
Rabu, pukul 09.00
"Mas, aku takut menghadapi persidangan? aku takut ketemu kevin!"
Angga kemudian memeluk istrinya, berusaha menenangkannya, agar nanti di persidangan prita tidak gugup.
"Mas yakin kamu bisa sayang, jangan takut!! ada mas yang akan selalu melindungi kamu."
"Cup!! "
prita kembali mencium bibir suaminya itu
"I love you mas, makasih sudah membuatku merasa bahagia dan nyaman mas!"
"I love you to sayang, mas juga makasih karena kamu sudah membuat hidup mas bahagia."
Akhirnya mereka pergi menuju pengadilan negeri jakarta pusat.
jam 10.00 tepat akhirnya sidang di mulai, dan pak sujatmiko bertugas sebagai jaksa penuntut umum.
Ketika tersangka kevin muncul, entah kenapa prita merasa ketakutan, mengingat apa yang sudah kevin perbuat terhadapnya tempo hari menyisakan luka yang cukup dalam untuknya. dengan di dampingi angga di sebelahnya, terlihat jelas bahwa prita begitu gugup dan takut, namun angga terus menenangkan istrinya, agar bisa fokus ketika memberikan kesaksiannya di pengadilan.
Dan akhirnya prita pun di panggil menjadi saksi, matanya tidak luput menatap kevin yang terus melihat ke arahnya, tatapan penuh dendam dan benci, namun prita berusaha menenangkan dirinya, melawan rasa takut dan gugupnya, setip pertanyaan yang di lontarkan oleh jaksa penuntut umum bisa ia jawab dengan tenang, dan ketika pengacara dari pihak kevin mencoba menyangkalnya, prita hampir saja down, namun untung saja angga terus memberikan suport kepada istrinya, hingga prita pun bisa menyelesaikan tugasnya sebagai saksi dengan sangat baik, sekitar dua jam, akhirnya sidang selesai, dan banyak bukti yang memberatkan kevin beserta daniah, di lain itu ada tersangka baru namun belum di sebutkan siapa orang itu,sehingga persidangan di tunda hingga hari jumat,
"Akhirnya aku bisa menjawab semuanya mas!!"seru prita begitu bahagianya sambil memeluk suaminya itu.
"Alhamdulilah sayang mas juga ikut bahagia dengernya, kamu emang istri mas yang sangat hebat.
"Siapa dulu dong suaminya, ha... ha... ha...!" ledek prita.
"Kita makan siang bareng yuk!! mas sudah laper sayang!!
"Iya mas, aku juga sudah lapar!"jawab prita.
kemudian mereka pergi makan siang bersama.
"Ouh iya sayang, hari minggu kita pindah ke rumah baru kita lagi ya!!"seru angga
"emang sudah aman mas?" tanya prita
"Sudah ko sayang, kamu tenang saja!"
"Baiklah mas, aku juga udah kangen sama rumah baru kita."
"Yasudah kita lanjut makannya, habis ini kita pulang,gimna?"
"mas!!!emmmmhh....aku pengen rujak mangga!!"
"tumben kepengen rujak?"
"buat ngilangin pusing mas, kan seger tuh makan rujak mangga, apalagi mangga muda!" ucap prita.
"Yasudah abis ini kita makan rujak dulu, terus kita pulang, tapi nanti sore kita ke rumah mas ya, kita menginap di sana!!"
"Iya mas, kemanapun mas bawa aku, pasti aku akan ikut!!"
"Alhamdulilah,mas seneng dengernya sayang!!"
"aku gak mau buat kamu kecewa mas!!"
"makasih ya sayang!!"
Selesai makan, angga dan prita mencari seorang penjual rujak mangga, untung saja lagi musim mangga jadi banyak abang-abang penjual rujak pinggir jalan.
"Wah, seger banget lihatnya, mas nanti aku mau bungkus buat di rumah, boleh kan?"
"Boleh kok sayang, emang orang rumah doyan rujak mangga?"
"Gak mas, ini semua buat aku mas!"
Angga pun kaget, rujak sebanyak ini cuma untuk prita seorang diri!!
"Bang, yang pedas ya sambelnya, mangganya jangan yang manis, aku pengen yang asam! "ucap prita kepada penjual rujak.
"Siap non!"
"Jangan terlalu pedas sayang, nanti perut kamu sakit!"
prita pun tidak mendengarkan perkataan suaminya, dia malah asik memakan rujak mangga seorang diri.
"Apa mungkin prita lagi ngidam?" gumam angga yang terus memperhatikan prita.
Selepas memakan rujak, akhirnya mereka bergegas pulang ke rumah. sesampainya di rumah, mereka berdua meminta ijin kepada papah dan mamah kalau malam ini mereka akan pergi menginap ke rumah orang tua angga.
"Yasudah itu terserah kalian saja, kan kalian sudah menikah, kemanapun angga pergi pasti istrimu akan selalu mendampingi kamu angga!" ucap mulyono yang sudah terlihat sehat dan bugar.
"Makasih pah, nanti abis magrib angga dan prita pamit ya pah, mah!"
"Iya nak!! papah titip prita sama kamu angga, jaga selalu putri kecilku ini, jangan sampai kamu menyakitinya!
"Angga janji pah, akan selalu membahagiakan prita!"
"tenang saja pah, prita bahagia bersama mas angga, jadi papah sama mamah gak usah khawatir."
"Alhamdulilah papah dan mamah senang dengarnya!" ucap mulyono.
selepas magrib, akhirnya angga dan prita berpamitan.
"cepet banget sih kalian pulang!!" tanya kak juli sedikit murung
"Iya kak, maaf ya, abis mas angga ngajakin prita ke rumahnya, prita gak bisa jauh dari mas angga!"
"Iya, kak juli ngerti kok prita,salam buat keluarganya angga ya!"
Baby gio pun tertawa mendengar prita berpamitan kepadanya.
"Bikin gemas saja kamu gio!! ujar angga.
"Mangkanya cepetan kalian punya baby!!" ledek julia.
"Lagi proses kak, hi... hi..!!! jawab prita
......................
rumah angga
"assalamualaikum!!" ucap angga dan prita
"Waalaikumsalam,ya ampun kalian kok gak bilang-bilang pulang kesini?" tanya bunda
"Surprize bunda, angga sengaja gak bilang!!"
"Ikh kebiasaan kamu angga, bunda kan gak masak apa-apa hari ini, kasian kan kalian pasti belum makan??"
"Tenang bun, tadi di jalan angga beli sate sama lontong, kita makan sama-sama ya!"
"Yasudah kalau begitu biar bunda siapkan,kalian istirahat saja dulu pasti lelah.
"Makasih ya bun!!"
"Prita bantu ya bun?"
"Eh, gak usah nak.. kamu sama angga saja, biar semuanya bunda yang siapin."
"Makasih ya bunda,ouh iya... riyanti mana bun?
"Biasa anak gadis jam segini masih main sama teman-temannya, sebentar lagi juga pulang.
"Iya bun!"
Malam semakin larut, tiba-tiba prita merasa lapar, dia ingat rujak yang ia beli tadi siang.
"Mau kemana kamu sayang? bukannya tidur!!"
"Aku laper mas, hmmmm... rujak yang tadi siang mas bawa kan?"
"Lho, mas fikir kamu yang bawa?"
"Yahh!!!! pasti masih ada di dalam kulkas di rumahnya mamah! " ucap prita sedih.
"Yasudah, besok mas beliin lagi buat kamu!"
"Gak mau mas, pokoknya aku mau rujak yang tadi siang kita beli gak mau yang lain, aku maunya sekarang mas!!!" ucap prita tiba-tiba menangis hanya gara-gara rujaknya yang ketinggalan.
"Oh my god!!!! prita, kamu itu bikin mas pusing saja, jangan nangis dong, masa cuma gara-gara rujak sampe di tangisin kaya gitu??"
"Pokoknya aku mau rujak yang tadi mas!!!"
jawab prita kekeh.
"Okey!!! mas sekarang ambil di rumahnya papah, kamu tunggu di sini!"
Prita pun hanya mengangguk, sedangkan angga bergegas pergi walau hanya mengenakan piyama saja.
"Angga kamu mau kemana malam-malam begini nak!!"tanya bunda
"Angga mau ke rumah prita bun!"
"Lho ngapain malam-malam kamu kesana? gak bisa besok saja angga, ini kan sudah hampir tengah malam??" ucap widodo ayah angga
"Masalahnya prita keukeh pengen rujak yang tadi siang kita beli dan ketinggalan di rumah prita ayah,angga bilang besok saja, eh malah nangis, angga gak tega jadinya."
"Ha... ha... ha!!! sepertinya sebentar lagi aku mau menjadi seorang kakek ga?"
"Maksud ayah,prita hamil?"
"Iya nak, biasanga seperti itu... tanda orang lagi ngidam yaitu tadi, suka minta yang aneh-aneh!!!" ucap bunda menimpali
Angga pun merasa senang mendengar perkataan kedua orang tuanya.
"Yasudah kamu cepat kesana angga, nanti calon anak kamu takut ngiler kalau sampe keinginannya tidak terpenuhi!"
"Iya bunda, yasudah angga pamit."
Dengan tergesa-gesa angga pergi menaiki motor sportnya, lucunya dia hanya mengenakan piyama saja dan helem sampai lupa membawa jaket.
Dalam kurun waktu dua puluh menit, akhirnya angga sampai di rumahnya prita, mamah lia pun kaget ketika melihat angga datang ke rumahnya tengah malam
"Angga, ngapain kamu tengah malam kesini? prita mana?"
"Maaf mah, angga gak bisa lama, angga cuma mau ngambil rujak mangga punya prita, katanya ketinggalan di dalam kulkas mah!!!"
"masya allah, kamu tengah malam begini masih pake piyama cuma buat ngambil rujak mangga doang?"
"Iya mah, abis prita ngerengek sambil nangis minta rujak itu mah, angga juga gak tega lihatnya mah! "
"Kayanya prita lagi ngidam angga!!"
"Iya mah, tadi juga ayah sama bunda bilang seperti itu!!"
"Yasudah, mamah ambil rujaknya,kamu tunggu sebentar!"
Mamah lia bergegas pergi untuk mengambil rujak mangga yang tadi ketinggalan, setelah itu angga langsung kembali menuju rumahnya.
sesampainya di rumah angga, dengan cepat angga menemui istrinya, dan ternyata prita sudah tertidur dengan lelapnya.
"Ya ampun sayang!!! mas fikir kamu gak tidur, makasih sudah mengerjai mas malam-malam ya!!! " ucap angga merasa dongkol