I love you mr. perfect

I love you mr. perfect
Melupakanmu untuk selamanya



Pagi itu hari begitu cerah, tapi tidak dengan prita, ia terus mengurung diri di kamarnya, hingga reva akhirnya datang untuk menjenguk prita.


"Prita, ini gw reva!!! lo jangan ngurung diri di dalam kamar terus dong, elo gak kasian sama calon bayi lo ?"


prita akhirnya mau membuka pintu kamarnya


"Ceklek!!!


Betapa kagetnya reva melihat wajah prita yang pucat, sepertinya semalaman dia habis menangis, matanya bengkak rambutnya acak-acakan, sungguh kacau melihat penampilan prita, reva pun tidak kuasa menahan tangisnya, di peluknya sahabat dekatnya itu


"Gw capek rev!!! kenapa gw mesti ngalamin hidup kaya gini?? hikks... hikkss!!"


"Kamu yang sabar ya prita, aku gak nyangka angga dan indri ngelakuin ini semua sama kamu!!"


"Kalau tidak ada bayi di dalam rahimku, aku lebih baik mati saja rev, hatiku bener-bener sakit,sakit banget dengan semua kelakuan mas angga yang sudah nyakitin aku yang kedua kalinya rev!!"


"Suamimu benar-benar tega prita, aku gak habis fikir dia bisa sejahat itu, awas saja kamu angga, gw bakalan bikin perhitungan sama elu!!


Tiba-tiba prita pingsan,dan reva langsung meminta bantuan mamah lia dan juga kak julia, prita pun di bawa ke rumah sakit.


"gimana keadaan anak saya dokter?" tanya mamah lia sangat hawatir


"Anak ibu kondisinya lemah, apalagi janinnya yang masih berusia 4 minggu ini sangat rentan bu, usahakan pasien jangan terlalu stress dan capek,karena bisa berpengaruh kepada pasien dan juga janin di dalam kandungannya."


"Baik dok, terima kasih sebelumnya!"


reva dan kak juli merasa sedih dengan kondisi prita saat ini, badannya yang terbujur lemas di atas tempat tidur serta wajahnya yang pucat, mereka tidak menyangka kalau prita akan mengalami hal seperti ini.


......................


"Bunda!!! angga mau ke rumah prita dulu, angga ngerasa gak enak hati, takut sesuatu terjadi padanya!"


" Iya angga kamu segera kesana, bunda juga takut sesuatu terjadi sama menantuku!"


"Kalau begitu angga pamit ya bun, assalamualaikum!"


"Waalaikumsalam nak!"


Dengan menggunakan motor sportnya, angga melaju dengan kecepatan penuh, namun naas ketika dia hendak menghindari seorang lansia yang sedang menyeberang, akhirnya angga banting stir hingga ia terjatuh dan kepalanya kembali terbentur, darah pun bercucuran di kepalanya, dan akhirnya angga di bawa ke rumah sakit terdekat.


Mendengar kabar angga mengalami kecelakaan, ayah, bunda dan juga riyanti bergegas menuju rumah sakit.


sesampainya di rumah sakit


"Maaf sus,pasien atas nama angga restu pratama di rawat dimana ya sus? " Tanya ayah angga.


"pasien sekarang masih berada di ruang lGD, anda dari sini tinggal belok ke kanan pak!" ucap suster bagian resepsionis.


Mereka bertiga bergegas menuju IGD rumah sakit, melihat kondisi angga yang sangat mengkhawatirkan, bunda pun terjatuh lemas tidak berdaya,


"Dok!!! saya ayahnya pasien ini, gimana kondisi anak saya?"


"untuk saat ini kondisi pasien belum sadarkan diri pak!! maaf saya sudah semaksimal mungkin menolongnya, dan kami akan membawa pasien keruang ICU!"


"Ya allah, anakku angga!!! kenapa bisa seperti ini?" gumam widodo tidak percaya dengan kondisi putranya saat ini.


......................


tiga hari kemudian, akhirnya prita di ijinkan pulang, dengan syarat harus istirahat total di rumah dan jangan stress.


"Mah, boleh aku meminta sesuatu sama mamah?" pinta prita


"Apa itu sayang??"


"Aku tidak ingin berada di jakarta, aku ingin pergi dari sini mah!!"


"Lho kenapa sayang? emang kamu mau pergi kemana?"


"Aku ingin ke aunty gita mah!!"


"Ngapain kamu jauh-jauh kesana nak?"


"prita ingin melupakan semua kenangan tentang mas angga, selama prita masih tinggal di sini, prita takut kalau mas angga akan selalu mencari prita, dan prita gak mau kalau mas angga tau prita hamil mah!"


"Baiklah sayang, nanti mamah bicarakan masalah ini dengan papah kamu, kenapa kamu tidak ingin angga tau kalau kamu sedang hamil sayang?"


"Gak mah, sampai kapanpun aku gak sudi mah, lagian mas angga sudah memiliki calon bayi dengan wanita lain, dan aku ingin mengurus anakku sendiri tanpa ada sangkut pautnya dengan mas angga, prita anggap dia sudah tidak ada dalam kehidupanku!!" pritapun kembali menangis, hatinya benar-benar merasa sangat terpukul.


"Maafin mamah dan papah ya sayang, seandainya kita gak jodohin kamu dengan angga, mungkin kejadian seperti ini tidak akan terjadi, ternyata papah sama mamah salah menilai angga, dia laki-laki bajingan."


"Enggak mah, ini bukan salah siapa-siapa, ini takdir mah, insya Allah prita sanggup menjalani ini semua,demi anak yang ada di dalam rahimku ini, inilah semangat hidup aku mah, dan setelah anak ini lahir,aku akan mengurus surat perceraian dengan mas angga."


"Iya nak, itu terserah keputusan kamu sayang, mamah akan selalu mendukungmu!"


"Iya sayang, katanya darra hari ini pulang dari semarang, mudah-mudahan dia bisa segera kesini!"


Tidak lama kemudian, darra datang bersama ferry.


"Prita, kamu gak apa-apa kan de?"


"Aku gak apa-apa kok kak, sudah selesai tugas kerja di semarangnya?"


"Alhamdulillah prita,maaf ya kak dara tidak ada di saat kamu seperti ini!"


"Iya kak gak apa-apa kok?"


"Syukurlah kalau begitu prita!!" seru ferri suami kak darra.


"gw gak habis fikir kalau angga sejahat ini, awas saja, gw bakal bikin perhitungan sama elo, berani-beraninya nyakitin ade gw!" gumam dara.


Kediaman rumah mulyono


"pah, tadi di rumah sakit, prita meminta sesuatu kepada kita! "


"Apa itu mah?"


"Prita ingin pergi dari jakarta, dan tinggal bersama gita adikmu mas!"


"Kalau prita merasa bahagia, papah sih setuju-setuju saja, lagian di sini juga pasti dia akan selalu mengingat kenanganya bersama si brengsek itu!"


"Baiklah pah, kalau gitu aku hubungi gita dulu! "


"Iya sayang! "


Kemudian mamah lia menelfon gita


"Hallo gita, kamu gimana kabarnya??"


"Kak lia!!! Aku baik kak gimana kabar kakak dan mas mul? anak-anak gimana kabarnya juga?"


"Alhamdulillah kita semua di sini baik,git katanya prita ingin tinggal di sana bersama kamu!!"seru mamah lia


"Dengan senang hati kak, tapi besok lusa aku dan mas yamata pindah ke jepang, masa tugasnya di dubes australia sudah selesai kak, lebih baik prita ikut tinggal denganku di sana! "


"Jepang ya?? hmmmm nanti aku kasih tau prita dulu deh git!!"


"Aku yakin prita pasti mau kak, apalagi dia sangat senang tinggal di jepang, dulu kan waktu usia 10 tahun pas liburan sekolah, prita pernah ke sana,sampe gak mau pulang saking betahnya di rumah orang tua nya mas yamata!"


"Ha... ha... ha..., kalau ingat kejadian itu lucu juga ya git, ouh iya gimana kabar anak angkatmu kalau gak salah namanya satoru ya?"


"Ha... ha.. ha... rupanya ka lia masih ingat dengan satoru, dia sekarang sudah jadi aktor terkenal di jepang, susah banget ketemu sama dia sekarang kak, saking sibuknya!"


"Wah, aku gak nyangka ya, usianya sepantaran julia kan git?"


"Iya kak, cuma beda berapa bulan saja,pokoknya nanti prita kesini ya, aku kangen sama dia, maaf ya kak waktu prita nikah aku gak bisa datang, gara-gara ada masalah besar di sini, eh tapi suaminya gak marah dia ikut bersamaku?"


"Justru dari itulah kenapa prita ingin ikut bersamamu kesana, karena ada masalah yang sangat besar git. "


mamah lia pun menceritakan semua kejadian yang di alami prita, sampai membuat aunty gita menangis di buatnya.


"Sudah cukup kak, jangan di teruskan lagi, bawa prita kesini, mudah-mudahan dia bisa melupakan masalalunya yang pahit dan memulai kehidupan barunya di sini!"


"Iya git, makasih ya sudah mau menerima prita!"


"Iya kak, pasti mas yamata sangat senang!"


......................


Di rumah sakit, widodo dan juga bunda kinan terus menunggu di rumah sakit, mereka menunggu keajaiban datang agar angga bisa secepatnya pulih, widodo sangat berharap prita bisa berada di samping angga, namun itu semua hanyalah tinggal kenangan saja, karena mulyono sendiri sudah memutuskan agar angga menjauhi prita, widodo tidak bisa berbuat apa-apa, dirinya saat ini merasa sangat malu dan terpukul, kini kesembuhan anggalah yang menjadi prioritas utama baginya saat ini.


"Ayah, apakah prita dan keluarganya tidak mau mengenal kita lagi?"tanya kinan


"Iya bun, ayah tidak bisa berbuat apa-apa lagi, mulyono sangat marah besar, dia pun mengancam kalau sampai angga muncul dan mencari prita, dia akan memukul anak kita, ayah gak mau masalah ini jadi tambah runyem, nanti kita fikirkan lagi masalah angga dan prita bun."


"Ya allah, aku gak nyangka akan ada masalah besar seperti ini, padahal mereka berdua sangat bahagia, semenjak adanya si wanita ****** indri, rumah tangga mereka jadi hancur, bunda yakin kalau angga tidak bersalah ayah!! "


"Entahlah bun, ayah bingung harus percaya atau tidak dengan angga?"


"Ayah meragukan angga???"


"Iya bun, ayah belum bisa percaya 100% sama angga, maaf ya bun!"


Kinan pun hanya terdiam, dia sangat yakin kalau angga tidak bersalah


"semoga kamu cepat sadar nak,bunda harap kamu bisa kembali dengan prita, bagi bunda, prita adalah menantu yang sangat baik dan bunda sangat menyayanginya seperti anak sendiri." gumam kinan yang tiada hentinya memikirkan angga.