
" Papah... mamah, om,tante dan semuanya.. prita setuju dengan perjodohan ini."ucap prita didepan keluarganya dan keluarga angga.
" Apa???? papah tidak salah dengar kan nak, kamu mau menikah dengan angga??" tanya papah bahagia
" Iya papah, ini saatnya prita berbakti sama papah dengan menerima perjodohan ini."jawab prita sambil tersenyum sinis,
"Sepertinya kamu telah merencanakan sesuatu dengan menerima perjodohan ini,kamu seperti bukan diri kamu saja nona manja." ungkap isi hati angga.
" Baiklah kalau begitu kalian langsung bertunangan malam ini dan ini sudah ayah persiapkan cincin pertunangannya!" ucap pak dodo selaku ayah nya angga. sambil menyerahkan sepasang cincin untuk di sematkan di jari manis prita dan angga.
ketika angga hendak memakaikan cincin di jari manis prita, sontak dia kaget melihat tatapan bola mata wanita cantik ini, tatapan penuh dendam dan amarah.
" Ingat angga !!!! lo bakalan bayar semua perbuatan lo yang sudah ngancurin masa depan gue sungguh perfeck ya rencana kamu,sampai-sampai papahku mau memberikan putri kesayangannya sama pria brengsek dan egois seperti kamu."ancam prita di dalam hatinya.
" Cie.. cie mas angga selamat ya,, akhirnya punya tunangan juga!!!" ledek riyanti
" Makasih ya de!!!" sambil memberikan senyum yang penuh dengan kepalsuan.
kemudian mereka makan malam bersama-sama penuh dengan canda tawa serta gurauan. tapi tidak untuk prita dan angga, tidak terpancar kebahagiaan dari mimik wajah mereka, hanya rasa kebencian yang prita rasakan sedangkan angga, saat ini dia masih bingung dengan apa yang sedang prita rencanakan.
......................
keesokan harinya.
ada seseorang yang mengirimkan pesan kepada angga
" Gw tunggu lo di cafe sehati jam 15.00,setelah gue pulang sekolah, ada yang mau gue bicarakan sama elo, penting. lo gak datang awas saja"
"hahahaha... dasar bocah ingusan berani-beraninya ngancem polisi!!" sahut angga sambil menggelengkan kepalanya.
" Kamu tuh cewek unik dan misterius nona manja, sahut angga kembali sambil melihat foto prita yang ia dapat dari ayahnya tempo hari
" Widihhhh cantiknya???? masih abg kayanya tuh pak, pacarnya ya pak?" tanya bripda catur
" Bukan siapa-siapa!!" jawab angga sambil tersenyum
" Iya saya ngerti ko kalau bapak komisaris ini sedang jatuh cinta, bahasa gaulnya fulling in love hehehe,tapi saya ko ngerasa pernah melihat wanita itu, tapi dimana ya????"
"Sudah,, sudah tidak usah dibahas lagi bripda catur, sebaiknya kita membicarakan kasus yang lebih penting dari pada ini!!!" ujar angga tegas
" Siaaaap paaakkk!!!!" jawab bripda catur sambil memberikan hormatnya," tapi pak kalau hal yang gak penting kenpa pak komisaris wajahnya merah? seperti orang lagi jatuh cinta he.. he.. he!! " kemudian bripda catur pergi meninggalkan angga sendirian di ruangannya.
" Dasar aneh, tidak mungkinlah saya menyukai wanita seperti si nona manja, hati aku cukup satu untuk indri seorang!! Hmmmmm... mas kangen sama kamu indri, kapan kita bisa bertemu?? aku ingin memberitahumu keadaanku saat ini dan tentang menerima perjodohan ini agar aku bisa terus berhubungan dengan kamu, jujur aku belum bisa untuk melupakanmu aku belum siap."
......................
Pukul 15.00 angga sudah menunggu prita di cafe sehati sambil di temani secangkir kopi hitam tanpa gula, salah satu kopi favoritnya,
betapa kagetnya angga ketika melihat prita memakai jaket hitam,kacamata hitam,masker dan sebuah topi.
" Hey nona manja, kamu kenapa berpenampilan seperti penjahat kaya gini?" tanya angga heran
" Sstttttt jangan berisik loe, gue gak mau ada orang lain yang tau keberadaan gue di sini sama elo,ngerti??? jawab prita sambil celingak celinguk melihat keadaan sekitar, sungguh mencurigakan.
"Ok,, okey fine, terus apa maksud dan tujuan kamu mengajak aku ke tempat ini? aku gak punya banyak waktu, masih banyak kerjaan yang belum terselesaikan."
" Bodo amat, terserah elo ye, itu urusan elo gue gak peduli."
" Hadeuhhhh dasar bocah ingusan, nyebelin banget sih!"
" Terserah!!!! yang jelas lo harus tanda tangan surat perjanjian ini!!" ujar prita sambil menyodorkan map berisi 2 lembar kertas yang di dalamnya terdapat sebuah tulisan"perjanjian setelah menikah" tidak lupa di lengkapi dengan dua buah materai!!!
" Apa maksud dari ini nona manja??" tanya angga tegas
" Elo emang gak bisa baca ya, lo buta huruf ya???" tanya prita kesal
" Maksud aku bukan itu tapi!!!!"
kemudian prita memotong pembicaraan angga
ketika angga membaca isi dari perjanjian itu, sungguh angga ingin menahan tawanya karena merasa geli dan lucu dengan isi surat perjanjian ini.
" Haaahaahahaaa, kamu itu seperti anak kecil tau gak?" ujar angga sambil tertawa terbahak-bahak.
" Ooooo.. lucu ye,, lucu banget ye, udah kaya badut gw di ketawain kaya gitu sama lo."
" Abis lo lucu, dasar anak bau kencur,sepertinya ini anak korban drakor, hahaha!" kemudian angga kembali tertawa.
Prita pun sudah merasa kesal dengan sikap angga yang sepertinya terus-terusan mengejek dirinya
"apa ini isi dari poin ketiga, sumpah geli banget aku!!!"
" Gak lucu tau gak?pokoknya lo jangan sampe deket-deket sama gw apalagi sampe nyentuh gue, gue gak mau ye sampe kamu macem-macem , apa yang gue punya akan gue berikan sama cowok yang gw cintai, ngerti lo!!!!" jawab prita kesal
" Kan kita nanti suami istri sudah menjadi kewajiban kamu melayani aku sebagai suami kamu, iya kan?" ledek angga
" Enggak, enggak!!! pokoknya gue gak mau, awas saja kalau kamu macam-macam dan berani nyentuh aku, bakalan aku laporin sama papah,kamu tau kan papahku polisi yang hebat?"
" Ya allah kamu itu bego atau apa sih? kamu ngelaporin aku macem-macem sama kamu gak bakalan di gubris yang ada malah di ketawain,come on!!! jangan konyol kamu."
" Iikkhhhh angga!!!! nyebelin banget sih lo, pokoknya lo tanda tangani surat perjanjian ini,okey!!" perintah prita dengan menyodorkan map itu kepada angga untuk segera di tanda tangani.
ketika membaca isi surat perjanjian itu, angga tersenyum-senyum sambil menahan tawa.
" Eiiitsssss!!!! tunggu,, tunggu, tunggu...aku mau Tanya maksud dari poin yang ke 5 itu apa?
"Masa lo gk tau? Kita gak satu kamar ,kita tidur terpisah untuk menghindari sesuatu yang terjadi, kamu kan cowok mesum!!!"
"Bhaaaaa, haaaaaa.. okey,,okey, dimana aku harus tanda tangan?" tanya angga sambil mengulum senyum dan selalu menahan tawanya takut prita marah lagi kepadanya.
" Yes, yes... okey tanda tangan di halaman kedua,
Akhirnya mereka menandatangani isi surat perjanjian konyol itu.
"Ingat angga!!! jangan sampai ada yang tau masalah ini, cukup kita saja yang tahu okey!!!" ancam prita.
" Iya,,, iya nona bawel, kamu tenang saja rahasia ini aman tidak akan ada yang tahu!! jawab angga sambil mengulum senyum.
"Senyum-senyum terus, tebar pesona ye??? gak mempan tau gak, gue udah keburu ilfil sama elo!!!" ucap prita sambil memakai kembali kacamata hitamnya dan bergegas pergi meninggalkan angga sendirian.
" Dasar anak kemaren sore, bertingkah seenaknya, tapi seru juga ya!!!! hahaha, lumayanlah obat penghilang stress." ucap angga sambil menggaruk-garuk kepalanya.
kemudian angga pun kembali ke tempat kerjanya.
......................
Ketika di dalam perjalanan pulang,, tiba-tiba reva menelpon.
"hallo prit... hey lo kmane aja sih, lo sering banget ngilang sekrang, gue panik tau gak sih.
"Sorry rev, gue ada urusan penting banget."
" Sepenting apa sih prit, sampe lo gak mau cerita sama gue? kenapa sih lo akhir-akhir ini agak aneh tau gak? loe kalau ada masalah cerita dong sama gw, loe udah lupa sama sahabat terbaik lo ini??" tanya reva yang terus-terusan ngomong tanpa jeda.
" Stoppp!!!! hadeuh nyerocos mulu loe kaya bebek akh, gue gak ada masalah apa-apa reva, beneran!!!!"
" Jangan bohong kamu prit, gue itu udah tau loe bertagun-tahun, baru kali ini gue lihat loe gak terbuka sama gue??"
"Sudah gak ada masalah apa-apa kok rev, kamu jangan suudzon akh!!!!"
"yaudh gue coba percaya sama loe deh!!!"
"Nah gitu dong, yaudah teleponnya kita sambung lagi malem, okey !!!gue lagi di jalan rev."
"Ok deh!!!!"
kemudian telepon pun mati.
" Andaikan lo gak jatuh cinta sama si angga, gue pasti cerita semua ini sama elo, gue takut lo sakit hati rev, bodoh... bodoh banget sih gue, kenapa gak mikir panjang, main iya aja nikah sama si cowok brengsek angga. gumam prita kesal, dia sepertinya mengutuk dirinya atas kecerobohannya sendiri yang malah menjadi boomerang untuknya, "Persahabatan gue sama reva bisa di ujung tanduk kalo sampe tau gue hianatin dia, ya allah gimana ini???"