
"Tiga hari lagi, keluargaku akan kesini untuk melamar kamu prita!! ujar angga sambil memegang kedua tangan prita.
mendengar kata melamar, prita merasa bahagia sekaligus deg-degan, apakah dirinya bisa menikah di usianya yang masih muda? berbeda dengan angga, di usianya yang sudah 28 tahun, merupakan usia yang sudah matang untuk menjalin mahligai rumah tangga.
" Mas yakin dengan ucapan mas barusan? tanya prita sedikit grogi.
" Mas sangat yakin dan mantap untuk mempersunting kamu menjadi istriku, menemani hari-hari bersama sampai rambut kita memutih, dan menjadi orang tua untuk anak kita nantinya.
Entah harus berkata apa?? prita tidak kuasa menahan tangisnya.
" Hey sayang, kenapa kamu malah menangis? tanya angga sambil memegang dagu prita yang sedari tadi terus menunduk!!!
"Apa kamu tidak bahagia hidup bersama mas? tanya angga kembali
" Tidak mas, cuma aku takut saja, apakah bisa menjadi istri idamannya mas??? sepertinya ada sedikit keraguan di dalam hati prita.
" Takut kenapa?? jangan bilang kamu takut malam pertama sama mas?? ledek angga
" Iiiissshhh!!!! apaan sih mas angga, gak lucu tau,
" Ya,, kali saja kamu takut, tenang saja, mas jinak gak gigit ko!! ledek angga kembali.
" Sudah dong mas, jangan terus becanda kaya gini????
" Abis kamu serius banget,, dengerin ya sayang, kita menikah atas izin Allah, mas ingin menjadikanmu yang halal untuk mas, dan dengan ridho dari Allah akhirnya kita bisa di persatu kan oleh hati kita karena adanya perasaan cinta dan kasih sayang.
Namun prita terus berfikir, hingga akhirnya ia memantapkan hatinya dan kemudian memberikan jawaban.
" Baiklah mas, tiga hari lagi datanglah ke sini bersama orang tua dan keluargamu untuk melamar ku!!! ucap prita serius.
Dengan hati yang begitu bahagia, angga kembali memeluk prita.
" Makasih ya sayang, mas janji akan menjadi imam yang baik dan suami yang bertanggung jawab, kamu bisa pegang janji nya mas.
" Iya mas, aku percaya ko.
Mendengar angga dan keluarganya akan melamar prita!! Papah dan mamah begitu antusias
......................
Akhirnya acara lamaran prita berlangsung hari ini, tepat jam 10.00,Angga beserta orang tua dan keluarganya datang ke rumah prita, begitu banyak seserahan yang di bawa
" Segini baru lamaran ya mah, gimana nanti pas acara nikahan???? ucap julia yang kagum melihat bawaan dari keluarga angga, andai kata kekasihnya mau bertanggung jawab, mungkin dia akan merasakan kebahagiaan seperti yang prita rasakan saat ini.
Mereka berdua,sungguh pasangan yang sangat serasi, pantas mereka berjodoh.
" Mas, kenapa aku jadi gerogi begini??? ucap prita sambil menggandeng tangan angga.
" Tidak apa-apa ini wajar saja sayang, emang mas gak gerogi apa? kamu pegang saja telapak tangan mas yang penuh keringat.
Karena begitu penasaran, akhirnya prita menyentuh tangannya angga.
" Wah!!!! iya mas, tanganmu basah penuh keringat? ucap prita
" Segini baru acara lamaran, gimana nanti pas mas ijab qabul? janji suci mas sama Allah untuk menghalalkan kamu,rasanya lebih tegang ketimbang mas menghadapi penjahat dengan senjata api!!! ucap angga mencoba menghilangkan rasa gugupnya.
" Mas ini lucu ya, bukannya lebih takut menghadapi para penjahat bersenjata??
" Beda lah sayang, kalau menghadapi penjahat dengan senjata api, itu sudah makanan sehari-harinya mas, tapi mengucap janji suci sama Allah untuk menghalalkan kamu, itu sekali seumur hidup.
" Hmmmmm.... iya deh, prita ngerti ko mas, makasih ya, sudah menjadikan prita sebagai pendampingnya mas, i love you mr. perfect
Dengan mengulum senyum, anggapun memeluk prita di depan keluarga prita dan angga, hingga mereka bersorak gembira melihat pasangan dua sejoli yang sedang di mabuk cinta itu.
Mas anggaku, laki-laki yang saat ini telah mengisi kekosongan hatiku, terima kasih sudah mencintaiku dengan tulus, entah rasa bahagia seperti apa saat ini? sungguh tidak bisa ku ungkapkan dengan kata-kata.. Walaupun pertemuan kita singkat, namun hati ini tidak bisa membohongiku untuk tidak memilihmu.
kamu telah meruntuhkan benteng pertahananku yang sengaja ku buat sekokoh mungkin, berkat ketulusan hati kamu.. akhirnya aku memilihmu untuk menjadi imam di dalam hidupku.
"Terima kasih sayang, mas janji akan selalu menyayangi dan mencintai kamu.
Acara seserahanpun berjalan dengan baik, akhirnya prita resmi di lamar oleh angga.
......................
Di sekolah
"Cie yang abis di lamar sama kang mas angga tercintrong!!!! ledek reva sambil merangkul sahabat baiknya itu.
" Sttttttt!!! reva kebiasaan ikh ember tu mulut. Ucap prita kesal
" Hehehehe, iye sorry!!! gimana sukses acara semalem? tanya reva penasaran
" Alhamdulillah lancar rev dan bulan depan gw nikah rev!!! jawab prita dengan senyum bahagianya.
" Selamet ya sahabatku sayang, akhirnya elo nemuin jodoh elo, gw gak nyangka secepat ini lo nikah apalagi nikah sama cowok idaman sejuta umat, beruntung banget ya jadi elo!!!! ucap reva yang secara tidak sadar masih mengagumi angga.
" Idihh.... Lebay banget lo rev, biasa saja kali!!! jawab prita asal
" Emang bener ko prita, setelah angga nikah sama elo banyak wanita dari sabang sampai merauke patah hati terutama kaum emak-emak, banyak yang ngefans sama mas angga lo itu??? Ledek reva sambil mengulum senyum.
" Jangan - jangan lo ikutan patah hati juga ya? celetuk prita sedikit membuat reva terdiam.
" Ya enggaklah rev!!! ngapain gw cemburu sama sahabat terbaik gw!!!
" Hahaha bagus deh kalau kaya gitu, ouh iya sebentar lagi mau ada acara perpisahan nih prita,lo nanti ngundang temen-temen di sekolah gak?
" Gak tau rev, jujur gw masih bingung, kalau gw ngundang temen sekolah di kira gw nikah cepat gara-gara gw hamil duluan, kamu tau sendiri pemikiran anak sekarang, terus kalau gw gak ngundang pasti temen-temen kecewa sama gw.
" Kalau menurut saran gw sih, lo cukup ngundang temen sekelas kita dan dewan guru saja, gimana?
" Hmmmmm, bagus juga ide lo rev, ok nanti gw catetin siapa saja yang bakalan gw undang ke acara nikahan gw.
......................
Ketika angga sedang sibuk di meja kerjanya,tiba-tiba datang seseorang dari balik pintu.
" Hey bro, lo lagi sibuk???
" Eh, tom!! tumben nih mampir kesini?
" Hahaha, gw penasaran saja sama tempat baru elo, wahhh ternyata hebat ya, luas banget ruangan kerja elo, salut gw!! ucap tomi kagum
" Akh biasa saja tom, jangan berlebihan muji saya
" Hahaha, kamu gak pernah berubah, dari dulu sampe sekarang selalu rendah hati!! ucap tomi yang selalu mengagumi angga.
" Akh bisa saja kamu, ngomong-ngomong tempat kerja kamu gak jauh kan dari sini? tanya angga sambil merapihkan berkas di meja kerjanya.
" Iya bapak pimpinan, sepuluh menit jalan kaki juga sampe.
" Wah dekat juga ya!!!
" Bro sudah makan siang belom? tanya tomi
" Belom, kamu mau ngajakin saya makan siang bareng?
" Hahaha, betul banget bapak kombespol yang baik hati
"Hahaha, kamu tuh dari dulu selalu becanda kaya gini.
" Abis kamu itu dari dulu selalu saja serius angga, yasudah ayo kita nyari makan siang dulu, udah laper nih perut dari tadi keroncongan
Mereka pun akhirnya memutuskan pergi kesebuah kedai kopi yang menyediakan menu makan lunch khas indonesia.
Kedatangan dua laki-laki tampan yang mengenakan kacamata hitam begitu menarik perhatian kaum hawa.
Dan tanpa di sengaja, angga bertemu kak julia dan kak darra di tempat ini.
"Angga, kamu makan siang di sini? tanya dara
" Iya mba,saya di ajak teman makan di sini
Mata tomi yang sedari tadi melihat julia dengan tatapan penuh pesona, sampai tidak berkedip. Dan angga pun memperhatikan tingkah sahabatnya itu
" Yasudah, kebetulan meja saya masih kosong, ayo kita duduk satu meja.
Mendengar ajakan dara, tommi begitu antusias dan langsung mengambil tempat duduk di depan kursi julia
"Eh angga, baru datang? tanya juli sambil memberikan senyum manisnya
Tomi tidak menyangka kalau angga mengenali wanita yang pernah ia tolong ketika di depan toilet gedung Rupatama mabes polri jakarta pusat sedekat ini
" Iya mba juli, saya di ajak teman saya kesini,oh iya, perkenalkan ini sahabat saya sekaligus rekan kerja saya.
Dengan bahagianya, tommi berjabat tangan dengan julia, tatapan matanya tidak pernah putus memandang ke arah julia, sampai-sampai angga merasa curiga dengan sikap sahabatnya itu. kemudian dara menyadari sikap tomi yang sepertinya menyukai adiknya itu.
Namun julia tampak risih dengan sikap tomi yang terus menatapnya seperti itu.
" Perkenalkan saya AKBP tommy, saya tugas di polres jakarta pusat.
"Saya bripda dara, tugas di mabes polri, senang bertemu dengan anda pak tomi!! ucap dara sambil menjabat tangan tomi
" Kalau boleh tau anda ini masih saudaranya Angga? tanya tomi penasaran
" Ouh, ya bisa di bilang calon kakak ipar, sebentar lagi angga akan menikah dengan adik saya yang bungsu.
Mendengar penjelasan dara, sontak membuat tomi kaget
" Angga, kamu ko gak pernah cerita kalau sebentar lagi mau nikah?
" Hahahaha, kejutan tom, tau-tau nanti kamu dapat surat undangan dari saya.
" Dari dulu kamu paling pinter nyembunyiin kaya gini, apalagi masalah perempuan, selamet ya, akhirnya kamu nikah juga, nanti abis ini saya nyusul kamu juga, hahaha.
" Saya doain mudah-mudahan secepatnya kamu nikah tom
" Ya, tapi sayang belom ada calonnya!!! ucap tomi sambil melirik ke arah julia, namun sedari tadi julia terus mengacuhkannya.
Dan angga pun hanya tersenyum canggung karena tingkah sahabatnya itu terang-terangan menyukai julia.
Akhirnya mereka pun makan siang bersama.
......................