I love you mr. perfect

I love you mr. perfect
malam pertama nadira



Hari ini nadira telah di izinkan pulang dari rumah sakit,namun tetap harus kontrol setiap minggunya,tidak lupa obat-obatan yang cukup banyak yang harus di minum untuk bisa bertahan hidup.


"nad,kamu baik-baik saja kan?" tanya angga merasa hawatir karena melihat wajah nadira yang masih pucat.


"Aku gak apa-apa kok mas,hari ini mas pulang ke rumahku kan?"


Angga pun terdiam,berat untuknya menerima kenyataan jika dirinya saat ini telah menikah dengan nadira.


"mas!!! Kok malah diem sih?" tanya kembali nadira."


"baiklah,hari ini mas akan kerumahmu!" Dengan terpaksa akhirnya angga pulang ke rumah nadira,di sepanjang perjalanan,nadira tiada hentinya menggandeng tangan suaminya itu,baginya ini masih terasa seperti mimpi,bisa menikah dengan angga,orang yang sangat di cintainya itu.


sesampainya di kediaman rumah pak sutoyo,ternyata pak sutoyo dan istrinya sudah menyambut kedatangan kami.


"selamat datang nadira dan angga menantuku!" ucap sutoyo dengan bahagianya.


"terima kasih sudah menyambut kami pak!! Seru angga.


"jangan panggil aku pak lagi,tapi kamu panggil aku ini papah ya!"


"emmhh baik pah!!" jawab angga singkat


"yasudah,sekarang kalian istirahat ya,pasti sangat capek dan lelah.


Kemudian angga membantu nadira ke kamarnya sambil merangkulnya,nadira pun masih merasa gugup dengan sikap angga yang seperti ini..


Menjelang malam.


Angga masih merasa canggung berdua bersama nadira,sedangkan nadira hanya tiduran saja di kasur sambil memainkan ponselnya,angga pun sengaja menyibukan diri dengan laptopnya.namun nadira sesekali memperhatikan angga,berharap angga akan berada di sampingnya,akan tetapi itu semua bagaikan punduk merindukan bulan saja.sikap angga masih tetap dingin terhadap nadira.


"mas,apakah kamu belum bisa mencintaiku?" tanya nadira


angga pun menghentikan aktifitasnya kemudian menghampiri nadira." kenapa kamu berbicara seperti itu nad?" tanya angga.


Namun lagi-lagi nadira memeluk angga dengan erat.


"Aku sangat mencintaimu mas,aku ingin menjadi istri yang sempurna untukmu,dan malam ini aku ingin melayanimu sebagai seorang istri." ucap nadira dengan wajah yang merah merona karena malu


DHEGH!!!


Angga pun terdiam,dia tidak bisa melakukan itu bersama nadira,bagaimanapun angga masih sangat mencintai prita.


"Maaf nad,tapi aku hari ini sangat lelah!!" ucap angga sengaja menghindari nadira.


"kenapa mas? Apa mas angga masih mencintai prita sehingga tidak mau menyentuhku?"


Angga pun kembali terdiam,ingin sekali berkata iya,namun angga tidak mau menyakiti nadira.


Lalu dengan nekatnya,nadira mencoba mencium bibir suaminya itu,namun angga tidak meresponnya,sikapnya masih saja dingin,kemudian dengan nekat akhirnya nadira memberanikan diri melepaskan piyamanya,kini tubuhnya terlihat polos,tapi lagi-lagi angga hanya terdiam tidak menyentuhnya sama sekali,kemudian angga malah pergi keluar meninggalkan nadira seorang diri.


"maaf kan aku nad,tapi aku benar-benar tidak bisa melakukan itu bersamamu,maaf sudah menyakitimu!" angga pun pergi menuju halaman rumah pak sutoyo,dinyalakannya sebatang rokok untuk menghilangkan rasa pusing di kepalanya.


"mas!!! Kenapa kamu tega ngelakuin ini semua sama aku!!" lalu nadira pun menangis terisak,ternyata mencintai itu sangat menyakitkan,lebih enak di cintai.Dalam tangisnya malam ini,nadira kemudian tertidur dengan lelap,mimpinya yang ingin merasakan malam pertama dengan orang yang sangat di cintainya itu kini telah kandas,ternyata cinta itu tidak bisa di paksakan dan cinta itu tidak harus memiliki.


Pagi-pagi sekali angga sudah rapih,karena hari ini dia ada rapat penting dengan bapak kapolri di kantor pusat,namun sebelum ia berangkat,angga menyempatkan untuk berbicara hal penting kepada pak sutoyo.


"Apa yang ingin kamu bicarakan angga?" tanya pak sutoyo yang sedang duduk di meja kerjanya.


"Ini mengenai nadira pah,kita harus segera mencari pendonor sel tulang sumsum belakng untuk nadira!"


"Apa!!!" tanya sutoyo tidak percaya.


"iya pah,ini adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan nadira!"


lalu dengan sikap sigapnya sutoyo langsung menghubungi saudara dan kerabatnya untuk mau menjadi pendonor untuk putri kesayangannya itu,berapapun biyaya yang di keluarkan,pak sutoyo tidak peduli,yang terpenting,putrinya bisa sembuh kembali.


Lalu angga pun segera berpamitan kepada pak sutoyo,sedangkan nadira,dia masih tertidur dengan lelapnya,ternyata semalam angga tidak tidur di kamar nadira,melainkan di gajebo halaman belakang rumah.


Sekitar pukul 12.00,angga dan tommi pergi ke tempat biasa untuk makan siang.


"Ha..ha..ha..kalah set apaan tom? Ada-ada saja lo!"


"elo udah tiga kali nikah sama tiga cewek,pertama prita,kedua indri san sekarang nadira,beruntung banget hidup elo,sedangkan gw masih betah dengan status bujangan!! Ha..ha..ha!" ujar tommi sambil tertawa getir.


"siapa sih yang mau kaya gini tom?? Gw kaya gini karena keadaan,kata siapa enak?? Yang ada malah bikin pusing..gw lebih bahagia bersama prita,gw kangen sama mereka berdua."


"Sabar ya sob,gw yakin suatu saat nanti lo bakalan hidup bahagia dengan prita dan juga arga."


"iya tom,thank's ya sob!"


Lalu tiba-tiba saja ponsel angga berbunyi,dan melakukan video call,betapa kagetnya angga ketika melihat ardi sedang bersama prita.


"Hai sob,gw lagi sama ayang mbeb lo nih!!" ledek ardi


Prita pun hanya tersenyum sambil menatap angga,tatapan yang penuh dengan kerinduan yang mendalam


"Kamu gimana kabarnya sayang? Aku kangen berat sama kamu dan juga arga!! Arga mana sayang?" tanya angga


"Aku baik kok mas,arga juga baik..nih kebetulan ada mas ardi lagi main ke kampus aku,kebetulan lagi ada seminar di kampus mas,ternyata yang jadi dosennya mas ardi.


"Eh kuya,nyebelin lo ye!!! Kenapa lo gak bilang-bilang gw sih sekarang elo jadi dosen,bilang nya ada proyek di shibuya!!"


"yeyyy!!! Sureprize tau gak,gw fikir lo bakalan pingsan denger berita ini!" ledek ardi sambil tertawa geli.


"Sialan lo,ada di sini udah gw timpuk nih!"ucap angga kesal


"Anjaiiii sadis men!!! Ha..ha..ha!!"seru ardi


Prita pun kemudian mengobrol dengan angga,terlihat jelas di antara keduanya menyimpan rasa rindu yang sangat dalam.


"Di,elo beneran ngajar di kampusnya prita!"


"gak kok ga,gw cuma jadi dosen sementara saja gantiin temen gw yang lagi sakit karena kecelakaan,mumpung proyek gw di shibuya masih nyantai adi untuk sementara waktu ya gw di sini dulu,enak loh bisa ketemu ayang prita lo di sini tiapa hari!!" ledek ardi dengan menahan tawanya.


"Awas lo di,jangan pernah macem-macem sama prita gw,berani deket-deket gw habisin lo!" ancam angga yang tidak tanggung-tanggung kepada sahabatnya itu,ternyata sifat posesifnya terhadap prita masih sama seperti dulu.


"Anjiiirrr!!! Gila lo ga berani mau abisin gw gara-gara gw mau deketin cewek elo,lagian elo udah nikah sama nadira,wanita yang sangat gw cintai sampai saat ini,,boleh dong sekarang gw deketin prita cewek elo!"


"Eh bangsat!!!elo kan yang nyuruh gw buat nikahin nadira? Gw ngelakuin itu juga demi nyelametin dia!" jawab angga kesal


Entah kenapa akhir-akhir ini angga mudah sekali terpancing emosi,mungkin karena dirinya merasa tertekan dan banyak beban yang ada di pundaknya sehinngga emosinya tidak stabill.


"jangan emosi angga,tenangkan dirimu!" ucap tommi yang berusaha menenangkan angga.


"sorry bro,gw cuma becanda!! Elo sensi banget sih,ngegas mulu jawabnya!!"


"elo nyebelin tau di!!"


"iye sorry,gw di sini buat jagain prita kok,lo percaya sama gw!! Ternya di kampus ini cewek lo populer juga ya,banyak cowok-cowok ganteng yang tertarik sama cewek elo!!"


"mas ardi sudah akh,jangan bikin mas anggaku kesal!!" ucap prita.


"cie..cie...mas anggaku!!" iye..iye..sorry deh!! Ga gimana keadaan nadira sekarang?" tanya ardi hawatir.


"emmmhhh,,,nadira harus menjalani pencangkokkan sel sumsum tulang belakang di,dan harus mencari pendonor yang benar-benar cocok dengannnya!"


"ya tuhan!!! Terus apa sudah berhasil mendapatkan pendonornya?"


"sampai saat ini belom di!" jawab angga.


"semoga nadira cepet sembuh ya mas!" ujar prita


"iya sayang,terima kasih untuk doanya!" ucap angga.


......................