I love you mr. perfect

I love you mr. perfect
Don't cry prita



" Mas Angga!!!


Tidak!!!!


Tiba-tiba prita terbangun dari tidurnya di tengah malam, begitu banyak keringat membasahi wajahnya. Diambilnya segelas air putih di atas nakas, mencoba untuk menenangkan dirinya sejenak sambil menyender di tepi ranjang tempat tidurnya


" Ya allah, kenapa mimpiku barusan serem banget,mas angga!!! aku benar-benar gak enak hati mas, semoga kamu baik-baik saja di sana.


Diambilnya ponsel dari atas tempat tidur.


" Hmmm, jam 02.30,baiknya aku solat malam, mudah-mudahan hatiku bisa tenang dan semoga tidak terjadi sesuatu dengan mas angga.


Dengan khusyu, prita melaksanakan shalat malam, memohon doa untuk selalu melindunginya dan angga, calon suaminya


kini hatinya sedikit jauh lebih tenang, dan mencoba untuk tidur kembali.


keesokan harinya


"Sayang, kamu yang sabar ya?? ucap sang mamah sambil memeluk prita


" Mah ada apa? ko mamah nangis??? tanya prita masih kebingungan apa sebenarnya yang tengah terjadi


" Angga,masuk rumah sakit dan kondisinya saat ini cukup kritis


DHEGH!!!


"Mas angga!!!!


Prita pun langsung berlari keluar untuk menemui sopir dan meminta di antar kan ke rumah sakit.


mamah pun mengejar prita, dan mencoba menenangkannya.


"Prita tenang, kamu jangan panik kaya gini!!!


" Mas angga mah, hiks... hiks!!! prita ingin temuin mas angga, dia pasti butuh prita di sisinya mah.


" Iya sayang mamah tau pasti kamu sangat khawatir dengan angga, tapi kamu sabar, saat ini angga berada di ruang ICU, ke sana pun percuma, kamu tidak bisa menemui angga!!


"Tapi setidaknya, prita ada di rumah sakit jadi bisa langsung tau keadaannya,mah please!!! prita mohon sama mamah.


melihat keadaan prita yang seperti ini, akhirnya mamah mengizinkan prita ke rumah sakit.


......................


"Semoga mas baik-baik saja!!! gumam prita yang tiada hentinya menangis sampai sesegukkan.


"Pak teguh bisa cepat gak bawa mobilnya?


" Baik non!! Dengan kecepatan penuh akhirnya tiba di rumah sakit, sambil tergesagesa prita berlari menuju ruang ICU.


Sesampainya di sana, prita melihat bundanya Angga sedang menunggu di kursi depan ruang ICU


" Tante, gimana keadaan mas angga? tanya prita sambil memeluk bundanya angga


"Masih belum ada perubahan nak!!! ucap sang bunda sambil mengusap pipinya yang basah karena tidak kuasa menahan tangisnya


"Mas angga, aku di sini!! kamu harus sembuh, I miss you mas!!! gumam prita sambil menangis memeluk bundanya angga


"Keluarga dari bapak angga restu pratama? panggil salah satu suster rumah sakit.


"Iya sus, saya bundanya angga, bagaimana keadaan anak saya?


"Begini bu, saat ini bapak angga belum sadar sepenuhnya, namun barusan beliau terus mengigau dan memanggil nama Indri!! apa ibu tau siapa itu Indri?


Betapa kagetnya prita, ketika wanita yang di panggil oleh angga adalah indri, mantan kekasihnya yang sudah putus dengan angga


"Apakah mas angga masih mencintai indri? gumam prita tidak kuasa menahan tangisnya.


Kemudian dokter spesialis bedah syaraf meminta bunda untuk segera keruangan nya, sepertinya ada sesuatu yang ingin dokter sampaikan.


"Permisi dok, saya bundanya pasien yang bernama Angga


"oh silahkan duduk!!! saya dokter jonathan yang menangani anak anda


"Dok, sebenarnya ada apa dengan anak saya? Kenapa dia bisa tidak sadarkan diri seperti ini?


"Jadi begini bu, apakah pasien pernah punya riwayat luka di bagian kepalanya?


"Pernah dok, sekitar 6 bulan yang lalu, angga pernah jatuh dari motor dan sempat terbentur di bagian kepalanya, apakah ini ada kaitannya dok?


Tiba-tiba dari balik pintu, datang pak dodo, ayah dari angga


"Permisi dok, saya ayahnya pasien bernama angga, apa saya bisa masuk?


"Iya silahkan pak, justru saya jadi lebih enak untuk menjelaskan semuanya kepada anda, jadi begini, efek dari benturan pasien 6 bulan yang lalu berakibat fatalnya saat ini, ada gumpalan darah di bagian otak sebelah kanannya,dan ketika semalam pasien di tikam oleh pisau di bagian lengannya,sepertinya pasien jatuh dan terbentur kembali


Mendengar penjelasan dokter jonathan membuat bunda menangis sejadi-jadinya


"Ayah, kenapa angga bisa seperti ini? kata bunda sambil menangis di pundak ayah


" Sabar bun, ini cobaan buat kita, insya allah kita bisa melalui ini semua.


"Betul bu, mujizat itu nyata, perbanyak berdoa untuk kesembuhan angga anak ibu ya!! ucap dokter jonathan yang begitu ramah.


" Tapi dok, kenapa angga memanggil nama Indri!!! sedangkan wanita yang di cintai nya saat ini adalah Prita, dan sebentar lagi mereka akan segera menikah


Kemudian, dokter jonathan menunjukan hasil CT scan kepada kedua orang tua angga


"Jadi begini, gumpalan darah yang berada di bagian otak pasien telah menyebabkan sebagian memory ingatannya hilang, dan pasien hanya mengingat kejadian dua tahun kebelakang.


"Astagfirullah yah, cobaan apalagi ini??? Jadi besar kemungkinan, anak saya tidak akan mengingat calon istrinya dok??


" Iya bu, besar kemungkinan pasien tidak akan mengingatnya


" Bagaimana ini yah??? pantas yang angga sebutkan namanya hanya Indri, bukan prita!! itu berarti, angga benar-benar tidak mengingat lagi prita, tapi dok apa masih bisa di sembuhkan, dan apakah anak saya akan kembali semua ingatannya


" Saya tidak bisa menjaminnya bu, tapi usahakan pasien tidak begitu di bebani untuk mengingat kembali ingatannya yang telah hilang, saya takut nanti pasien akan kehilangan seluruh memory ingatan nya.


Mendengar penjelasan dokter yang begitu menakutkan, membuat bunda pingsan tak berdaya, kemudian bunda di bawa ke UGD untuk di periksa.


Prita yang sedari tadi menunggu kabar tentang kondisi angga saat ini,masih terduduk cemas di ruang tunggu ICU


" Mas angga, apa sebenarnya yang telah terjadi sama kamu? ucap prita lirih


Tiba-tiba ayah nya angga datang menemui prita, dan langsung memeluk prita


"Prita calon menantuku, kamu yang sabar ya??


" Sebenarnya apa yang sudah terjadi om? apa kata dokter mengenai penyakitnya angga?


begitu banyak pertanyaan yang di lontarkan prita kepada widodo.


"Apa???? ujar prita tidak percaya


"Memori ingatan angga dua tahun ke belakang telah hilang nak, dan angga tidak bisa mengingat kamu saat ini, kamu yang sabar menghadapi semua ini.ucap widodo sambil menepuk bahu prita mencoba untuk menenangkannya.


Namun prita hanya bisa menangis dan pasrah, kakinya lemas seperti tidak bertulang, untung ada ayahnya angga yang berhasil menahan keseimbangan prita yang hampir tumbang, kemudian prita menangis sejadi jadinya.


Ya Allah, cobaan apalagi ini? kenapa di saat aku hampir merasakan kebahagiaan seutuhnya kini harus hilang begitu saja,apakah aku sanggup menghadapi keadaan yang seperti ini? cinta yang besar ini harus sirna begitu engkau merubah semuanya, apakah dia memang di takdir kan bukan untukku?


"Om apa boleh prita melihat angga?pinta prita memohon


" kamu hanya bisa melihat di balik jendela kaca saja nak, karena peraturannya hanya suster dan dokter yang boleh masuk ke ruangan ICU.


" Iya om tidak apa-apa, yang penting aku bisa melihat angga.


Akhirnya widodo meminta izin kepada dokter untuk melihat kondisi angga di balik jendela kaca yang ukurannya lebih dari tiga meter itu, dan dokter pun mengizinkannya


" Ya Allah... ucap prita tidak kuasa melihat kondisi angga, melihat selang ada di mana-mana, matanya terpejam, pria yang selalu tampil prima,tampan,gagah dan kharismatik ini harus terbaring tak berdaya di atas tempat tidur rumah sakit, apalagi ketika melihat selang makanan di Mulutnya, membuat prita semakin sedih, ingin rasanya prita memeluk angga.


......................


"Mah, ayo kita ke rumah sakit!!! ucap mulyono tegas


" Iya pah, gimana keadaan angga? tanya mamah khawatir.


" Tadi widodo telepon saya, kondisi angga sangat memprihatinkan mah, dan yang lebih parah, dia mengalami hilangnya ingatan?


" Apa!!! ya allah ko bisa? kasian angga dan prita, padahal dua minggu lagi mereka mau menikah pah!!! ucap mamah tidak kuasa membendung air matanya.


"Sabar mah, ini ujian buat kita dan juga keluarga angga, tapi saya tetap menginginkan angga menjadi menantuku


" Iya pah, mereka sudah saling mencintai, mamah yakin kalau angga dan prita bisa melalui cobaan berat ini.


......................


Sesampainya di rumah sakit, tiba-tiba prita berlari dan memeluk mamahnya.


"Mah,,, bagaimana ini??? Apa yang harus prita lakukan? prita bingung harus bagaimana?


" Sabar ya sayang, mamah yakin kamu dan angga bisa melalui semua cobaan ini!! ucap mamah berusaha menenangkan prita.


"iya prita, om yakin kalian bisa melalui cobaan ini!!! ungkap ayah angga.


"Iya om, oh iya om, bunda kemana?


"Bunda tadi pingsan dan di bawa ke UGD, tapi di sana sudah ada riyanti yang menjaganya, sedangkan om menunggu kabar angga di sini!!


"Syukurlah kalau begitu, mudah-mudahan kalian sehat terus ya,ucap mulyono


Tidak lama kemudian seorang suster memanggil pak dodo ke dalam ruang ICU


"Permisi pak, pasien bernama angga alhamdulillah sudah sadar pak,dan sore ini beliau akan kami pindahkan ke ruang rawat inap, jadi saya meminta anda ke ruang administrasi untuk mengurusnya ya pak


"Baik sus,kalau begitu saya permisi sebentar.


Dengan rasa syukur kepada Allah, akhirnya angga sadarkan diri dan nanti sore bisa di pindahkan ke ruang rawat inap.


......................


"Yah, bunda mana? Tanya angga masih terbaring di tempat tidur.


" Ada di lantai bawah bersama riyanti, nanti bunda nyusul kesini.


Prita yang sedari tadi bersama kedua orang tuanya bersabar menunggu di ruang tunggu pasien.


"Mah, pah ko lama ya? prita ingin ketemu mas angga, prita kangen.


" Sabar ya sayang, nanti setelah pak widodo keluar dari kamar, kita masuk! pungkas mulyono mencoba menenangkan prita yang sedari tadi rewel ingin bertemu angga.


"Angga, gimana keadaan kamu sekarang? apa sudah enakkan? tanya widido


" Ya lumayan ayah, cuma kepala angga masih sedikit pusing.


Tiba-tiba prita menerobos masuk ke kamar angga di rawat, dengan langkah yang tergesa-gesa, dia langsung memeluk angga yang sedang menyender di atas tempat tidur, sedangkan mulyono dan istrinya berusaha mencegah prita namun mereka tidak berhasil


"BUGH!!!!!


"Alhamdulillah mas angga sudah sadar, aku gak mau nunggu mas lama-lama di ruang tunggu, prita kangen sama kamu mas?


Angga yang hanya terdiam tanpa ada respon sedikitpun menatap heran dengan sikap prita


"Maaf, tapi kamu siapa? ucap angga sambil menatap dalam prita


"Mas, ini aku prita!!! aku calon istrimu, sebentar lagi kita mau menikah.


Namun angga hanya terdiam dengan ekspresi wajah yang bingung.


"Ayah maksudnya apa ini? angga gak ngerti? Dan siapa perempuan ini? angga tidak kenal ayah!! ucap angga sambil menatap kembali ke arah prita


"Ya allah mas, ini aku prita!!! mas tidak mengenaliku?? ucap prita sambil menangis tidak percaya,


Melihat kejadian ini, mamah lia dan mulyono tampak sangat terpukul melihat prita dan angga dalam keadaan yang seperti ini.


Tatapan mata itu kini telah sirna, perasaan cintamu terhadapku seolah sudah selesai sampai di sini? apakah ini takdir bahwa aku dan kamu memang tidak untuk di persatu kan? ataukah ini sebuah cobaan untukku dan untukmu wahai calon imam ku.


Prita hanya menangis sejadi-jadinya, hatinya begitu sakit ketika mengetahui kenyataan pahit bahwa angga sudah tidak mengenalinya, prita mencoba untuk menenangkan dirinya, namun lagi-lagi ia tidak kuasa untuk menahannya


"Ayah, maaf tapi angga sungguh tidak mengerti dengan semua ini, maaf ayah angga mau jujur, wanita yang selama ini selalu ada di hati angga cuma satu, yakni indri ayh.


Mendengar kata indri dari mulut angga, hati prita benar-benar terpukul, apakah sudah tidak ada lagi cinta untuknya, di tatapnya angga oleh prita, memang seperti perasaan cinta yang terpancar dari sorot matanya kini sudah tiada, prita hanya bisa terduduk lemas


menyaksikan kejadian ini.


"Ayah, bisa panggilkan dokter, kepala angga sakit sekali ayah!!! ucap angga sambil memegang kepalanya karena rasa sakit itu muncul kembali, dan ayah bergegas memanggil dokter.


Ketika di periksa, angga menjerit kesakitan.


prita pun benar-benar tidak tega melihat angga seperti itu.


"Maaf semuanya, saya harap pasien untuk tidak di ganggu dulu!! ucap dokter jo sambil menyuntikkan obat penenang kepada angga


"Dok, apakah anak saya tidak kenapa-kenapa? tanya widodo khawatir.


" Kan saya sudah bilang dari tadi pak, tolong jangan paksakan pasien untuk mengingat masa lalu nya yang telah hilang dari memory ingatannya, itu bisa berakibat fatal, dan pasien kalau terus seperti ini malah bisa kehilangan seluruh memori ingatannya.


"DHEGH!!!!


Mendengar penjelasan dokter, prita langsung pergi meninggalkan angga, kemudian di susul oleh mamah dan juga papah.