I love you mr. perfect

I love you mr. perfect
Kabar bahagia



Seminggu berlalu begitu cepat, kini tugas angga untuk mengajar di sekolahnya prita sudah selesai, tinggal menunggu hasil nilai mata pelajaran matematika yang sudah iya ajarkan kepada murid-muridnya itu,


" Ayo... ayo semangat prita, ujian akhir ini gw mesti dapet nilai bagus."


pritapun bergegas pergi kesekolahnya di antar oleh pak teguh.


tidak lupa, angga pun mengirimkan sebuah pesan whatsap kepada prita


" semangat ya kekasihku, semoga nilai ujianmu nanti bagus 💜💜"


sambil mengulum senyum, pritapun merasa bahagia karena selama ini angga begitu perhatian kepadanya.


"anugerah terindah dalam hidup aku adalah di pertemukan denganmu mas, walaupun singkat mengenalmu, namun hati ini begitu besar mencintaimu."gumam prita sambil melihat ke arah jendela mobil yang sedang melaju.


......................


" Maaf pak, tadi saya mendapatkan surat ini dari bapak mulyono!!!"ucap bripda catur.


" Terima kasih bripda catur!!!" jawab angga sambil membuka isi surat tersebut


Betapa kagetnya angga ketika membaca isi surat itu.


" Apa!!!! ini tidak salah kan? kenapa bisa secepat ini saya naik jabatan?"


angga yang memiliki jabatan komisaris polisi(kompol) kini dirinya diangkat menjadi komisaris besar polisi(kombespol) yang seharusnya naik satu tingkat menjadi Ajun komisaris besar polisi(AKBP) ini di luar dugaan angga, namun dalam hati kecilnya terlintas fikiran apakah dia mampu menjabat sebagai kombespol? sungguh tanggung jawab yang begitu besar sedang ada di pundaknya, apakah dia bisa membagi waktu antara pekerjaannya di polri dan sebagai dosen di universitas pelita bangsa? fikiran angga malah menjadi kacau,antara bahagia atau malah sebaliknya.


" ayah pasti senang kalau aku cepat menjadi kombespol di sini!!! sungguh di luar dugaanku."


Angga yang hanya terdiam di ruangannya sambil menatap ke arah jendela, dan selembar kertas yang masih di pegang erat di tangannya yang sesekali ia lihat,dia terus bergumam di dalam hatinya, merasa berat menduduki jabatan ini, apakah mampu ataukah tidak?


" Aarrkkkk!!!! aku benar-benar bingung!!!!!" seru angga sambil memijit-mijit kepalanya karena pusing.


Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu


Tok..tok!


" Silahlkan masuk!!!! jawab angga


ketika pintu di buka, ternyata pak mulyono datang menghampiri angga, dan langsung memeluk angga karena bangga


" Selamat ya angga,, saya bangga sama kamu, kita sama-sama naik jabatan,saya di angkat menjadi brigadir jenderal polisi(brigjen pol) , dan mulai bulan depan saya di pindahkan ke kapolda."


"selamat ya pak, saya senang mendengarnya!!" seru angga sambil menepuk pundak pak mulyono atasannya sekaligus calon mertuanya


" Kamu juga selamat ya, sekarang menjadi kombespol ,nanti kita tidak satu kantor lagi ya angga!!!" ucap mulyono merasa sedih


" Iya pak, terima kasih untuk ucapannya!"


" Ayahmu widodo pasti akan sangat senang mendengar kenaikkan pangkat kamu."


" Iya pak, ayah saya pasti sangat bahagia."


" Kata prita, kamu kerja jadi dosen juga ya di universitas pelita bangsa?" selidik mulyono sedikit mengintimidasi angga.


" Iiiiya pak,, sebab dari itu saya merasa bingung pak, antara bahagia atau sebaliknya? apakah saya bisa menjalani tugas dan tanggung jawab di posisi ini pak? sedangkan saya masih banyak kekurangan."


"Angga!!! dengar saya baik-baik.. Kamu itu manusia yang beruntung, di berikan anugerah yang luar biasa, kemampuanmu dan kecerdasan kamu sangat di butuhkan oleh polri, kemarin waktu saya rapat dengan bapak jendral sutoyo, beliau sangat menyukai prestasi kerja kamu.dan beliaulah yang merekomendasikan jabatan kamu sampai kamu jadi kombespol saat ini,dan besok siang, pak sutoyo ingin menemuimu angga!!!"


"Betulkah itu pak???" tanya angga tidak percaya


" Untuk apa saya bohong sama kamu angga!!! maksud dan tujuan saya datang kesini ya memberitahukan langsung sama kamu."


" Kalau begitu, terima kasih untuk infonya pak!"


" Iya sama-sama,, beliau besok ingin mengajak kita makan siang di kediamannya, saya juga di ajak."


" Baiklah pak, kalau begitu besok kita bisa sama-sama kesana."ajak angga merasa senang


" Ohhhhh tentulah angga, apalagi kamu kan calon menantuku juga, kebanggaan saya juga."


" Terima kasih pak!" jawwb angga singkat


......................


" Assalamualaikum ayah!!!!" seru angga sambil memeluk ayahnya


" Heyyyy jagoan ayah, tumben kamu peluk ayah, kenapa nak???"


Angga pun memberikan surat pemberitahuan kenaikan jabatannya itu kepada ayahnya.


" Apa ini angga?" tanya ayah heran


" Ayah buka saja, pasti suka!!! ?" ucap angga sambil tersenyum melihat ekspresi ayahnya


Dan ketika ayah membuka amplop yang berisi selembar surat, betapa kagetnya ayah


" Alhamdulillah,sujud syukur sama gusti Allah!!!" ucap ayahnya angga sambil bersujud tanda rasa syukur atas anugerah yang sudah Allah kasih.


" Terima kasih nak, kamu anak kebanggaan ayah."


" iya ayah sama-sama, bagi angga, bisa melihat ayah sama bunda bahagia saja itu sudah lebih dari cukup."


" ayah bangga sama kamu nak, tidak sia - sia ayah dan bunda mendidik kamu, hingga menjadi seperti ini!!"


" iya ayh, bunda!!! Terima kasih sudah merawat, mendidik dan menyayangi angga hingga angga bisa menjadi seperti sekarang, ouh iya ayah.. besok angga di undang makan siang sama pak jendral sutoyo di kediamannya."


" Wah,, ayah ingin sekali ikut, tapi itu tidak mungkin hahahaha, persiapkan diri kamu sebaik mungkin untuk bertemu pak sutoyo, ingat nak!!! pak jendral sutoyo itu orang kepercayaannya bapak presiden."


" Kenapa ayah bisa tahu????"


" Ayah pasti tahu lah kalau urusan kaya gini, walaupun ayah sudah bukan anggota lagi, namun masih banyak rekan-rekan satu leting ayah di luaran sana sebagai sumber informasi."


" Ouh gitu,, angga baru tahu ayah, yasudah angga pamit mau mandi dan istirahat."


" Belum ayah, nanti saja.. soalnya dia sedang ujian, angga takut mengganggu konsentrasi belajar dia saja."


" Yasudah terserah kamu, yang penting jangan sampai tidak di beri tahu sama kamu."


" Iya ayah siap, kalau begitu angga pamit dulu ya ayah dan bunda."


" Iya sayang!!!" jawab bunda


......................


" Hmmmmm.... tumben gak ada kabar dari angga, kemana ya??" tanya prita sambil tiduran di tempat tidurnya.


Kemudian prita membuka ponselnya, ingin sekali dia mengirim pesan, namun lagi-lagi dia urungkan


" Aaaarrkkkhhh malu kalo sampe gw kirim pesan duluan sama dia, hmmmmm....!!!"


akhirnya sang pujaan hati yang sedari tadi prita tunggu kabarnya memberi kabar juga, tiba-tiba ponsel prita berbunyi panggilan telepon, dengan gerakan cepat, prita langsung mengangkat telepon dari angga.


" Hallo, assalamualaikum bidadari syurgaku!!!" sapa angga


" Waalaikumsalam, ikh mas angga gombal terus!!! jawab prita malu


" Hahahaha,, siapa yang gombal??? mas ngomong kenyataan.. hmmmmm mas kangen sama kamu?"


" Masa sihh????" ledek prita


" Emang kamu tidak kangen sama mas???"


mendengar pertanyaan angga barusan malah membuat prita terdiam, dia malu kalau harus berkata jujur.


" Di tanya malah diem, mas ganggu ya? yasudah mas tutup saja ya teleponnya?"


" ikhhh jangan mas,, iiiyyyaaa!!!!! aku juga kangen sama mas, sehari tidak ketemu gimana gitu????"


tiba - tiba angga mengganti panggilan telepon menjadi video call.


" Kyaaaaaa!!!! malah dia ngajakin video call." jantung prita tiba - tiba berdebar-debar.


Keesokan harinya.


" Mah,, pah!!! prita pamit ya? ouh iya kak julia mana?" tanya prita sambil mencari keberadaan kakaknya.


" Ada di taman belakang sayang, biasa lagi suapin gio makan."


" Yasudah prita pamit ya mah, pah!!" sahut prita sambil mencium tangan kedua orang tuanya


" Iya sayang hati - hati ya!!!" ucap papah singkat


"Pah,,, kalau prita tau di depan ada siapa pasti kaget??"


" Hahahaha,,, iya mah.. dasar anak muda zaman sekarang, kalau sudah cinta suka hilang akal seperti orang gila!"


" Emang dulu papah gak kaya gitu waktu ngejar-ngejar mamah??" ledek mamah lia


" Hahahaha, sudah tidak usah di bahas!!!" seru papah sambil mengulum senyum


Ketika prita berjalan menuju mobil yang akan dia naiki, tiba - tiba ada seseorang yang menarik tangannya, dan orang itu adalah angga, dengan segera angga memeluk prita.


" Mas kangen sama kamu prita!!!! kenapa semalam mas Video call malah tidak di angkat?"


" Mas,,lepasin akh, jangan kaya gini!!! malu kan kalau sampe ketahuan."


" Iya,,, tapi janji jawab pertanyaan mas barusan!!!" anggapun melepaskan pelukannya.


" Iya mas,,, semalem batre ponsel prita lowbet, saking fokus sama belajar sampe lupa cas ponsel sendiri."


" Hmmmmm kirain mas kenapa, yasudah hari ni mas antar kamu ke sekolah ya?" ajak angga sambil menatap prita.


" Iya mas, emang hari ini mas libur ya?"


" Hari ini mas masuk kerja dan tidak libur, emang kenapa?"


" Kok tumben, mas tidak pakai seragam dinas??" tanya prita curiga


" Hari ini mas ada jadwal mengajar di universitas pelita bangsa jam 08.00, jam 10.00 baru mas pake seragam dinas mas, masa iya mas ngajar pake baju polisi, yang ada tegang semua mahasiswanya!!!!!


" Hahahaha, iya ya mas.. yang ada tidak konsen sama pelajarannya!!!"


" Nah itu kamu tau!!! yasudah ayo mas antar kamu, nanti kesiangan lho???"


" Iya mas!!!!" jawab prita singkat


Sesampainya di sekolah prita


" Maaf ya, mas antar kamu cuma sampai sini dan mas gak bisa turun dari mobil!!!"


" Iya gak apa-apa mas, yasudah prita pamit ya?? ucap prita sambil mencium tangannya angga, namun lagi - lagi angga bertindak konyol, dia malah menarik tangan prita dan mengecup bibirnya yang mungil


"Arrrrkkhhh, mas angga mulai deh mesum!!!" ujar prita yang wajahnya tiba-tiba merah seperti tomat


" Hahahaha, wajah kamu kenapa merah kaya gitu???"ledek angga.


Dengan tergesa-gesa prita langsung keluar dari mobil dan segera pergi meninggalkan angga.


Hosh... hosh...


"mas angga nyebelin, sudah bikin jantung gw degdegan kaya gini!!!" seru prita kesal.


" Hahahaha, kamu selalu bikin aku candu prita, sehari tidak bertemu kamu, malah membuat aku seperti orang gila, berbeda sekali ketika aku berhubungan dengan indri."


Angga pun melajukan mobilnya dan pergi menuju universitas pelita bangsa.