
Ketika prita siuman, dia bingung berada di mana saat ini, dan dia kaget ketika melihat sosok pria tertidur di kursi tepat berada di sebelahnya
" Aawwwww......sakit banget sih!!! Ucap prita sambil memegang kepalanya yang terluka karena benturan
Tidak lama kemudian angga terbangun dari tidurnya
" Anda baik-baik saja nona?" tanya angga cemas
" kamu siapa?" tanya prita bingung
" Sudah, anda tidak perlu tau siapa saya, kalau begitu saya pamit, pihak rumah sakit sudah menghubungi keluarga anda."
anggapun bergegas pergi meninggalkan prita yang masih kebingungan, tiba - tiba dari arah pintu terdengar suara orang yang sedang berjalan menuju masuk keruangan prita
Namun entah kenapa tiba-tiba prita ketakutan luar biasa, badannya gemetar dan dia langsung menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
" Prita!!!!!" panggil sang mamah sambil memeluk prita, pecah sudah air mata mamah ketika melihat prita dalam keadaan syok berat, kemudian kak dara juga ikut di sebelah mamah
" Sudah mamah, jangan nangis terus,prita pasti baik-baik saja mah.. ujar dara sembari menenangkan mamah dan adiknya
" Kenapa papah lama sekali di canbera?? kamu betul sudah menghubungi papahmu?" tanya mamah cemas
" Sudah mamah, tadi papah telpon katanya keberangkatan pesawat dari sana sekitar pukul 05.30 mah, sekarang saja masih jam 03.00 pagi mamah, sabar ya!!"
" Mamah takut adikmu kenapa-kenapa dara!"
" Mamah jangan khawatir, di sini prita sudah di tangani oleh dokter, jadi mamah tenang ya? Ujar darra yang berusaha menenangkan mamahnya
Tidak lama prita tertidur kembali karena kelelahan, kemudian ada dua orang perawat datang menghampiri kami
" Dengan keluarga pritasari putri prameswari?" tanya salah satu suster
kemudian darra menjawab!! " iya saya keluarganya, bagaimana keadaan adik saya suster?"
"untuk saat ini adik anda masih dalam keadaan syok, tapi tadi dokter sudah memberikannya obat penenang, dan dokter Reza ingin bertemu dengan salah satu keluarga pasien, maaf saya kira pak polisi yang tadi membawa pasien adalah keluarganya!"
" Pak polisi? siapa yang anda maksud?"
" Tadi yang membawa pasien kesini pak Angga bu? dia mengaku sebagai walinya nona prita!!"
" Siapa polisi yang bersama prita ya? yasudahlah nanti aku coba cari infonya!" gumam darra
kemudian Dara bergegas pergi keruangan dokter Reza
Tok.. tok.. tok!!! suara ketukan pintu
" Silahkan masuk, jawab dokter reza dari dalam ruangan!"
" Anda keluarganya pasien?" tanya dokter
" Iya dok saya kakanya? kenapa dengan adik saya dok?"
" Adik anda mengalami trauma akut, dan saran saya, adik anda perlu di rawat beberapa hari di sini, sebab mental dan kejiwaannya sedikit terganggu akibat peristiwa yang terjadi tadi malam!"
" Emang apa yang sudah terjadi dengan adik saya dok?"
" Begini bu, tadi adik anda di bawa di ambulan oleh seorang polisi? saya fikir laki-laki itu kakaknya adik anda, karena saya perhatikan adik anda tidak mau melepaskan tangan polisi yang membawanya, kemudian polisi itu menjelaskan kejadiannya kepada saya,dan ternyata adik anda mengalami ketakutan yang hebat, mungkin lebih jelasnya anda bisa menghubungi polisi ini, dia memberikan kartu namanya kepada saya untuk di berikan kepada keluarga nona prita!"
" ANGGA RESTU PRATAMA" hmmmm namanya cukup familiar dan disitu tertera nomer hp:0813xxxxxxxx!"
" kalau begitu saya ucapkan terima kasih dok!"
kemudian dara pergi meninggalkan ruangan dokter dan kembali menemani mamah
" Gimana keadaan prita? apa kata dokter? tanya mamah cemas."
" Prita harus di rawat beberapa hari di sini mamah, yang sabar ya mah jangan terlalu khawatir, yakin prita pasti sembuh!"
pukul 09.00 pagi pesawat papah tiba di bandara soekarno hatta, kak dara yang menjemput papah di sana
" Papah!!!" panggil dara sambil mencium lengan papahnya
" Gimana keadaan adikmu prita?" tanya papah cemas
" Sudah sedikit membaik pah, cuma mesti di rawat beberapa hari untuk memastikan kondisinya benar-benar pulih.
" Kenapa bisa ada kejadian seperti ini darra? kamu kemana saja kenapa bisa kecolongan kaya gini?" tanya mulyono kecewa
" Maaf papah, kemarin aku lagi banyak kerjaan, aku sibuk papah, sampai lupa mengawasi adikku sendiri."
" Papah tidak mau kejadian terhadap adikmu julia terulang lagi,papah tidak mau prita mengalami nasib yang sama, coba kamu jelaskan sama papah apa yang sebenarnya telah terjadi?"
" Tadi aku sudah menghubungi komisaris angga pah, dia dari kepolisian surabaya yang sedang di pindah tugaskan ke jakarta, dengar-dengar dia satu kantor sama papah?"
" Jangan-jangan dia anak baru yang di bicarakan oleh pak santoso atasan papah?"
" Mungkin iya pah, yasudah kita ke rumah sakit dulu habis itu kita akan menemui komisaris angga untuk mengetahui kronologi kejadiannya pah
" yasudah kita ke rumah sakit dulu
dengan kecepatan penuh, dara melajukan mobilnya agar bisa cepat sampai ke R.S
...****************...