I love you mr. perfect

I love you mr. perfect
bertemu sang pujaan hati



surabaya 17.00


Akhirnya pekerjaan angga telah selesai,dan besok tinggal meninjau TKP bersama pak firman.


"hmmmmm.... lelah banget kerjaan hari ini, tapi syukurlah bisa cepat selesai, besok tinggal menuju TKP, semoga lancar tidak ada kendala."


kemudian ponsel anggapun berbunyi.ketika melihat nama indri tertera di panggilan masuk, dengan sumringah angga langsung mengangkat teleponnya."


"assalamualaikum mas angga!!" ucap indri dengan nada suara lembutnya.


"waalaikumsalam de, kamu gimana kabarnya?" tanya angga semangat.


"aku baik mas,, mas sendiri gimana kabarnya?" tanya indri lagi.


"mas baik juga, coba kamu tebak, sekarang mas mu lagi ada dimana???" tanya angga sambil tersenyum jahil


"ikh ko malah main tebak-tebakan sih mas, aku kangen tau!!" jawab indri sedih


"mas sekarang ada di surabaya, mas ingin ketemu kamu hari ini, apa kamu ada waktu??" tanya angga sedikit cemas.


"mau mas, aku mau banget ketemu mas angga, aku kangen berat mas, yaudah kapan kita bisa ketemu?" tanya indri tidak percaya dengan kedatangan kekasihnya.


"selesai isya mas otw dari tempat mas menginap, nanti kita ketemuan di kedainya pak saleh tempat biasa kita ketemu, gimana?" tanya angga.


"iya mas, nanti aku tunggu di sana, indri skalian mau bikin makanan kesukaannya mas, mudah-mudahan masih ada waktu ya!!" ucap indri penuh dengan rasa bahagia.


"tidak usah repot-repot, mas sudah bisa ketemu kamu saja sudah senang."


"tidak mas, buat aku ini adalah momen yang langka, kan jarang ketemu mas, jadi indri ingin buatkan makanan kesukaannya mas, okey, yasudah indri siap-siap dulu ya mas jadi bisa keburu masak sebentar."


"yasudah, makasih ya sayang, i miss you!!! ucap angga sambil tersipu malu."


" i miss you to masku yang ganteng, assalamualaikum."


"waalaikumsalam."


kemudian angga bergegas merapihkan meja kerjanya,setelah itu ia pergi ke tempat penginapan.


pukul 19.30


ketika di perjalanan menuju kedai pak saleh, angga menyempatkan pergi ke toko bunga, dia ingin membelikan sesuatu untuk indri sang pujaan hatinya.


"semoga kamu suka dengan bunga ini,aku gak sabar ingin ketemu kamu secepatnya." ucap angga sambil tersenyum penuh dengan rasa bahagia."


akhirnya angga sampai di sebuah kedai milik pak saleh, dari arah tempat parkir ia sudah melihat sosok wanita cantik berambut panjang yang sedikit ikal, di hiasi bandana serta pakaian sederhana namun terlihat elegan, sungguh penampilan yang sangat cantik, sama seperti penampilan prita ketika mereka bertunangan, sama-sama cantik."


"astagfirullah,kenapa aku teringat sama prita??? tidak!!! ini momen spesial, aku tidak boleh ingat prita dulu." sanggah angga yang kemudian langsung pergi menghampiri indri, Ketika mereka saling bertemu.


"mas angga!!!!" ucap indri langsung berlari ke arah angga sambil memeluknya.


angga pun sontak kaget dengan sikap indri, namun di lain sisi dia sangat mendambakan pelukan dari kekasihnya yang selama ini dia rindukan, namun lagi-lagi kenapa angga teringat kembali sosok prita ketika dia memeluknya, dan tanpa sadar angga menyebut nama prita kepada indri.


"mas kangen sama kamu prita!!!"


DHEG!!!


sontak indri kaget mendengar ucapan angga


"mas,,, siapa prita???" tanya indri sambil melepaskan pelukannya.


"iiitu,,,, yasudah kita duduk dulu, nanti mas ceritakan semua sama kamu!!" jawab angga sedikit nervous.


"baik mas, kita duduk di sebelah sana saja, viewnya juga bagus mas jadi bisa rilex kita disana."


akhirnya mereka duduk di sebuah tempat yang begitu nyaman untuk mengobrol di tambah suasana lampu kerlap kerlip menambah kesan romantis.


" mas bisa jelaskan siapa itu prita, kenapa mas tadi menyebut nama wanita itu??" selidik indri penuh curiga.


dengan sikap yang tenang angga pun menjawab pertanyaan kekasihnya itu.


"mas pesan kopii dulu ya, kamu pesan apa? apa ice lemon tea masih jadi minuman favorit kamu?" tanya angga sambil mengulum senyum, mencoba merayu indri agar tidak marah padanya.


"iya mas, kan kalau mas angga kesukaannya kopi hitam tanpa gula.


"betul banget kamu,terus mau makan apa? tanya angga lagi?"


"nanti saja mas, aku belom laper!!" jawab indri ketus


"yasudah mas pesan minuman dulu saja Ya??" kemudian angga memesan minuman ke pelayan kedai.


"mas ayo jawab siapa itu prita?? mas selingkuh?? mas punya pacar di jakarta?" ungkap indri dengan pertanyaan yang bertubi-tubi


"baiklah, mas akan ceritakan semuanya sama kamu, mas harap kamu tidak marah ya?"


"yasudah cerita saja mas, aku penasaran!!"


"waktu itu ayahnya mas menanyakan sama mas tentang calon istri? mas saat itu belum ada keberanian untuk mengatakan hubungan ini, kamu faham kan kenapa mas belum bisa memberitahu keluarga mas masalah hubungan kita?" tanya angga serius.


"iya aku tau mas, tapi mas sampai kapan mau menutupi hubungan kita ini mas?" tanya indri tegas.


"mas akhirnya cerita tentang hubungan kita, tapi!!!!!"' angga menghentikan ucapannya.


"tapi apa mas??? ayo jawab!"


"keluarga mas tidak merestui hubungan kita dan mas malah di jodohkan dengan sahabat ayah!!"


"apa???? ko bisa kaya gini mas, terus mas terima perjodohan itu atau mas tolak??" tanya indri dengan penuh amarah


"kamu tenang dulu indri, mas minta maaf mas gak bisa nolak permintaan orang tuanya mas, apalagi ini permintaan ayah dan juga bunda, mas tidak bisa melihat mereka sedih kalau mas menolak perjodohan ini!!" ucap angga meyakinkan indri.


"mas jahat, mas gak pernah mementingkan perasaan aku!"


"mas melakukan ini juga agar hubungan kita tidak di usik oleh ayahnya mas, mas ingin hubungan kita tetap aman."


"tidak mas, aku tidak bisa terima semua ini, mas harus pilih salah satu, aku atau tunangannya mas, oooh prita!!! dia kan nama wanita itu? " ucap indri sambil meneteskan air matanya.


" indri,,,, mas mohon jangan memberikan pilihan yang sulit kaya gini, mas bingung???" ucap angga sambil memegang kepalanya.


"mas jangan egois, mas putuskan sekarang, ayo aku ingin mendengar keputusannya mas angga, aku ingin kejelasan dan kepastian mas, apakah mas masih pantas untuk aku tunggu atau malah sebaliknya?" ucap indri tegas.


"okey,, okey mas akan putuskan sekarang indri. dengan mengambil nafas yang panjang dan kemudian angga mengucapkan bismillah


"mas memilih pertunangan ini indri dan keputusan mas hari ini di tempat ini bahwa hubungan kita cukup sampai di sini!" dengan hati yang hancur angga terpaksa memilih perjodohan itu, dia tidak bisa memiliki dua orang wanita sekaligus, jika dia memilih indri akan banyak yang tersakiti yakni kedua orang tuanya dan juga keluarga prita, biarkanlah angga mengorbankan perasaannya dan indri, walaupun egois namun tidak banyak yang terluka cukup dia dan indri saja yang terluka.


"mas,,, kenapa mas, kenapa mas tega sama aku, apa salah aku sama kamu mas? aku di sini selalu setia menunggu kamu mas!! ucap indri sambil menangis sesegukan.


"indri maafkan keputusan mas ini, mas sangat egois, mas bukanlah laki-laki yang pantas untuk kamu, kamu pantas mendapatkan laki-laki yang jauh lebih baik dari mas, sekali lagi maafkan mas." tanpa sengaja anggapun meneteskan air matanya dia tak kuasa menahan kesedihan ini.


"baiklah mas, aku harap mas bisa bahagia, dan menurut aku mas sudah mulai menyukai tunangannya mas dan mas sedikit demi sedikit bisa melupakan aku, makasih untuk semuanya ya mas, semoga mas bahagia."


kemudian indri pergi meninggalkan angga sendiri, anggapun hanya terdiam tidak mengejar indri, karena menurutnya ini keputusan yang sudah tepat, mungkin indri bukanlah jodoh untuknya, dia bisa mendapatkan laki-laki yang jauh kebih baik darinya serta keluarga yang merestui hubungannya, tidak seperti hubungannya dengan indri yang tidak akan pernah mendapatkan restu,sedangkan angga tidak akan pernah melawan restu kedua orang tuanya.


kemudian angga pergi meninggalkan kedai, di pegangnya sebuah bungayang masih terlihat cantik dan segar.


"aku sampai lupa mau memberikan ini untuk kamu indri, maafkan mas mu ini... mas sudah menyakiti perasaan kamu."