
Pagi-pagi david sudah pergi menuju rumah sakit elizabeth,kebetulah dia sudah membuat janji dngan dokter pribadinya,david pun berharap bisa menyelamatkan nadira,
"Pah,aku pamit ya!!! Doakan semoga hasilnya cocok dengan nadira!" ucap david
"Iya nak,papah harap seperti itu,kamu bisa jadi dewa penolong untuk adikmu nadira.
"Iya pah,sayang..aku pamit ya!!" kata david sambil mencium puncak kepala istri tercintanya itu.
Lalu david pun bergegas menuju rumah sakit.
Dengan sabarnya david menunggu hasil lab pemeriksaan,setelah hampir satu jam lebih akhirnya david mendapatkan hasilnya.
"Mr. David, please sit down! Ucap dokter steven
kemudian david duduk lalu menanyakan hasil pemeriksaan dirinya.
"what about the doctor's results? "tanya david begitu penasaran
"sorry, the result is negative sir!! there is no spinal cord compatibility between you and your sister.
Dengsn rasa kecewa akhirnya david pergi meninggalkan dokter steven.
"maafkan kak david ya nad!! Kakak gak bisa tolongin kamu!!" gumam david dengan rasa kecewanya sambil terduduk lemas di dalam jok mobilnya.
......................
"Angga,lo lagi di mana sekarang?" tanya ardi yang sengaja mentelpon dari jepang.
"gw lagi di tempat kerja di,ada apa emang?"
"ada berita bagus ga!!"
"apa itu di?" tanya angga penasaran
"gw bisa jadi pendonor untuk nadira!!"
"apa!!!! Serius lo di??" tanya kembali angga tidak percaya dengan ucapan sahabatnya itu
"iya angga,kebetulan gw lagi di rumah sakit shizuoka tepatnya di daerah kyoto!"
"elo ngapain di sana!"
" gw nemuin temen gw lah ga,dulu dia kuliah di german satu kampus sama gw,cuma dia ngambil fakultas kedokteran,kebetulan sekarang dia menjadi dokter ahlli penyakit kanker,dan masalah nadira yang terkena leukimia stadium tiga masih bisa di selamatkan ga,lo bisa kan bawa nadira secepatnya kesini?"
"maksud elo ke jepang di?"
"yaiyalah ga!! Gw tunggu secepatnya ya!!"
Tuut....tuuttt..tuttt
sambungan telepon pun terputus
"aaarrrrrkkkhh biasa banget lo di maen putus telepon seenaknya!"
Lalu angga bergegas pergi menuju rumah pak sutoyo.
"nad,kamu dimana?" panggil angga dengan tergesa-gesa.
lalu nadira muncul dari arah taman belakang
"iya mas ada apa?" tanya nadira dengan senyum msnisnya.
"papah kapan pulang dari kanada nad?"
"hari ini mas!!" jawab nadira murung
"lho kamu kenapa sedih nad?" tanya angga dengan sengaja mendekat ke arah nadira,diusapnya air mata yang keluar membasahi pipinya
"aku takut mas!!" jawab nadira sambil menatap dalam suaminya itu.
"hiks...hikks...emmhhh kak david,gak bisa menjadi penyelamatkku mas!!!"
"apa???" ko bisa nad?? Harusnya mas david bisa cocok dengan sumsum tulang belakang mu nad!!
"itu karena mas david bukan anak kandung papah??" jawab nadira
"Apa!! Mas beneran bingung nad!"
Lalu nadira menceritakan semuanya kepad angga suaminya,dan angga pun tidak menyangka jika pak sutoyo seorang jendral memiliki kisah percintaan yang sangat pahit,sebuah penghianatan yang tidak bisa diampuni meskipun dasarnya atas nama cinta.
"papah tadi sudah menceritakan semuanya padaku mas,hatiku sedih dan benar-benar sakit menerima kenyataan seperti ini..hiksss..hiksss...aku masih ingin hidup mas,aku ingin selalu berada di samping kamu.
Lalu angga pun memeluk erat istrinya itu sambil mengusap rambutnya yang kini tersisa beberapa lembar saja.
"Kamu tenang ya nad,kamu tidak akan pernah pergi,masih ada ardi yang ternyata cocok dengan sumsum tulang belakangmu,dan dia siap untuk mendonorkannya padamu nad!"
"apa!!! Mas angga gak sedang becanda kan?"tanya nadira tidak percayanya.
"untuk apa mas becanda,tadi ardi telepon mas langsung dari rumah sakit shizuoka kyoto jepang,kamu akan diobati di sana nad secepatnya."
Betapa bahagianya nadira ketika dia mendapatkan pendonor yang cocok dengannya,tidak kuasa ia menahan tangisnya karena bahagia,akhirnya nadira bisa merasa lega,dan rasa takut dan cemas dirinya akan pergi meninggalkan dunia ini sedikit menghilang.
tengah malam akhirnya pak sutoyo sampai di rumahnya,mendengar kabar jika nadira sudah mendapatkan pendonor yang cocok dengan putri semata wayangnya,sutoyo merasa sangat bahagia,lalu dengan segera ia memint nak buahnya untuk segera mengurus passpor dan visa untuk keberangkatan nadira,angga dan juga dirinya.
"Ya allah,semoga putriku masih bisa di selamatkan!" ucap sutoyo dalam doa di sepertiga malam,setiap sujudnya dia selalu mendoakan kesembuhan untuk nadira begitupun istrinya pak sutoyo,meskipun dia adalah ibu tirinya nadira,namun nadira sudah menganggapnya seperti ibu kandungnya sendiri,ternyata ibu kandung nadira sudah wafat ketika melahirkan nadira,dan kini yang menjadi ibu tirinya adalah adik dari ibu kandungnya nadira,karena ini adalah permintaan terakhir dari ibu kandung nadira,ternyata ibu kandung nadira mengetahui jika adiknya itu menyukai suaminya sebelum dirinya menikah dengan sutoyo,namun adiknya itu sangat berbaik hati untuk merelakan sutoyo menikah dengan kakaknya.
......................
"prita,arga!!! Papah datang nak!!walaupun tujuan utama papah bukan ke tokyo,tapi papah akan menemui kalian,sabar ya!!! Aku pasti akan menepati janjiku kepada kalian!"gumam angga di dalam pesawat menuju bandara kansai osaka jepang.
Ternyata di bandara sudah ada ardi yang menunggu kedatangan mereka bersama dokter sanosuke hikaru yang merupakan dokter spesialis kanker.
"selamat siang nad!!" sapa ardi dengan wajah yang sangat bahagia.
"Ardi!!! Makasih ya sudah mau menolongku!!"
"iya nak ardi,saya berhutang nyawa padamu!"ucap sutoyo dengan memeluk ardi.
"Sama-sama pak,bagi saya bisa menyelamatkan putri bapak adalah anugerah terindah pak!"
Sutoyo pun merasa ada yang aneh dalam diri ardi."apa jangan-jangan ardi mencintai nadira putriku?" gumam sutoyo dengan memperhatikan ardi begitu intens.
"Bro!!! Gw kangen sama elo!!" ucap angga sambil beradu yos dengan sahabatnya itu.
"Ha..ha..ha,gw juga kangen sama elo,thanks ya elo sudah jagain wanita yang sangat gw cintai ini!" bisik ardi ke telinganya angga.
"Gw harap aetelah kejadian ini,nadira berubah haluan hatinya ke elo!"
"amiin ga!!" jawab ardi begitu bahagianya.
Lalu ardi pun memperkenalkan dokter sanosuke hikaru kepada nadura,angga dan juga pak sutoyo,nadira sangat bahagia bisa bertemu dengan dokter yang akan menangani penyakitnya ini.
"Ya allah terima kasih,semoga aku bisa sembuh dari penyakit mematikan ini!" gumam nadira dengan senyumnya yang mengembang.
Kemudian mereka berkenalan dengan dokter hikaru yang ternyata sangat baik dan ramah,nadira pun mersda senang bisa bertemu dengan dokter yang akan menangani penyakitnya itu,berharap dari tangan dinginnya lah bisa menyembuhkan penyakitnya dan atas ijin dari allah,nadira sangat berharap besar karena keinginannya untuk sembuh begitu besar.
"Ayo nad,kita langaung saja ke rumah sakit,lebih cepat lebih baik!" ajak ardi yang langsung mendirong kursi roda milik nadira.
" iya mas ardi,makasih ya mas!!" ucap nadira dengan senyum bahagianya.
"Ya allah terima kasih untuk semua mujizatmu ini,hamba janji akan selalu menjaga nadira,meskipun saat ini dia tidak pernah mencintaiku!" gumam ardi dengan rasa bahagianya.
Baginya bisa menyelamatkan nadira merupakan kebahagiaan yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata karena begitu besar rasa cintanya untuk nadira,namun sayang..nadira tidak pernah melihat tulusnga cinta seorang ardi gunawan kepada dirinya,karena hatinya sudah tertutup untuk pria lain,dan hanya ada angga seorang yang selalu menari-nari di dalam hatinya
sampai saat ini.