getir."
"masa!!! Emang leon bukan orang jepang ya? Dia kan cowok yang sangat mencintaimmu dari dulu sayang!!"
"hmmmm leon ya mas?? aku sudah menganggap dia seperti kakakku sendiri mas dan gak ada rasa yang lebih dari itu,leon orangnya sangat baik mas.
angga pun kini kembali terdiam.
"mas percaya kok sama kamu sayang!" jawab angga yang kembali memeluk prita dari arah belakang.
"melihat kejadian seperti ini,jadi teringat dulu mas pernah membawaku kesuatu bukit dan bisa melihat banyak lampu kota jakarta."
"iya sayang,mas sangat ingat sekali..dan di tempat itu kita saling mengungkapkan perasaan kita,dan mas pun berhasil mencuri ciuman pertamamu!"
"iya mas,,aku masih sangat ingat sekali kejadian itu!" ucap prita dengan wajah merah meronanya.
,