
Mendengar kabar jika kedua cucunyaa telah di culik,mulyono bergegas pulang menuju rumahnya,di susul widodo ayahnya angga,suasana rumah menjadi ramai apalagi ketika police line mengelilingi sekitar area rumah mulyono,pak teguh dan bi ratih di bawa ke rumah sakit,sedangkan angga telah berhasil menemukan bukti jika pelaku ini semua adalah kevin.
"Angga,apakah sudah ada telepon dari para penculiknya?" tanya mulyono panik
"Belum pah,tapi angga sedang mencari jejak pelaku mulai dari plat nomer mobil dan cctv yang terpasang di sekitar sini dan penjuru jalan,angga sudah menghubungi tim penyidik di mabes pah!"
"Syukurlah,semoga ada titik terang,kasihan kedua cucuku masih sangat kecil."
Prita dan julia tiada hentinya menangis,memikirkan bagaimana nasib kedua anaknya itu,sedangkan prita merasa sangat menyesal karena telah meninggalkan arga dan gio dari rumah,seandainya tadi prita tidak mengikuti ajakan reva,pasti ini semua tidak akan terjadi.
Sekitar pukul 12.00,angga mendapatkan sebuah pesan dari nomor yang tidak di kenal.
0813890xxxxxx
Kalo elo pengen anak elo selamat,nanti malam jam 20.00 temuin gw di dermaga pantai indah,jangan sampai ada yang tau kedatangan elo ketempat itu,jika sampai orang lain tau!! Mereka berdua akan gw habisin.
Angga pun tercengang di buatnya,namun angga bukanlah polisi yang bodoh,dirinya segera menghubungi tommy,yang kemudian mereka berdua segera mengatur rencana dan trategi agar tidak tercium oleh musuh.
"jadi elo mau nekat pergi ke tempat itu seorang diri?" tanya tommi yang menghawatirkan sahabatnya itu.
"pokoknya elo tenang saja tom,kalau dalam waktu enam puluh menit gw gak ngasih kabar,elo langsung terobos saja,itu berarti gw berada dalam masalah,tapi jika gw masih memberikan sinyal sama elo,itu tandanya kondisi gw baik-baik saja saat itu,dan gw minta sama elo tom,tolong jangan sampai prita dan keluarganya tau tentang semua ini?"
"Lho kenapa angga? Bukannya prita berhak tau ini semua?" tanya tommi tidak percaya dengan permintaan angga.
"Gw gak mau membuat dia hawatir tom,cukup sudah kesedihan dan penderitaan yang sudah prita alami,biarlah semua masalah ini gw yang menanggung semuanya!"
"Tapi bagaimana dengan papah mertuamu? Apa pak mulyono tau?"
angga pun kembali terdiam,sepertinya dia masih merasa bingung dan ragu,apakah pak mulyono harus di beri tahu atau tidak?
"Ko elo malah diem ga? Elo kenapa?"
"Sebaiknya gw gak kasih tau masalah ini dengan pak mulyono,gw bisa atasi masalah ini seorang diri tom!"
Tidak lama kemudian jhony datang menghampiri angga.
"Bang,elo jangan nekat!! Komplotan kevin itu bukanlah orang yang sembarangan,dia itu penjahat kelas kakap,bang angga kan tau sendiri di dalam lapas saja dia masih bisa menjalankan bisnis haramnya itu."
"Tenang saja jhony,gw harap elo bisa bantuin semua rencana gw ini,pokoknya gw gak mau kalau prita sampai tau,pasti dia akan menjadi lebih hawatir lagi!"
"Ya jelas hawatirlah bang!! Toh arga dan bang angga ini adalah orang yang sangat berharga buat prita!"
"Pokoknya elo jangan sampai buka mulut!" ancam angga kepada jhony."
"Sudahlah jhon,elo tau sendiri sifat abang elo yang satu ini,sungguh sangat keras kepala,kata dia A ya harus A gak bakalan bisa berubah!" ujar tommi menimpali.
"Iya bang tommi betul sekali,ouh iya ada yang mau aku kasih tau kepada kalian,siapa tau ini bisa memberi sedikit petunjuk kenapa kejadian penculikan ini bisa terjadi,meskipun aku berat untuk mengatakannya!"
"Emang petunjuk apa yang mau elo kasih tau ke kita jhon?" tanya angga penasaran.
"Emmmhhh....reva ada di balik ini semua!"ucap jhony singkat.
"Apa!!!" kata angga tidak percaya
"Ternyata kecurigaanku selama ini benar!" celetuk tommi
"Emang elo curiga dengan reva tom? Gak mungkin reva ngelakuin ini semua!! Apalagi sampai mau mencelakai arga dan juga gio!"
"Sebenernya aku pernah tidak sengaja bertemu reva dengan seorang pria di sebuah restauran,kejadiannya pas banget ketika prita kembali ke tanah air,dan aku sempat memfoto pria tersebut,meskipun gak begitu jelas,barang kali kalian kenal dengan orang ini." ucap jhony sambil menunjukan foto seorang pria bersama dengan reva,meskipun tidak begitu jelas,namun tommy merasa kenal denga sosok pria itu.
"Kok hampir mirip dengan mario ya?"ujar tommi.
"Mario si cowok brengsek yang udah ngancurin reva!" seru jhony tidak percaya.
"Iya betul,gw sangat yakin 100% kalau itu adalah mario!"
Angga pun akhirnya berasumsi jika mario ada kaitannya dengan kevin.
"Kalau menurut gw,kayaknya reva mendapatkan ancaman dan tekanan dari mario,apalagi menyangkut soal video asusila yang dimiliki mario,ternyata dia bocah yang sangat licik!" tegas angga berusaha meyakinkan dirinya sendiri bahwa sebenarnya reva berada dalam tekanan dan ancaman dari mario sehingga iya nekat melakukan ini semua.
"Hemmmmm kenapa reva tidak pernah mengatakan ini semua sama gw bang?" tanya jhony kepada angga.
"Mungkin belom saatnya reva memberi tahu elo jhon,positif thinking saja sama dia!"
"Yasudah kalau begitu sebelum jam 20.00,kita harus temukan reva terlebih dahulu."ajak angga kepada tommi dan juga jhony.
Akhirnya mereka bertiga bergegas pergi menuju rumah reva.
......................
"Om..om..om penculik,gio haus!!! Boleh gio minta minum?" pinta gio kepada salah seorang penculik yang sedang menjaga dirinya dan juga arga,sedangkan arga sendiri hanya duduk terdiam tanpa bersuara sedikitpun.
"Hmmmm....sangat merepotkan saja ini bocah!! Jangan kebanyakan minum,entar habis ini ribut pengen pipis ke toilet!"ucap si penculik yang memiliki banyak tato di sekujur tubuhnya.
"Udehhh kasih aja tuh minum buat tu bocah,kalo sampe pingsan gara-gara dehidrasi,bisa mampus kita kena omel sama bos mario!"ujar salah satu penjahat.
"Makasih om penjahat yang baik hati!" jawab gio
"Melihat kalian berdua jadi teringan anak gw di kampung!! kalau bukan demi duit ogah deh gue kaya gini!" gumam si penculik yang baik hati itu.
Kemudian gio pun meminum segelas air putih lalu ia menyisakannya untuk di berikan kepada arga.
"Arga,ayo di minum! Kenapa kamu diam saja?"tanya gio merasa hawatir.
"Aku ingin puyang kak gio!! Aku kangen mommy dan juga papih!"jawab arga dengan mata yang berkaca-kaca.
Lalu gio pun memeluk arga,agar arga bisa tenang dan tidak menangis
"aku yakin,pasti om angga akan menyelamatkan kita,papih kamu kan polisi yang hebat!"ucap gio dengan polosnya.
"Ia kak gio,papihku polici hebat,pasti papih akan kecini buat nolongin kita!" jawab arga yang kembali dengan senyum manisnya.
Ternyata gio berhasil menenangkan dan meyakinkan arga.
Satu jam kemudian mario datang menghampiri dua orang suruhannya yang sedang menjaga arga dan juga gio di sebuah gudang tua.
"Bagaimana dengan bocah-bocah itu?" tanya mario
"Aman bos,mereka berdua anteng kok!" jawab si penjahat yang bertato.
"Bagus,kalau begitu kalian berikan makanan ini kepada mereka,kasian juga sepertinya mereka kelaparan karena belum makan siang!" ujar mario sambil memberikan sebuah paper bag berisi makanan,cemilan dan juga minuman.
Lalu mario pun kembali pergi meninggalkan gudang tua tersebut.
"Si bos baik juga ya? Kenapa juga mesti nyulik ni bocah-bocah,kasian kan? Gw jadi ingen sama anak gw di kampung!"
"Akh,lebay banget lo!! Beruntunglah kita di kasih kerjaan sama bos mario,mana gede lagi bayarannya!"
"Iye,gw juga tau!" ucap si penjahat yang baik hati itu.
......................