I love you mr. perfect

I love you mr. perfect
Seharian bersamamu



pukul 13.00


akhirnya prita dan angga sampai di bareskrim



Angga menghentikan mobilnya di tempat parkir.


"Mas, aku takut!! "ujar prita yang tidak mau melepaskan genggaman tangannya kepada angga.


"Gak usah takut, kan ada mas!"


"Tapi aku gak akan ketemu kevin kan?"tanya prita cemas.


"Tidaklah sayang, kevin dan yang lainnya, mereka masih ada di dalam penjara, mungkin kamu akan bertemu dia saat di persidangan nanti.


"Tuh kan, aku takut mas!"


Angga pun mencangkup wajah prita dengan kedua tangannya."kamu gak usah takut, mas selalu ada si samping kamu, kalau kevin macama-macam akan langsung mas tembak mati di tempat."


"Ish mas angga sungguh kejam!" ucap prita sampai merinding mendengarnya.


Mereka pun bergegas masuk ke dalam karena sudah di tunggu oleh pak miko, orang dari kejaksaan agung yang bertugas sebagai jaksa penuntut umum, beliau sangat menginginkan para penjahat itu di hukum mati.


"Selamat siang pak miko!" sapa angga


"Silahkan masuk kombespol angga, ini istrinya ya?" tanya pak miko ramah.


" Iya pak betul!"


"Wah cantik ya, anda hebat cari istri, masih muda, cantik dan juga baik."


Prita pun hanya tersenyum mendapatkan pujian dari pak miko.


"Mari silahkan duduk! ouh iya kalian mau minum apa?" tanya pak miko.


"Tidak usah repot-repot pak!"jawab angga


"Aku pesankan kopi hitam tanpa gula ya, setahu saya anda sangat menyukainya."


" hahahah, anda bisa saja,sampai tahu itu minuman favorit saya."


"Saya pasti tahu lah, anda ini orang yang sangat di sukai banyak orang, dan banyak orang yang ingin mengorek informasi tentang anda pak kombespol, termasuk kisah percintaan anda."


Angga pun hanya terdiam dengan menaikkan kedua alisnya, sedangkan prita hanya tersenyum sepertinya ingin tertawa namun di tahannya.


"Baiklah kalau begitu saya akan memulai pertanyaan untuk nyonya angga, ups..maksud saya nona prita.


"panggil prita saja pak! "jawab prita.


"baiklah sodari prita, ketika saya menanyakan sebuah pertanyaan, anda hanya menjawab iya atau tidak, ok!


"Baik pak.


sekitar pukul 14.30 mereka selesai di introgasi oleh bapak miko, sebagai bukti untuk memberatkan para pelaku di pengadilan nanti.


"Akhirnya selesai juga mas, cukup tegang juga aku di kasih pertanyaan bertubi-tubi, tapi jawabannya sangat singkat ya, antara iya dan tidak!"


"ya begitulah prita, yang penting kamu udah gak tegang kan?" tanya angga.


"Alhamdulilah udah enggak mas, malah udah lega banget, ibarat kata telor di ujung tanduk sudah pecah, hahahaha."


Kemudian angga merangkul istrinya.


"Mas senang melihat kamu tertawa lepas seperti ini, ouh iya.. sebentar lagi mas mau ke kampus, ada jadwal mengajar sore di sana, kamu mau mas antar pulang dulu?" tanya angga.


"Aku ikut mas ke kmpus saja ya? sekalian mau nanyain pendaftaran masuk kuliah! "


"Baiklah kalau begitu, silahkan nyonya angga, kita bergegas menuju parkiran, karena sebentar lagi mr. angga ini bisa telat datang ke kampus."


"iiikhhh apaan sih mas angga ini, malah becanda?" ucap prita sambil mencibit lengan suaminua itu


"Aduh, aduhhh sakit juga cubitan kamu!! ko becanda sih? kamu kan memang nyonya angga alias istriku tersayang!" ujar angga sambil mengulum senyum.


"Mulai deh ngegombal!! " ucap prita


mereka pun pergi meninggalkan bareskrim dan menuju kampus pelita bangsa.


......................


Sesampainya di kampus, angga langsung buru-buru menuju ruang dosen di susul prita membantu angga membawakan laptop beserta lembaran kertas sepertinya soal materi untuk mahasiswa/i.


"Mas, tungguin aku!! cepet banget sih jalannya."ujar prita yang tidak bisa mengimbangi langkah suaminya itu


"Sorry sayang, abis mas udah telat nih, kalau saja tadi di jalan tidak macet, gak mungkin terlambat kaya gini."


"iya,, iya aku ngerti ko, tapi mas masih ingat kelas dan ruangan untuk dosen kan?" tanya prita sedikit menghawatirkan angga.


"Ingat ko sayang, sebelumnya mas pernah kesini ko pas besok nya mas mau nikah sama kamu."


"ooh,, baguslah! "


Pritapun akhirnya menunggu suaminya di ruangan dosen, kebetulan masih ada sebagian dosen yang masih ada di meja kerjanya.


"Kamu tunggu di sini ya, kalau merasa bosan boleh ko nunggu di lobby, tapi ingat!! jangan genit sama mahasiswa sini! "ucap angga memberikan sebuah peringatan kepada prita.


"Baik pak dosenku yang protektif?? " ledek prita.


Angga pun semakin gemas di buatnya, hingga akhirnya sebelum dia meninggalkan istrinya,dia langsung mencium puncak kepalanya, padahal banyak dosen yang memperhatikan mereka.


"Dasar mas angga, sikapmu bikin orang lain cemburu saja!"gumam prita yang tidak sengaja memperhatikan mimik wajah dosen wanita di sini, sepertinya kurang begitu menyukai kemesraan angga terhadapnya.


Ketika prita duduk di kursi kerjanya angga, ada seorang wanita yang sepertinya seumuran kak dara, menyapa dirinya.


"I.. iiya, saya istrinya mr. angga!!" jawab prita sedikit gugup.


"Perkenalkan saya Natasya,saya dosen dari fakultas bisnis managemen, senang bisa berkenalan dengan anda."


"Saya prita, senang bisa berkenalan dengan anda miss.natasya!"


Wanita yang bernama natasya ini sungguh ramah, tidak seperti wajah dosen yang lainnya di sini, wajahnya asam dan gak begitu bersahabat.


" Aku tidak menyangka mr. angga pandai memilih wanita, kamu masih sangat muda dan juga cantik!" puji natasya yang kemudian duduk di sebelah prita, kebetulan ada kursi kosong di sebelahnya.


"Terima kasih miss natasya,anda juga sangat cantik dan juga ramah.


"Makasih untuk pujiannya, kamu tau pas mr. angga mau menikah, banyak yang patah hati, termasuk saya!


DHEGH!!!!


Prita pun kaget mendengar penjelasan miss natasya yang terang-terangan itu.


"Kenapa miss berbicara seperti itu?" tanya prita penasaran.


"Ya, semenjak mr. angga menjadi dosen di sini, banyak dosen yang masih jomblo mengincarnya, tapi setelah tau mr.angga menikah, mereka semua patah hati, coba saja kamu perhatikan mereka deh yang masih ngejomblo? "


"Iya juga sih, sepertinya mereka gak begitu menyukai keberadaannya di sini! "gumam prita.


"Sudah gak usah di fikirin, aku saja sudah bisa move on, kamu sepertinya masih berumur 18 atau 19 tahun ya?


"Saya baru berusia 18 tahun miss, kebetulan saya mau mendaftar kuliah di sini!


"Kebetulan sekali, untuk masih ada gelombang ke empat, soalnya kita buka gelombang pertama dari bulan januari, sebentar ya, saya ambilkan formulirnya, nanti kamu tinggal isi saja.


"Terima kasih banyak miss, maaf sudah merepotkan! "ujar prita merasa tidak enak.


"Ehhh, gak apa-apa ko. ucap miss natasya yang kemudian pergi keluar.


"Tiba-tiba angga datang menghampiri prita.


"Mas ko di sini?" tanya prita heran


Sambil memberikan tas kecil,angga meminta prita untuk mengambilnya.


"Ini buat kamu, takutnya kamu haus dan lapar! " ujar angga.


Prita pun merasa senang, walaupun angga sibuk tapi dia sempat memperhatikan dirinya.


"Makasih ya mas!!"


Sambil mengusap rambut istrinya, "mas gak mau istri mas yang cantik ini kemana-kemana, kebih baik mas bawakan ini biar kamu betah nungguin mas di sini sampai selesai."


"Hmmm,, sampai segitunya kamu mas!!"


"Sudah, pokoknya kamu jangan kemana-kemana, kalau kamu mau ke toilet, kamu pakai saja toilet di lantai ini, pokoknya pesan mas cuma satu, jangan pergi dari tempat ini, oke!! "printah angga tegas kepada istrinya itu.


"Maaf, sepertinya saya sudah mengganggu kalian! "ucap miss natasya.


"Tidak apa-apa ko miss, maaf ya saya tinggal dulu," ujar angga yang tergesa-gesa pergi meninggalkan prita dan miss natasya.


"Baru kali ini mr. angga mau menyapaku! " gumam natasya."


miss natasya kemudian memberikan formulir pendaftaran kepada prita.


"Nanti kamu tinggal isi saja, kebetulan saya yang mengurus pendaftaran mahasiswa/i baru di sini."


"Syukurlah kalau begitu, jadi saya kalau kurang faham bisa tanya sama miss natasya ya."


"Iya tenang saja, emang kalau boleh tau kamu mau ngambil jurusan apa?"


"Emmm... bisnis managemen sama kaya miss natasya."


"Wah bagus tuh, saya senang mendengarnya,apa alasan kamu ingin mengambil jurusan bisnis managemen?" tanya miss natasya


"Kebetulan keluargaku punya usaha, cuma yang mengelola masih kerabat dekat, sedangkan keluargaku inginnya yang mengelola usaha ini adalah pewaris sah nya bukan orang lain, alhamdulilahnya aku tertarik yasudah aku ambil jurusan ini, biar kedepannya aku bisa kelola bisnis keluarga saya sendiri miss."


"Pantas saja mr. angga memilih kamu, keluargamu orang yang hebat, saya salut." puji miss natasya


"Hahaha, Miss bisa saja"


prita pun merasa senang karena dia bertemu dengan miss natasya yang sangat baik dan ramah, sehingga dia tidak terlalu bosan menunggu suaminya mengajar.


Akhirnya mas angga selesai mengajar di kelasnya, dan mengajak prita untuk pulang.


"Masih jam 17.00 mas, emmhh...mas masih capek gak? " tanya prita dengan manjanya.


"Emang kenapa istriku yang cantik,kok nanya mas capek apa enggak, ya sedikit sih, emang kenapa?Tanya angga.


"Yaudah pulang saja deh mas!"jawab prita sedikit kesal.


Angga pun menghentikan mobilnya ke pinggir jalan.


"Ngambek ya? ko cemberut gitu jawabnya?" ledek angga dengan mengulum senyumnya.


"Gak ko, siapa yang ngambek, yasudah kita pulang saja mas!!"


"Tapi mas gak mau, hmmm... mas mau ngopi dulu di kafe, boleh gak? ya sekalian kita makan roti bakar nya, enak banget lho!!"ajak angga sambil menaikkan alisnya.


Dengan senyum malu-malunya prita pun menjawab"Iya aku mau, asikkk!!!


"ckckck dasar bocah!!! gumam angga.


Akhirnya angga membawa prita ke cafe starlight, tempat biasa anak muda nongkrong.