
Akhirnya hari yang di tunggu-tunggu telah tiba, dengan semangatnya, prita bergegas pergi ke kampus pelita bangsa dengan di dampingi angga suaminya.
"Mas, kok aku jadi deg-degan begini ya?"
"Rileks sayang, santai saja, jangan di bawa tegang, okey!!!"
"Iya mas!"
tiga puluh menit kemudian, angga dan prita tiba di kampus, melihat mereka berdua turun dari mobil, membuat mahasiswi senior merasa cemburu.
"Mas, ko mereka sinis banget lihat akunya?"
" biasalah sayang, kan mau ospek?? biar mahasiswa/i baru takut sama seniornya. "
" ouh gitu toh, iya aku ngerti kok mas!"
"Bagus!!! anak pintar!! "
"iya dong, siapa dulu gurunya?"
Angga pun hanya tersenyum melihat tingkah istrinya itu, seperti anak kemarin sore saja.
Para mahasiswa/i baru,mereka semua berkumpul di lapangan, dengan semangat empat lima, prita langsung berdiri di barisan pertama. para dosen dan juga ketua ospek memberikan beberapa sambutan.
"Eh denger-denger mahasiswi di sini suaminya dosen lho?" ucap tania si mahasiswi baru juga yang berdiri di belakang prita
"Akh masa sih, lo gak bohong kan tania?" tanya sovia yang bersebelahan berdiri dengan tania.
"Iya bener,gak nyangka ya?"
"iya tania, apa kata mahasiswa/i lainnya nanti?
prita pun merasa kesal dengan perkataan dua orang di belakangnya itu, ingin rasanya menyumpal mulut mereka berdua dengan lakban.
"Hmmmm!!!! sabar prita!!! tahan emosi jangan sampe bikin malu di sini dan juga mas angga." gumam prita.
Melihat mas angga memberikan sambutan, sontak banyak mahasiswi bersorak di buatnya, apalagi mereka sudah mengetahui profesi mas angga selama ini.tapi emang mas anggaku ini sangat tampan, rambutnya yang baru di cukur serta pakaiannya yang modis, bikin banyak wanita klepek-klepek, padahal mas angga sudah menikah, namun pesonanya tidak pernah hilang.
"Duh lama-lama pegel juga berdiri di sini??" ucap prita yang sudah mulai merasa kelelahan, sedangkan angga terus memperhatikan prita dari arah lain, ternyata dia sangat mencemaskan prita,namun tiba-tiba prita terjatuh dan pingsan!!! dengan sikap yang sigap, angga langsung menggendong dan membawa prita ke ruang perawatan, sontak para mahasiswa/i pun menjadi ramai membicarakan mereka.
"Ouh jadi itu ya istrinya si dosen ganteng itu? padahal gak cakep-cakep amat, cakepan juga gw ya sov!" ucap tania.
"Ha... ha... ha... iya tania, jauh banget sama elo, body lo ramping ketimbang si cewek yang pingsan tadi, kelihatan gemuk!"ha... ha.. ha..
"Hey,, kalian berdua bisanya ngomongin orang, saya aduin sama senior nih!" ujar steven calon mahasiswa culun namun ganteng.
"Idih, dasar si mata empat, ikut campur saja lo, ember banget mulut elo dah kaya cewek saja, dasar lemes!!
"Kalo cowok udah gw ajakin gelut lo!!
"Eh nantangin nih orang!" seru sovia
"Hei, kalian bertiga ada apa ribut-ribut?" tanya dika si ketua ospek
mereka bertiga pun langsung terdiam.
di ruang perawatan kampus, angga tiada hentinya memegang tangan istrinya.
"Gimana dengan istri saya dok!"
"Tidak apa-apa mr. angga, istri anda hanya kelelahan saja, mungkin belum terbiasa di jemur ber jam-jam di lapangan."
"iya dok, terus tidak ada penyakit yang serius kan?"tanya kembali angga.
"Tidak kok, cuma istirahat saja di rumah, sepertinya istri anda ini kurang tidur dan sering begadang ya mr. angga? soalnya tensi darahnya tidak stabil, hmmm mentang-mentang pengantin baru!!" ledek dr. wisnu
"Ha... ha... ha, dokter ini bisa saja!!" jawab angga merasa malu.
"Pokoknya pesan saya sama mr. angga, usahakan istri anda banyak istirahat, dan jangan suka begadang di malam hari!"
"iya siap dokter!!" seru angga.
Akhirnya prita di bawa pulang oleh angga.
"maafin aku ya mas, udah ngerepotin kamu!! "
"Kok ngomong kaya gitu sih sayang? kamu samasekali gak ngerepotin kok, tapi abis nganterin kamu, mas balik ke kampus lagi ya, dan siangnya mas langsung ke poltabes,gak apa-apa kan sayang?"
"iya mas gak apa-apa ko!"
"Makasih ya sayang!" ucap angga sambil mencium tangan istrinya
sesampainya di rumah, angga langsung berangkat kembali ke kampus.
"Mas kayaknya pulang malem sayang, kamu istirahat di rumah,jangan kemana-kemana!!!
"Iya mas, ouh iya, nanti kalau mas pulang, bawain aku martabak telur ya mas, tapi yang pedes banget!!"
"Iya sayang nanti mas bawain buat kamu, yasudah mas pamit, Asalamualaikum sayang!"
"Waalaikumsalam mas."
ketika di dalam mobil, angga terus memikirkan istrinya,kenapa akhir -akhir ini prita sering sekali ngemil dan makan di malam hari?
"Apa karena hormonnya tidak stabil ya? jadi bawaannya lapar terus? tapi gak apa-apa yang penting istriku bahagia! "seru angga dengan senyumnya yang mengembang.
......................
Sesampainya di poltabes, angga mendapat kabar bahwa hari rabu akan diadakan sidang kasus kevin dan juga daniah serta pembunuhan koh liong, tentu saja kasus ini menyeret prita sebagai saksi karena dia telah menjadi korban penculikan.
"Maaf pak angga, di usahakan hari rabu istrinya bapak bisa datang ke pengadilan jakrta pusat!" ucap bripda hadi
"Baik pak,terima kasih untuk infonya, saya pasti akan usahakan istri saya bisa datang kepengadilan.
Kemudian angga bergegas menuju ruang kerjanya.
"Mudah-mudahan nanti kamu bisa memberikan kesaksian hingga para pelaku bisa segera mendapatkan hukuman."
Angga pun kembali mengadakan meeting bersama rekan penyidik untuk mempersiapkan sidang hari rabu.
......................
"Pah makasih ya sudah bantuin indri, dengan adanya ini, indri bisa segera mendapatkan mas angga kembali, dan kita hidup berbahagia."
"Iya sayang, papah sangat yakin angga akan kembli kepelukan kamu, kita tunggu saat yang tepat untuk memberikan bom waktu kepada mereka, ha... ha.... ha...! " ucap sudarmono si manusia licik.
Sepertinya akan ada badai besar yang membuat angga dan prita harus kuat menghadapinya, tinggal menunggu waktu yang tepat saja.
......................
"Nak, kamu masih pusing gak?" tanya mamah lia.
"Sedikit sih mah,nanti juga prita baikkan ko! "
"Prita, apa jangan-jangan kamu hamil?" tanya mamah.
"Ha... ha... ha.. ya gak lah mah mana mungkin! " jawab prita berusaha menyangkal pertanyaan mamahnya.
"Ya kali saja sayang, abis akhir-akhir ini kamu sering banget makan dan ngemil, jadi inget waktu mamah ngidam kakakmu dara."
"Gak kok mah, sudah akh jangan berfikiran yang tidak-tidak.
"Yasudah kalau begitu kamu istirahat, kalau ada apa-apa kabarin mamah ok!"
"Iya mamahkubsayang yang bawel, aku bisa urus diri aku sendiri kok mah, sekarang mamah fokus saja jagain papah, katanya hari ini mau kontrol ke rs?"
"Iya sayang, nanti abis zuhur,mamah dapat jadwal kontrolnya, Alhamdulilah nya kondisi papah kamu sudah berangsur membaik."
"Pokoknya selama mamah pergu ke rumah sakit, kamu kalau ada apa-apa bilang sama kak julia ya?"
"Siap mamahku sayang!"
Kemudian prita bergegas ke kamar tidurnya, sambil menyenderkan kepalanya di atas bantal, prita pun kembali memikirkan perkataan mamahnya barusan.
"Masa iya sih aku hamil?" tapi bukannya wanita hamil itu selalu mengalami morning sicknes ya, kaya mual-mual dan muntah di pagi hari? sedangkan aku enggak? ha... ha... ha... ini mungkin hanya kekeliruan saja, yasudah aku lebih baik tidur biar pusingnya hilang."
Pukul 21.00
Akhirnya angga pulang menuju rumah prita, tidak lupa iya membelikan dua box martabak telur untuk istrinya, yang satu box martabak super pedas sedangkan satu box lagi tidak begitu pedas.
"Assalamualaikum."ucap angga.
"Waalaikumsalam." jawab mamah lia
"prita kemana mah?"
"Biasa lagi tidur di kamarnya,yaudah sana gih temuin dia?"
"iya mah, ouh iya ini angga bawakan martabak telur buat mamah."
"wah... makasih ya angga, terus yang satunya lagi pasti untuk prita ya?"
"iya mah, tadi siang prita minta di beliin martabak mah."
"hmmm... kok sekarang prita sering banget ngemil ya angga? jadi inget dulu waktu mamah lagi ngidam darra, sama persis seperti prita, sampai berat badan mamah naik drastis.
mendengar perkataan mamah lia, angga pun merasa senang,dan berharap prita beneran hamil
"Semoga saja prita beneran lagi hamil ya mah, angga sangat berharap sekali."
"Iya angga, mudah-mudahan saja prita beneran hamil, yaudah sana gih, takutnya prita sudah nungguin kamu."
"Baik mah, kalau begitu angga permisi ke kamarnya prita.
"iya angga."
Dengan wajah yang sumringah, angga bergegas menuju kamar istrinya.
CEKLEK!!!
"Mas kamu sudah pulang?" ucap prita sambil berlari memeluk suaminya itu.
"Iya sayang, mas kangen sama kamu!" ujar angga sambil mencium puncak kepala istrinya itu.
"Mas bawa pesanan aku?"
"Tentu saja sayang, nih mas bawakan satu box martabak telur extra pedas buat kamu!" seru angga sambil memberikan bungkusan isi martabak.
Dengan segera, prita pun membuka isi box yang angga bawa, dengan lahapnya prita memakan martabak, lagi-lagi dia lupa menawari suaminya itu.
"Mas maaf aku lupa nawarin mas, tapi ini masih ada dua lagi, kalau mas angga mau ambil saja!"
"Gak ko sayang, lihat kamu makan dengan lahapnya saja mas sudah kenyang, kamu habiskan saja, mas tau ko kalau kamu masih belom kenyang! "
"He... he... he.. makasih ya sayang, tapi mas angga sudah makan belum?"
"Sudah kok sayang, tadi mas makan nasi goreng seafood di kantor."
"Hmmm, kok aku gak di beliin sih mas?"
Angga pun tercengang di buatnya, apa tidak salah barusan makan satu box martabak dan kini minta di belikan nasi goreng seafood?"
"Beliin ya mas, aku kepengen banget, Kayaknya perut aku masih laper!"
"iya sayang, yaudah mas pesan delivery saja ya? gak apa-apa kan?" tanya angga dengan expresi wajah yang masih tidak percaya.
"Horeee, makasih ya sayang!" seru prita sambil mencium kedua pipi suaminya itu.
"Yasudah kalau begitu, mas mandi dulu ya, kamu nanti tunggu saja, lima belas menit juga langsung sampai pesanannya!"
"iya mas, yasudah aku tunggu di bawah deh, mas Angga mandi saja dulu.
"iya sayang."
Beberapa menit kemudian akhirnya pesanan prita pun datang, mamah lia merasa heran ketika prita membawa nakanan dari arah pintu ruang tamu.
"prita kamu bawa apaa?"
"ini mah, nasi goreng seafood!"
"itu buat angga ya sayang?" tanya mamah lia.
"Bukan mah ini punya aku, tadi mas angga yang pesan."
"Apa???? kamu gak salah sayang? bukannya tadi angga sudah bawain kamu martabak?" tanya mamah tidak percaya
"abis perut aku masih laper mah!!! " jawab prita malu
"Kan tadi kamu sudah makan sayang, kok makan lagi? hati-hati kamu sayang, jangan keseringan, gak bagus juga makan malam terlalu banyak, nanti kamu bisa obesitas sayang."
"Abis gimana lagi mah, bawaannya pengen makan terus!"
mamah lia pun semakin yakin kalau prita sedang hamil, karena kejadian seperti ini sama persis ketia mamah hamil kak dara dulu.
"yasudah habis ini kamu istirahat sayang.
"iya mah!!"
prita pun bergegas pergi menuju kamarnya, ketika di dalam kamar, ternyata mas angga sudah selesai mandi.
"Gimana, sudah ada nasi goreng seafoodnya sayang?"
"Ada mas, aku makan dulu ya!"
sambil menyender di tempat tidur, angga pun mempehatikan kembali istrinya makan, begitu lahapnya prita sampai-sampai nasi goreng seafood pun ludes di makannya."
"Akhirnya kenyang juga."ucap prita
"Kalau sudah selesai, sini temani mas sayang, mas masih kangen sama kamu."
Dengan segera, prita pun langsung berada di sebelah suaminya, sambil duduk dan bersandar di dada angga yang bidang.
"Gimana kerjaan mas hari ini?" tanya prita.
"Alhamdulilah beres sayang, dan hari rabu adalah final nya!!"
"maksudnya apa mas?"
"Iya, hari rabu mulai sidang kasusnya kevin dan daniah sayang, kamu sudah siap untuk di persidangan nanti?"
" eeemmmmmhhhh!!! siap gak siap sih mas, tapi aku coba,kan ada mas angga yang nemenin aku."
"Iya sayang, mas akan selalu berada di samping kamu, yasudah kalau begitu kita tidur yuk!"
"Iya mas, tapi ada yang kurang mas?"
"Apa itu sayang?"
"Emmmmhhh,, biasanya mas suka makan aku!" tanya prita dengan wajah malunya.
"Eh tumben kamu minta?" gak biasanya!!" ledek angga
Malam ini angga merasa senang karena prita benar-benar bisa memuaskan hasratnya, apalagi sekarang istrinya itu lebih agresif di atas ranjang.