
"Iya!!! Papah ikut terlibat dengan semua ini,tapi aku yang memaksanya,awalnya papah tidak setuju,namun akhirnya papah mau mengikuti semua rencanaku ini.
"Ya allah!!! Apa salahku padamu nad? Kenapa kamu sejahat itu melakukan ini semua kepadaku dan juga prita?" tanya angga dengan emosinya.
"maafkan aku dan juga papah ya mas angga dan prita!! Aku sangat menyesali semua ini!"
"Kamu benar-benar wanita jahat dan licik,ternyata kamu lebih jahat dari pada indri!" ucap kembali angga.
"Tolong maaf kan saya angga!" ucap sutoyo yang tiba-tiba muncul dari arah pintu kamar pasien.
Angga pun hanya terdiam,di kepalnya kedua tangannya!! Ingin rasanya ia menghajar wajah pak sutoyo,namun ia kembali mengurungkannya karena ketika melihat wajah pak sutoyo yang meminta maaf padanyaa,angga tidak tega untuk melakukannya.
"Kenapa papah tega melakukkan ini semua padaku dan juga prita?"tanya angga dengan mata yang berkaca-kaca. Padahal selama ini angga sangat mengagumi sosok jenderal sutoyo,namun kini angga terlanjur kecewa.
"Maaf kan papah ya angga,seharusnya papah bisa mencegah rencana jahat nadira,namun papah malah ikut di dalamnya!!" ujar sutoyo dengan rasa bersalahnya.
Angga pun kembali terdiam,di tatapnya wajah cantik wanita yang ia cintai,yakni prita!! dan prita pun menatap kembali angga namun dengan tatapan yang sangat teduh,tidak terllihat ada kebencian di dalamnya.
"Mas!! maafkanlah mereka!!" ucap prita dengan mudahnya.
"kenapa kamu semudah itu mau memaafkan mereka sayang?" taya angga tidak percaya.
"ini semua sudah menjadi takdir dari allah mas,terima semuanya dengan ikhlas,yang penting mereka berdua sudah mengakui kejahatan mereka selama ini,tidak mudah lho mas mengakui kesalahan besar dan fatal seperti ini,yang penting nadira dan pak sutoyo sudah menyesali perbuatan mereka dan mau meminta maaf!"
"tidak semudah itu sayang!! Kenapa kamu mudah sekali memaafkan orang yang telah membuat hidup kita berdua hancur seperti ini hah?"
"Tapi akhirnya kita bisa kembali lagi kan? Kita bisa memperbaiki kesalah fahaman ini kan mas? Tuhan saja maha pemaaf,kenapa kita tidak seperti itu? Membawa dendam berlarut-larut juga gak baik lho mas!"
"jadi kamu sudah memaafkan mereka?" tanya angga.
"Iya mas!!! Aku sudah memaafkan mereka."
"Terima kasih prita,kamu memang wanita yang sangat baik,aku benar-benar minta maaf sudah membuatmu menderita karena ulah ku selama ini!"
Sutoyo pun merasa malu dengan sikapnya selama ini kepada prita,ternyata prita adalah wanita yang sangat baik,sama seperti ibunya yang ternyata pernah menjadi wanita yang sangat di kagumi oleh pak sutoyo.
"Sama-sama nad!! Ouh iya gimana perkembangan kesehatan kamu?" tanya prita dengan entengnya,serasa tidak pernah ada masalah besar antara dia dan nadira.
"Alhamdulilah baik prita,ini semua berkat bantuan mas ardi,makasih banyak ya mas!" ucap nadira dengan tulusnya.
Ardi pun hanya tersenyum dengan wajah bahagianya,sepertinya cintanya tidak akan bertepuk sebelah tangan lagi.
"Syukurlah,aku senang dengernya,semoga kamu cepat pulih ya,dan bisa kembali beraktifitas seperti dulu lagi!"
Kemudian nadira berusaha bangkit dari tempat duduknya lalu ardi membantunya,di peluknya prita dengan sangat erat.
"terima kasih sudah memaafkan aku prita!!! Aku sungguh sangat menyesal,dan aku janji akan meminta mas angga untuk menceraikan aku agar kalian bisa bersama kembali!"
"Iya nad sama-sama,tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini!! di balik ini semua pasti ada hikmahnya,aku yakin allah sudah merencanakan yang terbaik di balik ini semua!"
Sedangkan angga dan pak sutoyo mereka berdua saling terdiam,namun saling melirik satu sama lain.
"Hatimu sungguh sangat mulia sayang!! Meskipun berat bagiku untuk memaafkan mereka berdua,namun ucapanmu tadi memang benar adanya,bahwa di balik peristiwa ini pasti ada hikmahnya,dan ini semua sudah menjadi takdir dari allah...Dan aku memaafkan mereka berdua!"
"Alhamdulillah,terima kasih nak!" ujar sutoyo yang secara tidak sadar memeluk angga."
"Iya pak sama-sama,namun angga meminta maaf karena hari ini,angga akan menceraikan nadira!"kata angga dengan sungguh-sungguh
"Itu semua terserah kamu angga,apapun keputusanmu itu aku akan ikhlas menerimanya."
Akhirnya di depan sutoyo,prita dan juga ardi,angga mengucapkan talak kepada nadira,dan nadira pun ikhlas menerima semua keputusan dari angga,dan hari ini angga maupun nadira sudah resmi bercerai.
......................
"pah,sebenarnya ada yang ingin aku ceritakan kepadamu!" ucap mamah lia kepada mulyono suaminya."
"kamu mau cerita apa sayang? Sepertinya sangat serius."
"iya!!! Papah janji kok,coba kamu cerita sekarang!" kata mulyono dengan antusiasnya sambil menyeruput kopi pahit milliknya.
"Sebenarnya sebelum mamah ketemu sama papah dulu,mamah sempat bertunangan dengan sutoyo pah!"
"Apa!" ucap mulyono dengan tidak percayanya,dia pun tidak sengaja memuntahkan kopi yang barusan di minumnya."
"Duhhhh!!! Ari si papah sampe nyembur kopi segala ikh."
"Apa yang kamu ucapkan barusan itu benar mah?" tanya mulyono tidak percayanya!"
"kenapa kamu baru cerita sekarang mah?" tanya kembali mulyono
"Sebenarnya mamah sudah lama ingin menceritakan ini semua sama kamu pah,namun mamah takut kamu marah!"
"lho marah kenapa mah?"
"Kan sutoyo itu temen baiknya papah!"
"ouh jadi itu alasannya mamah bungkam?" ledek mulyono sambil mengulum senyumnya.
"ikh ari si papah malah senyum-senyum kaya gitu! Bikin mamah jadi salah tingkah!"
"Ha..ha..ha,ternyata istriku ini sangat pandai menyembunyikan rahasia ya!"ledek mulyono.
"Sudah akh pah,jadi bete nih mamah!"
"eeeeehhh cerita lagi sama papah dong,masih penasaran kok kalian bisa sampai putus!"
"Ya intinya sih ada kesalah fahaman pah,ketika sutoyo di tugaskan menjadi pasukan unifil ke timur tengah,dari situ kita jarang komunikasi hingga suatu hari mamah mendapatkan kabar kalau sutoyo telah membatalkan pertunangan inu,awalnya mamah kecewa berat dan sempat frustasi dengan kejadian ini,ternyata sutoyo lebih percaya dengan perkataan orang lain ketimbang ucapan mamah,itulah yang sangat disesali.
"Ouh jadi seperti itu kejadiannya mah,tapi akhirnya si berondong tampan ini kan yang bisa mengobati luka hatimu mah?" ledek mulyono kepada istrinya itu."
"Ha...ha..ha papah bisa saja!! Ya mamah akui meskipun usia mamah lebih tua tiga tahun dari papah,namun papahlah yang bisa menyembuhkan luka mamah yang sangat dalam,makasih ya pah!" ucap mamah lia dengan matanya yang berkaca-kaca.
Lalu mereka pun berpelukan,tanpa sengaja julia memergoki mereka berdua.
"Aduhhh!!! So sweet banget sih mamah sama papah!" ledek julia
"Hahhaha,,,,ketangkap basah kita pah!" jawah mamah lia dengan wajah malunya.
"Iya mah!! Ha..ha..ha..!"
"Julia seneng melihat kalian berdua seperti ini!! Ouh iya pah,mah!!! Tadi kak darra telepon,katanya kapan kita balik ke indonesia?"
"Besok lusa kita pulangnya sayang!! Lagian mamah pengen shopping dulu nih bareng putri-putri kesayangan mamah,meskipun darra gak bisa ikut karena tugas negara yang tidak bisa di tunda-tunda lagi."
"iya ya mah sayang banget!! Terus prita sama angga kapsn pulang dari kyoto?"
"tadi sih bilang sama mamah,malam sampe tokyo,karena jadwal kereta shinkasen nozomi adanya Jam lima sore,paling sampe stasiun asakusa jam tujuh lebih lah nak!"
"ouuuhhhhh,yasudah berarti shoppingnya di tunda besok dong mah!" tanya julia
"iya nak,tapi arga anteng kan gak rewel nanyain prita dan angga?"
"hmmm tadi sih sempet rewel nanyain prita dan angga,tapi udah enggak lagi kok mah,tuh lagi anteng main sama gio!" jawab julia.
"syukurlah kalau begitu,yasudah ayo pah kita masuk kedalam,sepertinya cuacannya sudah mulai dingin!" ajak mamah lia.
"Kalian berdua itu sangat romantis meskipun sudah bukan muda lagi!" tanya julia sedikit iri
"Ha..ha..ha,mangkannya kamu cepetan sana nikah sama nak tommy,kasian kan nunggu bertahun-tahun tapi tidak pernah mendapatkan jawaban yang pasti darimu nak,klo menurut mamah sebaiknya kamu cepat memberikan keputusan! Tommi itu pria yang sangat baik julia,dia rela menunggumu lebih dari tiga tahun,kalau pria lain,mungkin sudah pergi ninggalin kamu!"
Julia pun terdiam dengan ucapan mamah lia yang menurutnya itu ada benarnya.