I love you mr. perfect

I love you mr. perfect
Good bye jakarta, welcome tokyo



seminggu setelah kejadian itu, prita bergegas mengurus visa dan paspor untuk kepergiannya menuju negeri sakura, prita pun sangat berantusias untuk pergi kesana, dia harap bisa melupakan semua kenangan pahitnya di sini dan memulai kehidupan barunya di sana bersama aunty kesayangannya.


"Mamah antar ya sayang, takutnya kamu ada apa-apa di jalan!"


"Iya mah!"


Prita dan mamah lia bergegas pergi ke kantor imigrasi,ketika di kantor imigrasi tidak sengaja prita bertemu dengan tommi


"Prita, kamu ngapain di sini?" tanya tommi penasaran


"emmhhh aku nganter mamah!" jawab prita bohong


"Prita, paspor dan visa kamu sudah selesai ayo nak!"


"Maaf ya mas tommi, prita pergi dulu!!"


"Eh prita tunggu dulu!!!"


namun prita pergi terburu-buru, dia tidak mau kalau tommi tau dirinya pergi ke jepang.


"lho, ko buru-buru sih prita, itu kan tommi, mamah jadi gak enak gak sapa dia?"


"sudah mah gak usah, kalau sampai dia tau, pasti mas angga bakalan tau mah, dia kan sahabat dekatnya mas angga!! "


"yasudah ayo kita cepat pulang!"


Kemudian tommi merasa heran dengan perkataan dari mamahnya prita


"visa,, paspor??? apakah prita mau pergi keluar negeri? tapi angga kan saat ini sedang koma di rumah sakit!!! kenapa dia malah pergi? kayaknya ada sesuatu yang tidak beres, gw mesti ke rumah sakit!"


Dengan kecepatan penuh, tommi bergegas pergi menuju rumah sakit dengan mobil dinasnya.


Sesampainya di rumah sakit, dia bertemu dengan bunda kinan, dan tommi pun menanyakan apa yang sebenarnya tengah terjadi sampai angga bisa seperti ini?? bunda kinan pun menceritakan semuanya kepada tommi, dan tommi pun merasa kaget, dia tidak percaya bahwa indri akan tega melakukan hal seperti ini, sehingga rumah tangga prita dan angga hancur, setelah mendengar cerita dari bunda kinan, tommi pun mencoba untuk bisa berbicara dengan angga, dan akhirnya dia mendapatkan izin dari dokter.


"Ga, gw tau walaupun saat ini lo terbujur kaku di tempat tidur,gw yakin telinga lo bisa denger setiap perkataan gw, tadi gw ketemu prita dan mamah lia di kantor imigrasi, sepertinya prita akan pergi keluar negeri, gw harap lo bisa secepatnya sadar ya bro, gw kangen sama elo ga!!" ucap tommi yang secara tidak sadar menangis melihat kondisi sahabatnya itu, gw yakin lo gak salah ga, gw bakalan bantu masalah elo, gw janji sama elo... elo cepet sadar ya ga!!"


Kekuatan cinta angga terhadap prita sungguh besar, dan tanpa di duga-duga, angga membuka matanya kemudian menatap tommi


"Alhamdulillah akhirnya lo sadar juga ga!!" seru tommi


"Tommi, apa benar yang elo katakan tadi?"


"Iya ga, prita akan pergi dari jakarta dia sepertinya akan pergi keluar negeri tapi gw gak tau kemana dia perginya?"


"Pasti dia akan pergi ke australi ke tempat aunty gita, adiknya papah mulyono!"


"elo tau gak?"


"gw yakin banget tom, dan sepertinya gw sudah mengingat kembali semua ingatan gw bersama prita!"


"Alhamdulillah ga, gw senang dengernya!!" tommi pun bergegas memanggil dokter, dan angga pun segera di periksa,sedangkan bunda kinan, dia merasa bahagia karena angga sudah sadar dan kemudian menelpon suaminya.


......................


"hemmm besok sepi deh gak ada kamu de!!" ujar julia sambil merangkul prita


"Iya kak, aku juga sedih harus jauh dari kakak dan semua yang ada di sini, tapi ini semua demi kebaikan aku kak, aku ingin melupakan semua kenangan pahit di sini, mungkin dengan cara ini aku bisa memulai hidup baru dan melupakan masalalu."


"kakak, akan selalu mendukungmu de, semangat ya, kakak yakin kamu adalah wanita tangguh seperti kakak, kita kan anaknya pak mulyono yang super tangguh, ha... ha.. ha!!! tawa julia yang berusaha menghibur adik kesayangannya itu.


"Ha... ha... ha..., kak juli bisa saja nih!"


"ouh iya, nanti kalau kamu di jepang sampaikan salamku pada satoru ya?"


"Emang satoru siapa kak?"


"Dia anak angkatnya aunty gita, masa kamu lupa sih!!"


"Aku lupa lagi kak!!"


"Capek deh, dia itu sepupunya om yamata, ibunya meninggal pas melahirkan satoru sedangkan papahnya tidak mau mengurus satoru karena dia fikir satoru adalah penyebab kematian istrinya, sampai akhirnya aunty gita dan om yamatalah yang mau mengurus satoru..kamu kan tau kalau aunty gita tidak bisa mempunyai anak!"


"iya kak, kasian juga aunty gita, tapi aku salut sama om yamata,dia tetap setia bersama aunty!!"


"Iya de, aunty gita sangat beruntung!!! satoru juga orangnya baik dan perhatian, nanti kamu bakalan ketemu dia di sana, tapi sekarang katanya dia sudah menjadi aktor terkenal, dulu waktu kakak tinggal di australi, dia masih menjadi ambasador, tapi brand yang sudah terkenal prit, kakak gak nyangka dia menjadi arktor besar!"


"Itulah nasib kak, kita gak pernah tau kedepannya seperti apa!!"


"Iya prit betul sekali,yasudah kamu istirahat sana, nanti kakak mau titip sesuatu buat satoru ya!!"


keesokan harinya.


"prita, kenapa lo pergi ngedadak begini sih?? gw sedih jauh dari elo!!" seru reva sambil memeluk sahabat baiknya itu


"Ini demi kebaikan gw dan calon anak gw rev, kan nanti kalau libur kuliah bisa datang kesana jengukin aku, kamu bisa bareng sama keluargaku rev, gimana??"


"Iya prita, gw janji pasti bakal jengukin elo di sana!"


"iya rev, gw harap lo baik-baik ya di sini! "


"elo juga ya prit, jaga diri lo baik-baik di sana!"


prita kemudian pergi menuju mobil yang sudah terparkir di depan rumahnya, mamah, papah, kak juli serta kaka darra pergi untuk mengantarkan prita ke bandara, namun tidak di duga-duga, angga datang dan menerobos pintu gerbang bersama tommi, kepalanya yang masih di perban serta tangannya yang masih penuh luka, dia berusaha menemui prita.


"Prita, mas mohon jangan pergi!" ucap angga yang memeluk prita dengan erat


prita pun tidak menyangka mas angga akan datang kesini dan memeluknya seperti ini, apalagi melihat kondisi mas angga yang sepertinya telah terluka,prita pun hampir goyah dengan keputusannya, namun ketika dia mengingat kembali apa yang sudah angga perbuat terhadapnya, prita pun berusaha melepaskan dirinya dari pelukan angga.


"Tolong lepasin aku mas, di antara kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi!!!"


"Tidak, kamu masih tetap istriku, dan mas sudah mengingat semuanya, ingatan mas sudah kembali sayang!!" ucap angga dengan mata yang berkaca-kaca, dia fikir dengan kembalinya ingatan dia yang sempat hilang, akan membuat prita berubah fikiran dan mau memaafkannya.


"kamu terlambat mas!! kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi, lupakan aku, hiduplah bahagia bersama indri!!"


DHEGH!!!!


Angga tidak menyangka bahwa prita akan berbicara seperti ini, mulyono pun kemudian mengambil tindakan, dia menarik kerah baju angga, namun ketika dia hendak mau memukul, mulyono tidak tega melihat kondisi angga yang seperti ini.


"Pergilah dari kehidupan putriku brengsek, berani kamu muncul di hadapanku dan putriku, jangan harap ada ampun, ngerti kamu!!" ucap mulyono dengan lantangnya, sehingga membuat semua orang terdiam.


"Maafkan aku pah, ini semua hanyalah sebuah kesalah fahaman, aku akan buktikan bahwa aku tidak bersalah, jangan pisahkan aku dari prita pah!! angga pun berlutut di hadapan mulyono sambil menangis.


Tommi pun merasa iba melihat angga yang seperti itu, laki-laki yang selalu terlihat gagah dan berani, kini keadaannya bisa serapuh ini,sedangkan keluarga prita tidak tega melihat angga seperti itu.


"Sudah terlambat, prita sudah tidak mau menerima atau pun memaafkan kamu, lupakan prita, ngerti kamu!!"


prita pun kemudian membalikan badannya dan sambil mengatakan sesuatu kepada angga


"Aku benci kamu, semoga kamu berbahagia dengan indri, ku doakan yang terbaik untukmu, selamat tinggal mas!!! lupakan aku untuk selamanya, anggap saja kita tidak pernah bertemu!!" prita pun kemudian masuk kedalam mobil, kini tekadnya sudah bulat untuk pergi dan melupakan angga, mobilpun melaju menuju bandara, sedangkan angga masih dengan posisinya yang tadi, kemudian tommi datang merangkulnya, mencoba membantu angga agar segera berdiri.


"Ayo angga kita pulang, keadaanmu belum pulih betul, gak seharusnya kamu kabur dari rumah sakit."


"Cintaku kini telah pergi tom, hatiku benar-benar hancur!!"


"Sabar angga, gw yakin masalah ini akan ada jalan keluarnya, gw janji bakalan bantuin elo, dan gw akan usut semua yang sudah indri rencanakan selama ini!!"


"Makasih ya tom, lo masih bisa percaya sama gw, gw akan coba sabar dan ikhlas menerima kenyataan ini, namun gw gak akan ikhlas kalau indri bisa menang dari gw dengan mudah, gw bakalan bikin perhitungan sama dia!"


"Yasudah ayo kita kembali ke rumah sakit. "


Didalam perjalanan, prita tidak hentinya menangis, sambil di rangkul oleh mamah lia


"Mah, kenapa mas angga mesti muncul lagi di hadapan prita? hati prita benar-benar sakit mah!!"


"Mamah juga gak tau sayang, padahal papahmu sudah memberikan peringatan kepada kedua orang tua angga, tapi sepertinya angga sedang dalam kondisi tidak baik nak!!" sebenarnya mamah lia masih menghawatirkan angga, tampaknya masih ada keraguan jika angga melakukan perbuatan seperti itu.


"Iya mah, tapi aku gak peduli mah, tasa cintaku padanya sudah tertutup oleh rasa benci mah! "


"Yasudah, kamu sabar ya sayang, kita hadapi ini semua sama-sama."


"iya mah!!"


Sesampainya di bandara, mamah lia terus memeluk prita, sepertinya dia gak mau prita pergi namun ini adalah keputusan prita yang sudah bulat, tinggal di jakarta pun pasti prita akan menderita karena akan selalu mengingat kenangan bersama angga.


"Pah, mah aku pamit ya!! Doain prita agar kuat dan bisa menjalani semua ini ya!"


"Prita adalah anak papah yang tangguh, obatin dulu lukamu di sana ya nak, setelah pulih kembalilah kesini bersama calon cucu papah!!"


"Iya pah, makasih pah!!" prita pun memeluk erat papahnya


"Kak darra, kak julia, aku titip papah sama mamah ya!"


"Iya de, kamu baik-baik di sana, nanti kalau sudah sampai kabarin kita ya, insya allah kalau liburan kita nengokin kamu ke sana!" seru kak dara sambil memeluk prita, julia pun ikut memeluk adiknya itu, dia jadi teringat ketika dirinya dulu yang sedang dalam keadaan hamil dengan terpaksa pergi meninggalkan keluarganya, untung saja aunty gita dan om yamata sangat baik,mereka sudah seperti orang tua sendiri.


Akhirnya pesawat yang akan prita tumpangi sudah tiba, dan prita pun bergegas pergi


"selamat tinggal jakarta, kota yang penuh dengan sejuta kenangan manis dan pahit, aku pasti akan kembali lagi kesini!!" gumam prita.