
Selepas zuhur,angga,tommy dan juga jhony segera meluncur menuju rumah reva,karena mereka mesti menemukan reva sebelum pukul 20.00 dimana angga akan menemui kevin seorang diri.
Ketika di perjalanan mereka sempat mengobrol.
"Jhon,kenapa elo bisa curiga dengan pacar lo sendiri?" tanya angga,sedangkan tommy hanya menyimak dan fokus menyetir mobil.
"Sudah tiga hari ini reva bersikap aneh dan tertutup bang,mangkanya aku coba buntutin dia,dari gerak geriknya ketika dja pergi dari rumahnya,sungguh sangat mencurigakan,dan ternyata selama tiga hari berturut-turut dia bertemu dengan laki-laki yang sama bang!"
"Terus elo gak cemburu apa jhon? Gak elo tegor juga?"
"Untung saja gak aku tegor bang,bodyguardnya banyak,ada enam orang bang,meskipun aku seorang polisi,aku gak mau bertindak gegabah,takutnya reva malah dalam bahaya!" ucap jhony menceritakan sedetail mungkin kepada angga.
"Bagus jhon!! Elo emang pintar!! aku gak habis fikir jika betul reva terlibat dalam kejadian ini apa jadinya kalau prita sampai mengetahui semua ini,bisa kacau!!"Angga pun memijit-mijit kembali kepalanya,rasa cemas dan hawatir mulai kembali menghantui dirinya,bagaimanapun angga sangat menghawatirkan arga dan juga gio.
"Bang,kok malah diem?? Pasti mikirin arga dan gio ya?" tanya jhony
"Iya jhon,perasaanku tidak enak dari tadi,mudah2an putraku dan juga gio tidak kenapa-kenapa!"
"Aamiin bang,semoga mereka selalu berada dalam lindungan allah." kata jhony
Akhirnya mereka tiba di rumah reva,namun betapa kagetnya angga,jhony dan juga tommy,karena melihat depan rumah reva yang porak porandak akibat ulah tangan manusia.
Dengan rasa panik,jhony pun segera memanggil nama reva,namun tak ada satupun yang menjawab.
Setelah seisi rumah di geledah oleh mereka bertiga,ternyata reva dan juga ibunya sudah tidak ada di tempat ini.
"Bang,apa jangan-jangan reva ikut di culik juga?"tanya jhony
"bagaimana ini angga? Waktu kita tidak banyak!" ujar tommy
"Arrrkkhhh sial,gw kalah cepat sepertinya!!! Reva elo dimana? Gw butuh bantuan elo saat ini!!" ucap angga merasa kesal kepada dirinya sendiri,namun angga bukanlah type laki:laki yang mudah menyerah,ia kembali menggeledah seisi rumah reva,berharap ada petunjuk dari reva tentang keberadaannya saat ini.Dan akhirnya angga menemukan sesuatu yang membuat dirinya cukup senang,dia menemukan sebuah amplop kecil yang tersimpan di bawah pot kaktus kecil di dalam kamar reva,dan ketika di buka isinya sebuah pesan singkat.
"Angga,maafin gw..gw ngelakuin ini terpaksa karena saat ini ibuku telah di sandra,saat ini gw bersembunyi di suatu tempat yang mungkin tidak akan di temukan oleh siapapun,gw harap kamu bisa menemukanku.
kemudian di dalam surat itu ada sebuah gambar mercusuar dan kuburan."
"Apa maksud dari gambar ini? Apa mungkin reva berada di suatu tempat yang terdapat mercusuar? Lalu maksud gambar kuburan ini apa? Jhony coba elo cek sebuah mercusuar yg terdapat makam di sekitarnya!"perintah angga.
"Baik,siap 86 bang!" kemudian jhony bergegas melacak tempat tersebut dengan ponsel canggihnya di tambah ia meminta bantuan rekan yang lainnya. Sekitar lima belas menit akhirnya jhony menemukan tempat itu,namun ada tiga tempat yang terdapat sebuah mercusuar dan pemakaman.
"Bang ada tiga tempat dan lumayan jauh,apakah waktunya cukup kalau kita kesana ,sepertinya tidak mungkin bang!" kata jhony.
Angga pun duduk terdiam,sepertinya ada sesuatu yang janggal ketika melihat isi pesan dari reva!"
"Jhon,elo kenal reva dari zaman sekolah kan?"tanya angga
"Iya bang,emang kenapa?" tanya jhony bingung
"Elo pasti kenal dengan tulisan tangannya reva?" tanya angga kembali kepada jhony.
"Ha....ha...pasti kenal lah bang,secara gw suka pinjem buku catatan dia kalau aku gak masuk sekolah,terus kenapa bang?" tanya jhony penasaran.
"Coba elo perhatikan tulisan tangan dari dalam amplop ini?" kemudian jhony memeriksa isi pesan yang di duga dari reva itu.
"Bang,ini bukan tulisan reva!! Sepertinya ini sudah di rencanakan."
"Sial!!!berani-beraninya si kevin mau mengelabui kita!" kata tommy kesal.
"Untung insting gw peka tom,gw ngerasa ada yang ingin mengecoh kita,dan target kevin sebenarnya adalah untuk balas dendam kepadaku,dia sengaja mengecoh polisi agar fokus mencari keberadaan reva yang jelas-jelas reva juga sudah berada di dalam genggaman mereka,gw yakin itu!"
"sungguh sangat cerdik dan licik si kevin!"celetuk jhony dengan ekspresi wajahnya yang kesal.
"Terus,kita harus bagaimana angga?" tanya tommy.
Lalu tiba-tiba ponsel angga berbunyi,dan ketika melihat nama panggilan yang menelponnya,ternyata mulyono.
Kemudian angga pun mengangkat telepon dari mantan papah mertuanya itu dengan tenang.
"Angga!!! Kamu jangan gila!! Kenapa kamu tidak memberitahuku jika kevin telah menghubungimu hah!"ucap mulyono memarahi angga.
"Papah tau dari mana?" tanya angga
"Sudah kamu gak perlu tau saya tau dari siapa? Kamu gak bisa mengatasi ini semua sesuai kehendak kamu,kita ini satu tim angga,saya tau jika kevin melarang kamu untuk memberi tahu semua ini,tapi ingat angga,kita ini adalah orang yang sudah berkompeten dan terlatih,kevin bukanlah penjahat biasa."
Angga pun terdiam sambil mendengarkan omelan dari mantan mertuanya itu.
Akhirnya angga memutuskan untuk kembali ke mabes polri,dan kembali menyusun rencana untuk melumpuhkan kevin tanpa melukai para korban.
Sesampainya di mabes polri,mulyono segera menghampiri angga.
"Dasar bocah nakal,sudah punya anak juga tetap tidak berubah!" ucap mulyono sambil merangkull angga.
"Maaf kan angga pah,angga tidak ingin papah dan prita hawatir!"
"Iya saya maafkan,ingat angga kita ini adalah satu tim,kita harus lebih cerdik dan licik dari para penjahat tengik itu.
Angga pun tersenyum sambil menatap wajah mantan mertuanya itu.
Akhirnya malam pun tiba,angga bergegas menyiapkan perlengkapan senjata yang akan ia bawa,karena dia akan menemui kevin seorang diri,tidak lupa rompi anti peluru ia pakai karena ini adalah perintah juga dari atasannya.
"Baikalh kevin,ini adalah pertarungan terakhir kita,di antara kita siapa yang akan menang? Gw apa elo!! Berani-beraninya elo sudah menculik anak gw!!" gumam angga dengan wajah sangarnya,tatapan matanya yang dingin dan tajam terlihat seperti seorang pembunuh yang haus darah.
Namun tiba-tiba saja prita datang menghampirinya dan langsung memeluk dirinya.
"Mas angga,kamu jahat!! Kenapa kamu gak bilang-bilang sama aku?"
"Maaf kan mas ya sayang,mas cuma tidak mau melihat kamu tambah hawatir saja!"
"Kamu hati-hati ya,selamatkan anak kita dan juga gio!"pinta prita dengan wajah yang di penuhi oleh air matanya.
Angga pun tersenyum sambil mencium kening wanita yang di cintainya itu,"doakan mas ya sayang!! Semoga mas bisa mengatasi ini semua dengan mudah!"
"iya mas,doaku selalu menyertaimu sayang!"
Mendengar kata sayang dari prita,moodbooster angga pun jadi meningkat.
"Ayo jagoan,saya yakin kalau bajingan tengik kevin itu akan berakhir di tangan kamu,ingat rencana kita tadi!" ucap mulyono.
"Terima kasih atas dukungannya pah!"
"Bang angga hati-hati ya,ingat selalu waspada dan jangan lengah!" ujar jhony
"Siap jhon!!! Tenang saja..titip prita ya!" perintah angga.
"Tenang bang,prita aman dan terkendali kalau sama jhony!"
Angga pun kembali tersenyum,lalu tommy pun tidak luput untuk memeluk angga.
"Hati-hati ya sob,gw dan rekan-rekan di sini siap siaga selalu menunggu perintah darimu!" ucap tommy.
"Thank's ya tom,mohon kerjasamanya.
Kemudian angga pun pergi meninggalkan mabes menuju tempat yang sudah kevin perintahkan kepada angga.