I love you mr. perfect

I love you mr. perfect
Reva marah



Tap.. tap!!


bunyi langkah kaki yang secara tiba-tiba muncul dari arah lorong sekolah.


betapa kagetnya prita ketika berlari bertabrakan dengan seseorang.


buuughhhh!!!


tiba-tiba prita terjatuh


" maaf bapak kepala sekolah saya tidak sengaja!!!!" kata prita sedikit takut.


"iya prita tidak apa-apa!!! gimna ngobrolnya sudah selesai???" tanya bapak kepala sekolah


"iiiiiiiyaaa sudah pak, orangnya juga sudah pergi!!!" jawab prita sedikit bingung.


"hmmmm padahal bapak pengen ngobrol sama pacar kamu itu!!!" ujar bapak kepala sekolah sambil tersenyum.


"sttttt!!!!! aduh bapak jangan keras-keras kalau ngomong,, dia bukan pacar aku pak, sumpah deh!!!" jawab prita sambil mengangkat kedua jarinya.


"kalo bukan pacar, pasti calon suami ya?" haaaa


ternyata dugaan bapak kepala sekolah sangat tepat, gumam prita.


"ikh bapak, jangan ngawur pak, aku kan masih sekolah, masa depan juga masih panjang pak.


"papahmu sendiri yang bilang sama saya prita!!!!" jawab bapak kepala sekolah sambil mengulum senyum.


"apa????? aduhh papah apa-apaan ini, kenapa bilang sama bapak kepala sekolah segala sih, bikin malu saja."


"tidak apa-apalah prita, saya juga sangat setuju kamu dengan polisi yang bernama angga itu, sudah tampan, pintar, berwibawa sopan juga, idaman kaum hawa itu, haaaaa!"


"stop, udah akh pak gak usah di lanjut lagi, lagian papah kenapa mesti bilang-bilang sama bapak sih??"


"papah kamu tidak mau kamu dekat dengan laki-laki di sekolah sini prita, ya kalau menurut saya setelah kejadian waktu itu, wajarlah papah kamu bersikap seperti itu, iya kan?" tanya kepala sekolah


"iya in saja deh pak, yaudah pak saya pamit ke kelas dulu."


kemudian prita bergegas menuju kelasnya, ketika sampai di dalam kelas, prita langsung duduk di sebelah reva.


"rev, sorry ya gw lama!!!!" seru prita


namun tiba-tiba reva pindah ke bangku belakang di sebelah pojok


"tya,, gw di sebelah lo ye please!!"


" yaudah sini, kebetulan sinta gak masuk sekolah!!" sahut tya.


"eh rev lo kenapa? kalau gw salah gw minta maaf!!! ujar prita heran dengan tingkah laku sahabatnya itu!"


"gw benci penghianat!!!" jawab reva marah


sontak prita pun terkejut dengan perkataan reva.


"maksud lo apa sih reva, lo gak biasanya kaya gini???"


" lo fikir saja sendiri, otak lo masih waras kan, mulai sekarang lo jangan ganggu gw lagi, kita bukan sahabat lagi!!"


dhegggg !!!


"mendengar perkataan reva, entah kenapa hatiku terasa amat sakit."


kemudian prita pergi berlari menuju taman sekolah.


"hiks... hiks lo kenapa reva? apa salah gw sama lo???" teriak prita


" lo penghianat, penghinat lo!!!!" jawab jhony


"eh maksud lo apa jhon ngomong kaya gitu??" tanya prita kesal sambil nangis sesegukkan.


"gw gak nyangka ya lo nusuk sahabat lo sendiri dari belakang!!!"


"maksud lo apa? gw gak ngerti jhon???"


kemudian jhony mengeluarkan ponselnya, dia memberikan sebuah rekaman video dimana dia sedang berpelukan dengan angga di taman dan melihat reva ada di belakangnya sedang melihat adegan mereka. betapa kagetnya prita.


"ya allah,, kenapa ini bisa terjadi?? jadi lo lihat semuanya jhon??" tanya prita penasaran


plaaakkk!!!


secara refleks prita menampar jhony


"jahat lho jhon, lo gak tau apa yang sebenarnya terjadi, lo gak tau keadaan gw yang sebenarnya."


"maafin gw prit, gw gak bermaksud ngomong kasar sama lo, maaf."


kemudian sambil menangis prita pergi meninggalkan jhony kemudian bergegas pergi ke kelas mengambil tasnya dan pergi meninggalkan sekolah.


......................


"brengsek, ini semua gara-gara lo angga, gw harap lo gak balik lagi dan gak muncul di kehidupan gw, gw benci banget sama lo, lo udah bikin hidup gw hancur!!!" sahut prita sambil berteriak di pinggir danau.


pukul 20.00 prita sampai di rumahnya


"prita ko tumben kamu pulang jam segini, kamu abis dari mana sayang???" tanya mamah khawatir


"aku capek mah, aku ingin istirahat!!!" ucap prita


"yaudah sayang kamu mandi gih sana, abis itu makan malam ya!!!"


"aku sudah makan mah, jadi abis mandi prita mau langsung tidur saja,gak apa-apa kan mah?"


"yaudah gak apa-apa sayang!!!!"


kemudian prita segera pergi ke kamar tidurnya.


Buuugh......!!!


prita langsung tertidur di tempat tidurnya.


"lelah banget hari ini yaa allah!!! semoga saja reva tidak marah lagi." kemudian tanpa di sadari prita malah tertidur pulas.


......................


ting.. tong... bel rumah reva berbunyi,ketika itu reva sendiri yang membuka pintu, betapa kagetnya dia, siapa yang datang malam-malam.


"jhony!!!!! ngapain lo malem-malem kesini????" tanya reva terkejut.


"gw ada perlu sama lo?"


" lo ada perlu apaan sama gw, perasaan gw gak ada masalah deh sama elo???" jawab reva ketus.


"boleh gak nih gw masuk?" tanya jhony sambil tersenyum.


"di luar saja jhon, bokap sama nyokap gw lagi gak di rumah!!" sahut reva sambil duduk di kursi teras rumahnya


"rev, lo marahan ya sama prita???" tanya jhoni penasaran.


"iye... gw benci sama prita, dia udah hianatin gw!!!!" jawab reva kesal


"cuma gara-gara cowok persahabatan lo sama prita yang sudah terjalin dari kecil hancur gitu aja rev?"


"udah akh jhon, gw gak mau bahas masalah ini, lagian ngapain lo ikut campur urusan gw sama prita???"


"gw mesti ikut campur rev, karena di sini ada sangkut pautnya sama angga sepupu gw, cuma gara-gara lo suka sama sepupu gw persahabatan lo sama prita bisa hancur kaya gini!!!" ujar jhony sedikit kesal


"yang jahat tu prita, dia kan tau kalau gw suka sama angga, dia janji mau comblangin gw, tapi nyatanya dia malah jadian bahkan mau nikah sama angga, gimana gak sakit hati sih gw?


"jadi lo lebih memilih perasaan lo ke angga ketimbang persahabatan lo yang selama ini udah lo jaga sampe sekarang? dan tiba-tiba hancur cuma gara-gara cinta sama satu orang, ayolah rev, gunakan akal sehatmu,gunakan logikamu!"


"gak tau akh jhon, gw gak mau bahas masalah ini, kalau lo udah selesai lo bisa pulang sekarang jhon!!!" ujar reva sambil mengusir jhony.


"gw gak akan pergi sebelum gw jelasin kejadian yang sebenarnya sama lo rev!!!!"


"apalagi sih jhon, gw capek tau gak!!!!!!"


"asal lo tau rev,, prita emang jadian sama angga tapi itu semua perintah dari kedua orang tuanya, begitu juga dengan angga, dan sebenarnya angga terpaksa menerima perjodohan ini karena demi hubungannya dengan kekasihnya tidak terus-terusan di tentang, karena hubungan angga dan kekasihnya itu tidak di restui oleh kedua orangtuanya angga, jujur gue kecewa sama bang angga, dia egois mementingkan perasaannya tanpa mementingkan perasaan prita yang jelas-jelas tidak pernah menyukai bang angga."


"stop cukup jhon jangan lo terusin lagi!!!" perintah reva sambil menangis menahan sakit di hatinya.


"gw harap lo bisa berfikir lebih jernih rev, prita sangat menyayangi elo, dia terpaksa di jodohkan dengan angga karena permintaan kedua orang tuanya, dan alasan bang angga menerima perjodohan ini, buat aku ini sangat egois rev, tadi gw ngobrol banyak sama prita pas habis pulang sekolah, gw ikutin dia sampai danau pinggir kota, dia nangis sejadi-jadinya rev, gw harap lo bisa baiikkan lagi sama prita sahabat terbaik lo, yaudah gw pamit ya rev!!" kemudian jhony pun langsung pergi meninggalkan reva yang masih berdiri mematung di depan teras rumahnya.