
pukul 09.00 pagi,leon sudah berada di rumah sakit shimada,dirinya sudah tidak sabar ingin bertemu dengan kekasihnya.sesampainya di lantai sepuluh.
"Tok..tok!!" bunyi suara ketukan pintu
Dan ketik prita membuka pintu,dia pun kaget melihat sosok leon berada di hadapannya,dengan segera leon memeluk erat kekasihnya itu.
"aku kangen sana kamu sayang!" ucap leon begitu senangnnya
"leon!!"ujar prita tidak percaya.
"Bagaimana keadaan arga? Apakah sudah baikkan?" tanya leon sambil menerobos masuk ke dalam,namun betapa kagetnya leon ketika melihat sosok angga yang sedang duduk di sebelah arga.
"kamu!!! Ngapain kamu ada si sini?"tanya leon emosi
"aku di sini untuk menemui arga anakku,dia sangat membutuhkanku."
"Alah!!! Ini hanya akal bulus kamu saja untuk bisa mendekati prita kan? Prita itu adalah kekasihku dan hari ini aku akan melamarnya.
"Apa!" jawab angga dan prita bersamaan
prita pun tidak menyangka bahwa leon akan berbicara seperti itu di depan angga.
"Leon,bukan saatnya kamu membahas ini di sini?" ujar prita sedikit kesal
"Justru ini adalah waktu yang tepat dan kebetulan ada mantan suamimmu di sini,jadi biar dia tau kalau aku dan kamu akan segera menikah,dan kamu prita!! jangan pernah menolak lamaranku ini!"
Dengan mengepalkan tangannya dan rahang yang mengeras,akhirnya angga mengajak leon ke suatu tempat.
"Lo ikut gw,jangan bikin masalah di sini!! Kita selesaikan semuanya secara jantan!" ucap angga yang kemudian pergi bersama dengan leon.
"Hey!!! Kalian berdua mau kemana? Jangan bikin keributan.
"Kamu diam saja prita,ini urusan laki-laki!" ucap angga dengan suara yang cukup keras,sepertinya mas angga marah.
Lalu mereka berdua pergi ke atap rumah sakit,apa yang akan mereka lakukan berdua? Prita pun sangat hawatir,namun di lain sisi ia tidak bisa meninggalkan arga seorang diri di ruangan ini.
"ya tuhan!!! Apa yang mau mereka lakukan berdua? Kenapa perasaanku jadi tidak enak kayak gini!!" ujar prita dengan peerasaan cemasnya.
"Sekarang gw mau kita bertanding secara adil untuk mendapatkan prita,gimana?" ucap angga kepada leon
"Ha...ha...ha,siapa takut!!! Oke deal ya jika di antara kita ada yang menang,dialah yang berhak memilliki prita!!" kata leon dengan semangatnya.
"ok!! Deal!!" jawab angga dengan senyum getirnya.
Lalu mereka pun berkelahi secara jantan,pukulan demi pukulan mereka layangkan ke tubuh lawan,sampai wajah mereka berdua babak belur.
"Ciiihh!!! Hebat juga lu bocah tengik!!" ledek angga sambil mengusap darah di ujung bibirnya.
"Sialan lo ngatain gw bocah tengik,dasar laki-laki tua bangka tengik!" ledek leon yang kemudian kembali melancarkan aksi memukulnya.namun entah kenapa di antara keduanya tidak ada rasa kesakitan sedikitpun,malah semakin menjadi-jadi pukul sana sini.
Dengan duduk di sebelah arga yang masih tertidur pulas,prita pun tidak bisa diam,dia terus saja meremas kedua jemari tangannya,namun akhirnya aunty gita datang bersama om yamata.
"kebetulan ada om dan aunty,prita bisa titip arga sebentar?" pinta prita
"Lho!!! Emang kamu mau kemana sayang?" tanya aunty gita penasaran.
"mas angga dan leon,sepertinya mereka sedang berkelahi!"
Sontak perkataan prita membuat aunty gita dan om yamata terkejut,lalu aunty gita ikut bersama prita sedangkan om yamata menunggu arga.
Prita dan unty gita pun mencari keberadaan angga dan juga leon.
"Kalian berdua ini pergi kemana? Kenapa kelakuan kalian seperti anak kecil kayak gini!!" ucap prita kesal namun sangat menghawatirkan mereka berdua,bagianya angga dan leon adalah laki-laki yang sangat baik.
Prita dan unty gita terus mencari keberadaan angga dan juga leon di sekitar taman rumah sakit,namun tetap tidak ketemu
"kemana kalian berdua ini?? Atau jangan-jangan?" prita pun langsung berlari menuju atap gedung rumah sakit.
"prita kamu mau kemana nak?" tanya aunty gita
"ke lantai atas aunty,ayo kitaa segera kesana!"
Kemudian mereka bergegas menujju lantai paling atas rumah sakit shimda,setibanya di sana betapa kagetnya prita dan juga aunty gita melihat angga dan juga leon yang terlihat babak belur.
"mas angga!!! Leon!!! Kalian kenapa babak belur kaya gini?" tanya prita hawatir
Namun justru angga dan juga leon,mereka berdua hanya tertawa geli melihat prita dan aunty gita begitu hawatir namun juga kesal.
"lihat mereka berdua angga!! Seperti orang bodoh saja melihat kita seperti ini??"
Betap kesalnya aunty gita dan juga prita dengan ulah mereka itu yang sudah membuat hawatir karena menghilang begitu saja.
"Dasar kamu itu anak yang nakal ya leon!" seru aunty gita sambil menarik kuping putranya itu.
"haa..ha...ampun mah,tapi leon benar-benar puas sudah memukul angga begitu pun angga!! Iya kan sob??"
Prita pun mengernyitkan kedua alisnya!!! Apa sebenarnya yang sudah terjadi di antara mereka berdua? Sehingga angga dan juga leon malah terlihat akrab walaupun mereka berdua telah babak belur.
Kemudian angga menggenggam tangan prita
"sekarang aku sudah tidak punya saingan lagi?" ucap angga dengan bahagianya walaupun wajahnya terlihat babak belur.
"mas!! Kamu dan leon sudah gila ya? Apa karena perkelahian ini otak kalian jadi gak waras hah!" sungut prita kesal
"sudahlah prita sayang,aku sudah meng ikhlaskan kamu untuk bersama orang yang selalu kamu cintai saat ini!! Aku sadar bahwa aku tidak akan pernah bisa menggantikan posisinyaa angga,ingat aku ngelakuin ini semua demi kebahagian arga dan juga kamu!! Gw titip prita sama elo ya angga,jangan pernah lo sakiti wanita yang sangat gw cintai ini!" ancam leon kepada angga.dan angga pun tersenyum kepada leon
"thank's ya bro!! Gw harap elo juga selalu bahagia!" seru angga sambil memeluk leon.
"iya,awas kalau gw denger lo nyakitin prita lagi,gw gak akan tanggung-tanggung habisin elo angga!"
"gw janji,lo bisa pengang semua janji gw!"
"oke,kalau gitu gw pergi dulu!"
Kemudian leon pergi bersama aunty gita sambil di bantu berjalan oleh aunty gita ,kemudian angga pun terjatuh lemas
"mas angga!!! Kamu gak apa-apa?" tanya prita merasa hawatir
Namun lagi-lagi angga justru malah memeluk wanita yang di cintainya itu.
"mendapatkan mu kembali memang butuh perjuangan ekstra ya? Tapi mas puas sudah berduel dengan saingat beratnya mas!!" ucap angga sambil tersenyum senang.
"kenapa harus dengan cara berkelahi seperti ini sih mas?" tanya prita kesal
"inilah cara jantan seorang laki-laki ingin mendapatkan cinta sejatinya,tidak peduli dia harus mati sekalipun."ucap angga
"kamu itu bikin aku hawatir saja mas!! Tapi kenapa leon bisa seperti itu mas? Bukannya dia begitu benci terhadapmu?"
kemudian angga menceritakan kembali kejadian yang sebenarnya
FLASH BACK
hosh!!hosh!!
Akhirnya mereka berdua terjatuh karena sudah kehabisan tenaga,darah yang bercucuran pun mengenai baju mereka berdua.
"gw puas sudah mukulin elo,dasar cowok brengsek!" ucap leon sambil mengusap darah di ujung bibirnya
"gwbjuga puas sudah bikin elo babak belur,dasar bocah tengik!!"
"akh sialan lo bangsat,lo ngapain ke jepang? Belom puas lo nyakitin prita?"tanya leon kesal
"ciihh!! Dasar bocah songong!! Gw kesini demi arga anak gw,asal lo tau kalau arga sakit karena sangat merindukan gw papahnya bukan elo!"
Ucapan anggaa malah membuat leon terdiam
"lo boleh dapetin prita,tapi tidak untuk arga anakku,sampai kapanpun gw gak akan pernah membiarkan elo untuk menggantikan posisi gw sebagai papahnya,lebih baik gw mati!"
ternyata rasa sayangnya angga terhadap arga lah yang membuat leon merasa tersentuh,dia menjadi teringat kembali dengan ayah kandungnya yang tidak pernah mengakui dirinya sebagai anak karena gara-gara dia lahir kedunia ini,ibunya harus meregang nyawa,dan leon pun tidak ingin arga seperti dirinya,jauh dari ayah kandungnya,tidak seharusnya leon memisahkan kebahagiaan arga dan juga angga,dan leon pun sadar jika selama ini prita masih sangat mencintai angga,dan leon tidak ingin menjadi orang yang menyebabkan arga dan juga prita menderita kembali.
"okey,gw mundur!! Tapi asal lo tau,gw seperti ini karena demi kebahagiaan arga,dan lo harus janji sama gw ga,lo harus bahagiain mereka berdua!"
"gw janji leon,janji seorang laki-laki! Gw gak akan pernah membuat arga dan prita menderita,gw akan selalu membahagiakan mereka,lo pegang janji gw ini!"
Angga pun tidak menyangka kalau leon akan luluh seperti ini.
......................