
Ketika pulang sekolah,, prita pergi diam-diam menuju suatu tempat.
" Bagas, lo lihat prita gak?" tanya reva panik
" Kaga rev, biasanya kemane-kemane lo selalu berdua kaya biji?" jawab bagas sambil tertawa.
" Sialan lo gas, gak asik akh lo, gw serius tau?" ujar reva kesal
" Gw dua rius malah rev!!!!!"
" Nyebelin banget sih lo gas!!" dengan refleks reva melempar bagas dengan tas miliknya.
" Akh,, gak asik loh rev, nyebelin banget.."ucap bagas yang tiba-tiba pergi begitu saja
" Elo yang nyebelin,,gw nanya serius lo nya malah becanda!!! fyuuuuuhhhh tarik nafas reva,,, kemudian keluarkan pelan-pelan... buang-buang energi saja nanya si brengsek bagas,, kebiasaan banget sih lo prit,ilang gak jelas, entar bokap nyokap lo nanyain ke gw, waduhhh mampus deh gw,,"
......................
Dengan membawa bucket bunga, prita berjalan menuju TPU kebon kelapa, sambil menahan tangis dia duduk di samping makam indra.
" Hiks.... hiks... indra apa kabar??? maaf ya aku baru bisa jenguk kamu kesini,, aku kangen kamu indra... biasanya kita sering ketemu setiap hari di sekolah, tapi sekarang kamu pergi ninggalin aku,,, makasih ya,kamu udah ada buat aku, udah..... udah....!!" tidak terasa bulir bening keluar dari sudut matanya
" Hueeee,,, ueekkk.... huuuuu... kenapa indra,,,kenapa harus dengan jalan seperti ini?? jujur aku belum siap kehilangan kamu, cinta pertamaku.."
hari itu cuaca sedang mendung dan tidak lama hujanpun turun, sambil terisak dalam tangisnya,, prita terus memegangi batu nisan yang sudah mulai basah di guyur air hujan yang cukup deras.
" Indra!!! selamat tinggal ya, gw harap lo tenang di sana, i love you and i miss you indra."
kemudian prita pergi dengan baju yang basah kuyup, hujan semakin besar namun prita enggan untuk berteduh,sampai akhirnya iya tiba di bibir jalan raya.
"entah kenapa kepalaku tiba-tiba pusing begini!!!!!" kemudian prita hampir terjatuh namun ada seseorang yang berhasil menangkapnya.
" Kamu... angga????" prita pun pingsan dalam pelukan angga,
" Prita.... heii.. kamu masih bisa mendengarkan saya?" tanya angga panik.. kemudian angga membawa prita kedalam mobilnya. dan di dalam mobil, prita masih belum sadarkan diri.
" Aku harus membawamu ke rumah sakit, aku takut kamu kenapa-kenapa."
namun tidak lama kemudian, prita membuka matanya.
" Uhukk,,, uhukkk.... jangan, aku gak mau kamu bawa ke rumah sakit." ujar prita sambil terbatuk-batuk.
" Baiklah kalau begitu aku antarkan kamu pulang ya."
" Jangan!!! aku gak mau pulang dalam kondisi seperti ini!" sanggah prita
" Yasudah,kalau begitu aku antarkan kamu ke rumah teman kamu yang biasa sama kamu bagai mana?"
" Enggak, aku gk mau!!!!" jawab prita kesal
" Tapi baju kamu basah kuyup nanti kamu bisa sakit," angga sedikit khawatir dengan keadaan prita saat ini.
" Aku tidak apa-apa,antarkan saja aku sampai halte depan."
" Tidak, aku tidak akan membiarkanmu pulang sendirian," dengan kecepatan hampir 180km/jam, angga terpaksa membawa prita ke rumahnya, kebetulan di sana ada ayah dan bundanya.
" Hey,,, pelan dong,, kamu mau bikin aku jantungan ya!!!!" ujar prita kesal
Namun angga hanya tersenyum sinis
" Kamu mau bawa aku kemana?"
" Rumahku!!!!!" jawab angga singkat
" Haaahhh apa???? kamu sudah gila ya???"
" Iya!!! aku gila menghadapi wanita keras kepala seperti kamu ini."
" Apa???? berani-beraninya kamu mengatai aku seperti itu!" sahut prita sambil memukul tangan angga.
Angga yang sedang menyetir pun langsung menghentikan mobilnya.
" Heyyyyy, bisa tidak kamu diam???? kamu ingin kita mati konyol di sini ???"ucap angga marah
" isshhh.. seumur-umur,baru aku menemukan wanita rese kaya gini." gumam angga kesal
" Cihhhh, dasar bocah tengik beraninya kamu sama aku calon suamimu ini." gumam angga menggerutu kesal dalam hatinya.
" Buka gak kunci pintu mobilnya? aku mau keluar."
" Cukup sudah kesabaranku!!!!"ucap angga
kemuduan angga mendekati prita, wajah mereka semakin dekat hanya berjarak beberapa senti saja.
" Heyyyy ladies, kalau aku mau berbuat mesum sama kamu, ngapain aku bawa kamu kesini? aku bawa saja kamu ke hotel, aku bukan type laki-laki hidung belang, aku pria yang sangat menghargai wanita,dan di rumahku juga ada kedua orang tuaku, mana mungkin aku berbuat mesum sama kamu ingat itu!!!"
Dan prita pun hanya bisa memandang wajah angga dari dekat dan ketika melihat matanya yang tajam sepertinya tidak ada kebohongan.
" Ok... ok!!! kali ini aku percaya sama kamu, tapi, bisa gak kamu gak sedekat ini sama aku? gak enak di lihat orang!!" ujar prita memohon
" Kamu jangan Kegeeran dulu,, nih kamu lupa pakai sabuk pengaman!!" jawab angga sambil memakaikan prita sabuk pengaman.
" Oh my god, malu banget gw!!" ungkap dalam hati prita dengan wajah yang memerah menahan malu.
kemudian mobil pun melaju dengan kecepatan sedang menuju rumah angga.
......................
flash back
" Aduhh... ini udah sore!!! kemana nih anak ngilang gak jelas??? apa jangan-jangan dia di culik lagi sama komplotannya daniah? wah... wah gw mesti laporan sama angga nih."
kemudian reva membuka ponselnya berharap bisa menghubungi angga secepatnya namun,
" Aduhhh, bego... bego.. bego banget sih gw,, kan gw gak pernah tau nomernya angga!!"
" Ouhhh iya,, aku baru inget,jhony!!!! haaaa iya jhony pasti tau nomernya angga secara dia kan sepupuan, lumayan gw bisa tau nomer ayang bebeb angga, cowok gebetan gw," sahut reva dengan penuh rasa percaya dirinya sampai - sampai dia lupa dengan tujuan utamanya.
" Aduh.... reva fokus,, ok!! fokus reva bukan saatnya mikirin gebetan...." kemudian reva langsung menghubungi jhoni.
" Hallo rev,,, ada apa lo telepon gw, kangen ya lo???"
" Idih najis banget gw kangen sama lo brengsek!!"
" Haaaa,,, marah mulu lo anjirrrrrr,,, ada perlu apa lo telepon gw?" tanya jhony bingung
" Gw minta nomernya angga, cepet ya gak pake lama, ini darurat jhon."
" Hahhhhh.. apa ?????? darurat!!! emang ada apa rev?" tanya jhony kaget.
" Sudah jangan kebanyakan nanya lo jhon, cepetan kirimin entar gw kasih tau lo."
" Ok... ok!!! gw kirim lewat whatsapp ya?"
" Iya jhon jangan lama akh."
" Iyeeee, bawel banget akh lo."
tuuut.... tutttt !!!!! telepon pun di tutup
kemudian ada pesan masuk,tanpa berfikir panjang, reva langsung menelfon angga
tuuut.... tuuut...
" Hallo dengan siapa ini?" tanya angga.
" Saya reva pak,,, temen saya prita hilang!!!!"
" Apa???? yaudah kamu jangan panik dulu, pastikan ponselmu slalu standby ya, nanti kalo ada kabar dari prita,saya hubungi kamu."
" Baik pak, kalau begitu saya mohon bantuannya."
" Iya, baik saya akan cari sampai ketemu."
" Sekali lagi terima kasih pak!!"
" Iya sama-sama."