
prita bergegas menyembunyikan stun gun di dalam saku celananya,untung saja ukurannya kecil.
"tenang prita, lo harus tenang jangan panik, tarik nafas dalam-dalam lalu keluarkan, fyuuuuhhhhhh, ya lumayan sedikit rilex."
Tiba- tiba ada seseorang yang membuka kunci kamar.
ceklek!!!
pintupun di buka oleh dua orang pria menggunakan jas, terlihat seperti bukan penculik.
"halo nona cantik, bagaimana keadaan kamu di sini??" rayu kevin
"buruk, keadaan gw buruk, lo ngapain bawa gw kesini, lo pengen duit bilang saja!!" sahut prita kesal.
"haaaaaaa, gw gak butuh duit lo, tapi gw pengen bokap gw yang udah di tahan sama cowok lo di bebasin???" ujar kevin kesal.
cowok??? gw gak punya cowok ngerti lo, salah tangkap kali lo!!!" ucap prita kesal
"hahaha, jangan kira gw bodoh ya, lo kan calon istrinya si brengsek angga, iya kan???" tanya kevin sambil melemparkan ponselnya prita, yang kemudian ponselnya itu hancur terbelah menjadi dua.
"handphone gw,,, berani banget lo ancurin handphone gw,dasar brengsek!!!!"
kemudian kevin menampar prita hingga terjatuh ke lantai, dan di sudut bibirnya prita mengeluarkan sebercak darah.
"arrkkkhhh,hiks...hiks.. kasar banget sih sama perempuan.!!" sahut prita sambil menangis.
"hahaha, ini belum seberapa cantik, kamu mau lebih dari ini?" tanya kevin sambil berjalan mendekati prita.
"apa maksud lo, berhenti jangan berani-beraninya lo deketin gw!!" pinta prita yang sedang terduduk lemas kemudian mencoba menghindari kevin yang semakin mendekat ke arahnya.
"ha...ha... ha.. gw gak takut, di sini cuma ada lo sama gw,,gw bisa bebas ngelakuin apa aja yang gw mau termasuk perkosa lo di sini!!!" ancam kevin sambil mengeluarkan sebuah pisau ke arah wajah prita.
"jangan, gw mohon lo jangan lakukan itu, lo ingin uang, gw bisa kasih buat lo berpapun yang lo mau, please gw mohon sama lo."
"persetan dengan duit lo, gw gak butuh itu semua, gw cuma mau bersenang-senang sama lo, ha...haa... haaa.. !!!" dengan membabi buta kevin merobeki baju prita menggunakan pisaunya, prita hanya bisa menjerit sejadi-jadinya."
"mamah, papah tolong aku!!!!!!!" tangis prita lirih
untung hanya bagian atasnya saja yang di robek oleh si penjahat kevin, bersyukurlah prita memakai pakaian dobel dan tertutup, namun hanya luka pisau yang masih terasa perih di sekujur tubuhnya.
"lo beruntung malam ini gak jadi gw perkosa, ha...ha..ha,"ucap kevin sambil pergi meninggalkan prita yang sedang menangis dalam posisi duduk telungkup sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya, dengan badan yang bergetar, sepertinya trauma akut yang pernah dia alami waktu itu mulai datang lagi.
"mamah, papah, angga tolong aku!!!!" kemudian prita pingsan tak sadarkan diri.
......................
tiba-tiba angga mendapatkan sebuah pesan dari nomer yang tidak di kenal,
hey jagoan tangguh, gw kevin.. gw yang sudah culik calon bini lu, kalo lo pengen cewek lo selamat, besok lo bawa bokap gw, koh liong ke dermaga tanjung perak jam 10 pagi,kalau lo pengen cewek lo selamat, lo turutin perintah gw, hahahahaha.
kemudian si penjahat itu mengirimkan sebuah foto yang sangat membuat emosi angga mendidih, ya sebuah foto prita yang sedang terduduk lemas dengan baju yang tercabik cabik serta bercak darah di sekujur tubuhnya.
"brengsek kamu kevin, berani-beraninya kamu berbuat sekeji itu kepada prita!!" ucap angga sambil mengepalkan tangannya dan rahangnya pun mengeras karena emosinya sudah memuncak.
"angga, apa ada kabar mengenai prita?" tanya mulyono cemas.
"maaf pak sebelumnya, prita di culik gara-gara saya pak! jawab angga lirih.
"apa maksud kamu angga!!!" tanya mulyono heran.
"kalau saja prita buka tunanganku mungkin prita tidak akan di culik seperti sekarang pak, maafkan saya pak."
"sudah cukup angga ,ini bukan salah kamu atau siapapun, kamu jangan kaya gini, saya percaya sepenuhnya sama kamu!!" jawab mulyono meyakinkan angga yang sempat putus asa.
"yang menculik prita adalah kevin, anak dari koh liong si gembong nark*b*,ternyata kecurigaanku selama ini benar pak, tapi aku tidak habis fikir dia bisa sekejam itu dengan prita."
"apa maksud kamu angga, saya benar-benar tidak mengerti, coba kamu jelaskan???"
kemudian angga menunjukan pesan dan foto yang di kirim oleh kevin, betapa kagetnya mulyono ketika melihat keadaan putri kesayangannya terbujur lemas dengan banyak luka di sekujur tubuhnya serta pakaian yang tercabik-cabik.
"kurang ajar, kau harus mati di tanganku bocah sialan!!!" umpat mulyono kesal dan marah.
"jadi si kevin ini ingin barter antara ayhnya dan prita, betul seperti itu angga???" tanya mulyono penuh dengan emosi.
"iya pak, mangkanya besok pagi kita akan membawa koh liong ke dermaga tanjung perak untuk di tukarkan dengan prita."
"baiklah kalau begitu, saya akan memerintahkan anak buah saya untuk membawa manusia sialan liong itu kesini secepatnya!"
"baik pak, tapi ada sesuatu yang ingin saya bicarakan sama bapak!!" pungkas angga sambil memperlihatkan sesuatu di dalam handphonenya.
"apa ini angga?" tanya mulyono, bingung.
"ini adalah tempat dimana daniah bersembunyi, dia adalah kekasihnya kevin, dan di tempat ini saya menemukan ribuan ton nark*b* yang siap edar menuju pasar gelap di hongkong!!" ucap angka penuh percaya diri.
"kenapa kamu bisa mengetahui semua ini angga?" tanya mulyono kagum
"saya sudah menyelidikinnya ketika saya di jakarta pak, saya pergi ke tempat tinggalnya daniah yang ternyata sudah kosong tak berpenghuni dan saya menemukan ini di tempat tinggalnya daniah pak.
kemudian angga memberikan sebuah sim card dan memory card kepada mulyono
"apa ini angga??" tanya mulyono
"ini sim card milik daniah pak, dia membuangnya untuk menghilangkan jejak, waktu saya menemukannya keadaan simcard hampir rusak, namun saya langsung bergegas menuju operator kartu sim card tersebut, dan dari situ saya bisa kembali membuka setiap isi percakapan dia dan kevin kekasihnya, dan untuk memory card ini walaupun sudah terlihat rusak ternyata masih menyimpan file data yang masih bisa saya buka pak, dan saya di bantu juga oleh pihak IT dari mabes polri untuk membuka sebagian file yang terkunci, alhmdulilah pak semua bukti sudah saya dapatkan."
"aku bangga sama kamu angga, kamu calon menantu terbaikku!!!" puji mulyono
"ini sudah tugas saya pak!!!"
"terus kenapa kamu di panggil ke surabaya?" tanya mulyono penasaran
"waktu itu saya meminta tim polisi dari surabaya untuk memantau tempat yang sudah saya ketahui sebagai tempat persembunyian daniah pak, saya mencoba menyusup ketempat itu, dan ternyata emang benar itu tempatnya, kevin memang pintar dia pandai menghilangkan jejak tapi tidak dengan daniah, dia ceroboh sampai barang buktipun tidak bisa ia musnakan secara tuntas."
"bravo, bravo!!! baik angga besok kita bikin skenario agar si brengsek kevin bisa kita jebak kembali!!!" ucap mulyono
"siap pak!!!!