I love you mr. perfect

I love you mr. perfect
Bersamamu kembali



"Prita sayang, hari ini jadi kan kamu fitting baju pengantin?" tanya mamah.


"Jadi mah, nanti mas angga mau jemput prita, dia minta di kirimin share lock mah, soalnya dia sudah lupa sama alamat sini." ucap prita sambil asyik memainkan ponselnya.


"kamu sudah selesai kan prita? mas sudah menuju rumah kamu, sesuai dengan lokasi yang kamu kirim ya?"


prita pun membalas chat dari angga


"Iya mas, prita sudah rapih, ini lagi nunggu mas angga datang. "


"ya sudah, kamu tunggu saja."


"Hmmm.. kok terasa canggung ya chat sama mas angga? gak kaya dulu, selalu ada kata SAYANG dalam setiap pesannya,hmmm.. sabar prita, anggap saja kamu mengenal dia dari awal lagi. "


Tidak lama kemudian suara klakson mobilnya angga sudah berada di depan halaman rumah prita.


Belum sempat menekan bel rumah, prita sudah langsung membuka pintu rumahnya


CEKLEK!!!


Betapa kagetnya prita melihat sosok angga yang begitu tampan hari ini, ternyata dia sudah mencukur rambut dan juga bulu-bulu halus yang berada di area wajahnya.


"Maaf ya kalau aku sudah bikin kamu lama menunggu," ucap angga sambil melepas kaca mata hitamnya.


" Iya mas gak apa-apa santai saja,oh iya sebentar ya, aku panggil mamah dulu, kamu duduk saja di sini!! hmmm..apa mas mau aku buatin kopi hitam tanpa gula? minuman favoritnya mas?" tanya prita


"Kamu tau minuman kesukaan aku?" pungkas angga.


"Yaiyalah tau mas, apalagi mas angga paling suka sama kopi buatan aku, yasudah nanti aku buatin kopi nya ya mas!" ujar prita yang langsung pergi memanggil mamahnya dan bergegas pergi ke pantry untuk membuatkan angga segelas kopi.


"Ternyata kamu sudah banyak mengetahui tentang aku, tapi kenapa aku tidak ingat kamu sama sekali!" ujar angga sedikit kesal, entah kenapa di dalam hati dan pikiran nya masih teringat indri, apakah dengan menikahi prita adalah keputusannya yang tepat? walaupun saat ini hatinya bukan untuknya lagi, namun angga berusaha untuk mengingat kembali kenangan bersama prita, wanita yang pernah di lamar nya untuk di jadikan istri, angga hanya ingin menebus semua janjinya kepada prita dan juga keluarganya.


"Nih, kopinya sudah datang mas, semoga mas suka ya!" ucap prita dengan senyumnya yang mengembang di bibirnya.


"Makasih ya," jawab angga singkat


Ketika angga meniup kopi miliknya, dan sesekali menyeruputnya, tiba-tiba muncul sebuah kenangan di mana dia pernah berada di posisi saat ini, meminum kopi dengan tidak sabar nya dan di akhiri dengan sebuah kecupan di bibir wanita yang kini ada di hadapannya, kopi pun terjatuh dan angga merasa sakit di kepalanya.


"Mas angga kamu kenapa?" tanya prita cemas sambil duduk di sebelah angga.


Angga pun hanya terdiam tidak menjawab pertanyaan prita, dan kemudian tiba-tiba saja angga memegang wajah prita dan mengecup bibirnya yang mungil itu.


Sontak prita pun kaget, dan merasa bahagia karena sepertinya angga mulai sedikit mengingatnya,wajahnya pun kembali memerah seperti tomat karena malu


"Maaf prita, apakah mas pernah melakukan ini sama kamu? ucap angga sambil menempelkan dahinya di keningnya prita.


" Iya mas, mas sering ngelakuin ini sama aku!!


"DHEGH!!!


Angga begitu kaget mendengar pengakuan prita, padahal selama berpacaran bersama indri, dia jarang melakukan hal seperti apa yang dia lakukan terhadap prita.


"Maaf kan aku ya, aku sudah bertindak kurang ajar seperti ini sama kamu." ucap angga


Namun prita pun tidak tahan menahan rasa rindunya, akhirnya dia memberanikan diri memeluk angga.


" Mas tau, aku itu kangen banget sama kamu, aku merindukan saat mas selalu cemburu dan posesif sama aku, dan aku rindu dengan semua kenangan indah bersama kamu.


Angga pun memeluk prita dengan erat


"Maaf kan aku prita, walaupun saat ini aku lupa ingatan tentang kamu, tapi aku akan mencoba untuk mengingatnya perlahan, aku harap kamu bisa mengerti dengan keadaanku yang sekarang."


"Iya mas, aku pasti akan selalu ngertiin kamu."


"Makasih prita..yasudah hari ini jadi kan kita fitting baju pengantin?" tanya angga


"Jadi mas, kan aku sudah buat janji sama desainer nya, dan jam 10.00 kita sudah di tunggu di sana, baju mas angga gak basah kena tumpahan kopi kan?"


"Hanya sedikit saja, tapi gak apa-apa ko!"


"Mendingan mas angga ganti saja, kan di sini juga ada kemejanya mas angga, sebentar ya aku ambilkan dulu bajunya. "


Prita pun bergegas menuju kamarnya dan berpapasan dengan mamahnya


"Prita, angga sudah datang?" Tanya mamah yang sedang merapihkan koleksi gelas kristal kesayangannya.


"Iya mah,lagian dari tadi prita panggil gak di sahutin!" ujar prita kesal


"Yasudah,mamah temuin angga dulu deh sebentar, kamu ngapain ke kamar kamu? bukannya anak mamah yang cantik ini sudah sangat cantik!! " ujar mamah


"Mau ambil kemejanya mas angga mah, tadi pas minum kopi gak sengaja kopinya tumpah dan terkena bajunya mas angga!"


"Yasudah kalau begitu, mamah ke bawah dulu nemenin angga, kasian dia sendirian di bawah."


"Iya mah! "


Tidak lama kemudian angga mengganti kaos kemejanya dengan baju yang prita ambil, setelah itu mereka berdua bergegas pergi ke tempat mereka fitting baju pengantin.


"Mah, prita sama mas angga pamit ya!" ucap prita sambil mencium tangan mamahnya.


"Titip prita ya angga!" ujar mamah.


"Baik bu! "


Mereka pun bergegas pergi.


......................


"Hmmm... apalagi ya yang harus aku beli untuk acara pernikahan prita?" ucap julia yang sedang pergi berbelanja seorang diri.


"Julia! " ujar tomi yang segera menghampiri julia.


"Ish, ngapain tuh orang malah nyamperin kesini?" ucap julia kesal.


" Hay, ngapain kamu di sini?" tanya tommy dengan raut wajah senang.


" Ya, belanjalah!! emang mau ngapain lagi coba?" jawab julia ketus.


"Ya kali saja kamu mau nongkrong gitu di sini?" Tanya tomi berbasa basi.


"Ngapain nongkrong? gak penting dan buang-buang waktu saja." kata julia dengan wajah juteknya.


Namun justru tomi semakin suka dengan sikap dari julia ini, karena seumur hidupnya, belum pernah ada yang wanita yang berani bersikap seperti julia, kebanyakan dari mereka begitu gampangan, tidak seperti julia, seorang wanita cantik yang patut untuk di perjuangkan.


"Anakmu kemana? ko tidak di bawa?"ucap tomi yang so akrab.


"Ngapain kamu nanyain anakku? gak penting banget.


"Jutek banget kamu itu, tapi justru aku suka type wanita seperti kamu, gak gampangan. "gumam tomi


"Maaf kalau aku sudah lancang menanyakan hal ini sama kamu. "Jawab tomi murung


Merasa tidak enak dengan tomi, julia pun mulai sedikit lebih jinak di bandingkan yang tadi.


"Maaf ya, kalau aku suka ketus berbicara dengan lawan jenis, saya harap kamu bisa ngert" kata julia


" It's ok, no problem, yang penting lo seneng saja gak apa-apa kok,santai saja.


"Makasih sebelumnya!" ucap julia.


"Hmmm.. kamu sudah makan siang belum? tanya tomi sambil mengulum senyum.


"Tidak, makasih.. kebetulan perut aku belum laper! tolak julia dengan halus, namun apa mau dikata,baru juga menolak tawaran tomi, namun tiba-tiba perutnya berbunyi.


"Mulutmu bisa berkata tidak, tapi kenyataannya perutmu ikut berbicara!" jawab tomi senang.


"Oh my god!!! ini perut gak bisa di ajakin kerja sama.umpat julia kesal.


"Cuma sebentar saja ko,anggap saja ini traktiran dari seorang teman, habis itu kita pulang, gimana?" ajak tomi.


Dengan terpaksa akhirnya julia pun ikut makan siang bersama tomi di sebuah restaurant salah satu tempat favoritnya tomi.


" Akhirnya gw bisa makan berdua bareng kamu, wanita idamanku." gumam tomi yang terus saja melirik julia.


" Kapan makannya, kalau kamu dari tadi lihatin aku terus? tanya julia kesal.


Tomi pun menjawab dengan terang-terangan.


" Gw suka sama elo semenjak pertama kita ketemu. " ujar tomi tanpa basa basi.


Julia pun menghentikan makannya.


"Gw permisi mau pulang!" ucap julia dengan tergesa-gesa pergi meninggalkan tomi, namun tomi bukanlah type laki-laki yang mudah menyerah, ia terus mengejar julia.


"Tunggu!! " hey kamu wanita cantik mau pergi kemana?


Tap!!


Julia pun menghentikan langkahnya.


" Gw mohon, mulai detik ini tolong jauhin gw. " ucap julia kesal.


"Apa alasannya?" tanya tomi penasaran.


"Lo masih mau mengejar wanita, yang hamil di luar nikah, terus sampai anaknya lahir, laki-laki itu sama sekali tidak bertanggung jawab hah!" ucap julia kesal.


"Gw gak peduli masalalu kamu seperti apa dulunya, yang jelas.,gw suka sama kamu apa adanya.


DHEGH!!!


"Ini cowok keras kepala banget sih!! ucap julia kesal.


......................


Akhirnya prita menemukan gaun putih yang cocok untuknya nanti di acara akad nikah.


"Mas, bagus gak?" tanya prita yang mengenakan gaun putih pengantinnya.


Angga pun terdiam sambil terus menatap ke arah prita


" Subhanallah, kamu benar-benar cantik!" gumam angga.


"Di tanya ko malah bengong mas!!" tanya prita sedikit kesal.


" Kamu cantik ko sayang!!" ucap angga secara spontan.


Mendengar kembali kata SAYANG dari mulut angga, prita begitu bahagia.


" Makasih ya mas!!" ucap prita dengan pipinya yang merah merona.


🍂


🍃


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Assalamualaikum para readers setiaku, maaf sekali baru bisa up kembali episode 49. Di karena kan ponsel author mengalami pembaruan sistem,jadi semua aplikasi di dalam ponsel author hilang semua, dan ketika author mengupload kembali aplikasi noveltoon, ada kendala sedikit.. Mohon pengertiannya 🙏🙏