
Pagi-pagi buta, angga mengajak prita jogging.namun entah kenapa prita malas sekali untuk bangun.
"Sayang ayo bangun, mumpung cuacanya lagi bagus, kita jogging." ajak angga
"Duhhh mas angga ini, aku masih ngantuk mas, mana badanku terasa sakit semua, ini semua gara-gara mas angga, ngajakin begadang terus. "Hooooaaaaamm!" tuh masih ngantuk mas!"
"Justru dari itu kita jogging, biar badan kamu selalu sehat dan bugar, ayo!!! jangan malas-malasan mentang-mentang weekend!"
"Iishhh... mas angga nyebelin banget deh!!!"
dengan malasnya, akhirnya prita bangun dan mengikuti kemauannya mas angga.
Akhirnya mereka jogging ke taman kota, ternyata hari ini cukup ramai.
"Hosh... hosh...!!!
"mas, istirahat dulu ya, aku capek nih!"
"yaudah sayang, kalau begitu kita duduk dulu, hmmm... akhir-akhir ini kamu sering banget mudah lelah sayang, kamu sakit?"
"Gak tau mas, padahal aku sekarang doyan banget makan, tapi entah kenapa mudah sekali lelah!"
"Itu karena badan kamu kurang gerak sayang, mangkanya mas ajakin joging biar kamu tetap vit, okey sayang!"
"Iya... iya mas anggaku yang bawellll!!"
"Kayaknya perut mas sudah mulai lapar nih??"
Mendengar kata lapar, prita pun langsung antusias.
"Asiiik mau dong, he... he.. kayanya makan bubur ayam enak nih mas, apalagi kalau di tambahin sambal yang banyak mas, behhh mantap!!"
Anggapun merasa heran dengan prita akhir-akhir ini, suka banget makan apalagi kalau makan pedas.Dengan lahapnya prita memakan bubur ayam yang super pedas
"Sayang, kamu gak takut sakit perut makan sambal sebanyak itu??"
"Gak lah mas, kalau udah makan pedas nanti pusingnya hilang mas!!"
"Kamu benar-benar aneh sekarang!!" kemudian angga melanjutkan makannya
Selesai sarapan, mereka memutuskan untuk pulang.
"Seneng deh kalau hari ini mas angga libur, janji ya kalau ada telepon dari kantor, mas jangan kesana?? soalnya setiap mas libur pasti ada saja yang telepon."
"Iya sayang, mas janji kok!! pokoknya untuk hari ini, mas akan selalu di samping kamu."
"Makasih sayang!!" ucap prita yang sedari tadi bergelayut di tangannya angga dengan manjanya.
Sesampainya di rumah, ia melihat mamah, papah dan kak julia beserta gio berada di taman.
"Euleh eta pengantin baru, hebat ya pagi-pagi sudah jogging!"
"Ikh si mamah kebiasaan ngomong sunda!!"
"Ha.. ha.. ha.. biar menantuku yang satu ini tau atuh sayang, ferry saja sudah mulai ngerti bahasa mamah!"
"Iya mah, aku dikit-dikit faham ko!" seru angga.
"kalian sudah sarapan?"tanya papah
"Sudah pah, tadi abis jogging langsung beli bubur ayam..!"
"Syukurlah kalau begitu!"
"Duhhh baby gio sudah bangun, lagi sarapan ya embul??" ucap prita dengan gemasnya
"Iya aunty, aku laper pengen makan!" jawab kak juli.
"Ha... ha... ha... yang jawab emaknye!!!"
"perwakilan prita, ini kan ungkapan isi hatinya gio!!"
"bisa saja nih kak juli! "
"Ouh iya mamah lupa memberi tahu kamu prita, kamu masih ingat dengan kak dona gak?"
"Emmmhh... ouh iya aku ingat, yang waktu itu sering ngajarin prita menari kan kalau mau agustusan?"
"Iya sayang, hari ini dia nikah, mamah lupa ngasih tau kamu, dan kamu di undang sayang, kalau bisa kamu datang ya bersama angga, mamah gak enak kalau gak ada yang datang, soalnya papah dan mamah gak bisa kesana, kamu tau sendiri papahmu belum pulih betul, besok masih harus kontrol ke rs."
"Iya mamahku sayang, prita pasti datanglah, iya kan mas, mumpung hari ini mas libur!!"
"Iya sayang nanti kita datang kesana, emang dimana tempatnya mah?"
"Di gedung casamora angga, deket ko dari sini, Naik mobil 30 menit juga sampai..kalau gak salah suaminya juga dari polri deh angga, mungkin kalau kamu datang kesana pasti kamu kenal."
"Iya mah!!"
"Mas keundangannya jangan sore ya,kita on the way jam 10.00 saja, jadi abis zuhur kita sudah di rumah, aku mau istirahat mas, siapin amunisi buat besok ke kampus, pasti ada ospek mas.
"Iya terserah kamu, atur saja sayang! tapi setahu mas,ospeknya gak nyampe satu minggu ko, cuma tiga hari saja sayang.
"Masa sih?? wah asik dong kalau kaya gitu.?"
Pukul 10.00 angga dan prita bersiap-siap menuju gedung casamora untuk menghadiri acara pernikahan temannya prita,dan prita pun begitu cantik mengenakan kebaya miliknya.
"Hari ini istrinya mas sangat cantik!" puji angga yang tiada hentinya menatap prita.
"Duh mas angga bisa saja, aku kan emang sudah cantik dari lahir!" jawab prita dengan pede nya.
"Ha... ha... ha... mas suka jawaban seperti itu!"
"Iya sayang!"
Dengan membawa mobil sport milik angga,mereka pun bergegas pergi ke acara resepsi, sesampainya di sana, ternyata banyak sekali tamu undangan, dan mas angga pun ternyata mengenali para tamu yang berasal dari polri.
"Pak kombespol angga!!" ucap salah satu tamu undangan.
kemudian di susul oleh tamu undangan yang lainnya, mereka berdua pun menjadi pusat perhatian, ternyata mereka semua adalah anak buahnya mas angga ketika masih di polres, bripda catur pun ada di acara ini.
"Lama tidak berjumpa pak kombespol angga!" ucap bripda catur.
"Iya bripda catur, gak nyangka kita kumpul di sini ya?"
"Iya pak, emang yang menikah siapa?"
"Dia anak baru pak di polres, pindahan dari riau, semenjak bapak pindah ke poltabes ada sekitar dua hari kemudian dia tugas di polres.
"Hmm.... pantas saya baru melihatnya!"
"Mari pak, saya kenalkan dengan Briptu wira."
Angga dan prita pun bergegas menuju tempat pengantin.
"Kak donna, selamat ya!!"
"Eh, prita ya? ya ampun kamu tambah cantik saja, wah setelah nikah gemukan ya kamu?ini suamimu ya? wah gantengnya, pintar ya cari suami!!" seru donna
"Selamet ya mba! "ucap angga.
"iya, makasih ya sudah datang kesini?"
Kemudian bripda catur mengenalkan briptu wira kepada angga.
"Briptu wira!! ini adalah pak kombespol angga, dulunya beliau tugas di tempat kita."
Mendengar penjelasan dari bripda catur, briptu wira pun langsung memberi hormat.
"senang bapak kombespol angga bisa hadir di acara pernikahan saya! "
"Iya sama-sama, semoga berbahagia selalu ya briptu wira dan istri!"
"Terima kasih untuk ucapannya pak!"
Setelah itu, angga dan prita menikmati hidangan di acara tersebut, tidak lama kemudian meja kami di penuhi oleh anggota lain dari tempat mas angga bekerja dulu, di susul oleh briptu wira yang ikutan nimbrung juga, prita pun hanya mendengarkan setiap percakapan mereka.
"Akhirnya kita pulang juga mas, enak ya dari tadi ngobrol sama temen-temennya, sampe aku di jadiin kambing conge!"
"Maaf sayang, abis tadi mereka ngajakin mas ngobrol apalagi mereka anak buah mas sewaktu di polres, kan gak enak kalau mas cuekin, nanti di kira mas itu sombong!"
"Iya sayang gak apa-apa ko!" jawab prita sambil mencubit hidung suaminya yang mancung itu.
"Duh... kebiasaan deh kamu sayang, suka banget cubit hidungnya mas!"
"Greget saja mas, he... he...!"
"Lagi-lagi prita bersikap aneh!" gumam angga.
"Mas habis ini mampir dulu ya,aku mau beli sesuatu buat perlengkapan besok ke kampus!"
"Siap tuan putri, kemanapun tuan putri mau, mas siap antar kemana saja!"
"Makasih sayang!!" prita pun mencium pipi suaminya itu.
"Mas, aku pengen ice cream durian, beliin ya? aku males ngantri nya, tuh lihat panjang banget kan?"
"Emang kamu suka sama durian,setahu mas kamu gak suka buah durian?"
"Aku juga gak tau mas, tapi entah kenapa aku mencium bau durian pengen saja!"
"Kamu itu aneh sayang, di keluarganya mas yang suka durian itu cuma ayah dan juga mas!!"
"Sudah akh mas angga jangan kebanyakan protes, pokoknya beliin ya!!" rengek prita.
Dengan terpaksa angga mengantri di tempat ice cream durian, antriannya lumayan panjang dan membuat kaki angga terasa sedikit pegal,sedangkan prita hanya duduk sambil memandanginya dan sesekali mengambil foto selfienya.
"Hmmm... dasar anak ABG, kelakuannya gak jauh dari selfie!" gumam angga.
Angga pun mendapatkan antrian terakhir, niatnya ingin membeli dua cone ice cream durian, ternyata tersisa cuma satu dengan terpaksa angga membelinya hanya untuk prita.
"Kok cuma satu mas? emang mas gak kepengen apa?"
"ini ice cream terakhir sayang! "
"Duh kacian!" ledek prita
Dengan lahapnya prita memakan ice cream durian, angga pun hanya memperhatikan prita, sedikitpun dia tidak di tawari.
"ya ampun, maaf mas, aku lupa nawarin mas angga!" ucap prita yang masih blepotan memakan ice cream, hingga menyisakan sisa di bibirnya, kemudian angga mengecup bibir istrinya.
CUP!!!
"Mas angga!! ikh kebiasaan deh.
"Abis kamu tega gak nawarin mas, yasudah mas ambil saja dari sisa di bibir kamu, lebih enak sih,ha..ha..ha!" ledek angga
"iiikkh, mas angga, gak malu apa di lihatin banyak orang?"
"Ngapain malu, cium istri sendiri kok malu!"
"Oh my god!!! mas angga ini benar-benar menyebalkan!!!"
lagi-lagi angga tertawa, dia senang kalau melihat prita marah dan jengkel