
Hari ini aku dan mas angga pergi ke supermarket untuk membeli perlengkapan dapur, mas angga yang seperti biasanya tampil rapih dan perfect, namun hari ini hanya mengenakan kaos polos,celana pendek dan topi berwarna putih, tetapi tetap terlihat tampan.
"orang ganteng mau pakai pakaian apa juga tetep saja gak ada jeleknya!" gumam prita.
"Kenapa kamu lihatin mas kaya gitu sayang?"
"Tumben saja lihat mas kaya gini? biasanya suka pakai celana jeans sama kemeja, eh sekarang nyantai baget pakaiannya."
"Lagi males, nanti takut banyak yang lirik!"
"Idihh pd banget sih mas angga."
"Hahaha, emang kenyataannya seperti itu kan, hayo ngaku? mas itu ganteng,buktinya banyak wanita yang mengagumi suamimu ini."
"Ueeekkk!!! bikin enek saja kamu mas, pede nya selangit."
"Hahahaha, mas cium juga nih kamu!!"
"Awas saja mas!! jangan macam-macam ini tempat umum! " ancam prita
Mas angga yang mendorong troli belanjaan tetap menjadi pusat perhatian kaum hawa,karena sikapnya yang ramah dan mudah menebarkan senyum. dan juga ada sebagian yang masih suka meminta foto bareng, ternyata setelah menikah pesonanya tidak hilang, padahal jelas-jelas ada aku di sebelahnya mas angga
"Jangan kecentilan kamu mas!! "ucap prita kesal.
"Ha..ha..ha, kamu cemburu sayang! "tanya angga sambil merangkul prita.
"Ish... mas angga lepasin akh, malu di lihat orang."
"Biarin, biar semua orang tau kalau aku cinta sama kamu prita!!!" ujar angga dengan sedikit mengeraskan suaranya.
Sontak mereka menjadi pusat perhatian para pengunjung, pritapun merasa malu dengan sikap suaminya yang kekanak-kanakan itu.
"Mas angga!! kenapa kamu menjadi seperti orang yang tidak waras saja? ini tempat umum mas."sahut prita kesal.
"Biarin, mas sudah di bikin gila sama kamu, I love you prita!" jawab angga dengan cueknya.
Para pengunjung pun menyoraki mereka.
"Wah, cocok banget ya mereka"
"Cowoknya bucin banget, beruntung ya yang jadi ceweknya."
"Dasar!!! cinta bikin orang jadi gila."
Begitu banyak komentar dari pengunjung, prita pun menutup wajahnya karena malu.
"Mas angga sudah akh!" kata prita sambil pergi meninggalkan angga dengan trolly belanjaannya.
"Sumpah malu banget, kenapa mas angga jadi norak begini sih!" ucap prita kesal
"Sayang, ko malah ninggalin mas sih?"
"Mas angga nyebelin, ayo mas kita pulang, sudah selesai kan belanjanya?" tanya prita kesal.
"Sudah ko sayang, yaudah kita ke kasir yuk."
"Wah!!!! banyak juga belanjaan kita hari ini mas?" seru prita.
"Yah skalian stok untuk satu minggu, mas harap bisa menikmati masakan kamu."
"Iya mas tenang saja, ada bi inah yang bantuin aku masak."
Tiba-tiba ada notif pesan masuk ke ponselnya angga dari nomer yang tidak di kenal
+628313233xxx
"mas, ini aku indri, kenapa mas blok nomer aku? kamu kenapa? aku sangat merindukanmu mas, bisakah besok malam kita bertemu? tolong balas pesan aku ya mas.... I love you mas anggaku" ♥♥
Angga pun terkejut di buatnya
"Pesan dari siapa mas? ko wajahmu pucat kaya gitu?" tanya prita penasaran.
"Biasa pesan dari kantor,nanti mas ceritakan di rumah!" jawab angga berusaha mengalihkan pertanyaan prita.
Mereka pun bergegas menuju rumah, jarak yang di tempuh pun tidak begitu jauh,hanya 15 menit saja mereka sudah sampai.
"okey, hari ini aku mau masak masakan yang special, bi inah bantuin prita ya."
"Asiap non prita, let's go!"
Prita pun mulai memasak, lumayan menguras tenaga juga.
Tidak lama kemudian bel rumah berbunyi,prita pun buru-buru membuka pintu.
CEKLEK!!!
"Reva!!!! gw kangen sama elo!!!" ucap prita langsung memeluk sahabatnya itu.
"Sama prit, gw juga kangen banget sama elo, idihh abis merit tambah cantik saja kamu."
"Iya prit, gw jadi terpesona lihat elo."ucap jhoni kagum.
"Ehemmm.... jhony!!!" kata angga sambil berdehem
"Hahaha, rasain lo, ada yang mpunyanye!!" sahut reva
"Ampun bang, jhony cuma bercanda, jangan marah ye bang angga."
"Iya santai saja, ayo kalian masuk,kebetulan prita lagi masak buat kalian."
"Cie.. cie, sejak kapan lo bisa masak prit? biasanya apa-apa bi ratih mulu yang di suruh!" ledek reva.
"Eiitsss beda dong rev, kan sekarang aku sudah menjadi nyonya angga, heee jadi mesti bisa masaklah dikit-dikit."
angga pun tiba-tiba merangkul prita.
"iya dong, istrinya aku mesti bisa masak, apalagi aku doyan masakan rumah."
"Cie... romantis banget sih kalian, bikin gw iri saja!" ucap reva.
"Kenapa lo gak jadian saja sama jhony, kan sama-sama jomblo! "celetuk prita
sontak wajah mereka berdua pun berubah menjadi merah karena malu.
"Jiahhh.... ko jadi malu-malu gitu sih kalian, hayo... kenapa tuh?" tanya prita dengan jahilnya.
"Prita!!! udah akh cukup, aku pulang nih!!!"
"Idih marah!!! yasudah sorry deh cantik, ayo kalian duduk."
"Jhon, jadi kamu masuk SPN(Sekolah polisi Negara) metro jaya?"
"Jadi bang, seminggu yang lalu jhony sudah daftar."
"Good job, semoga lulus dan sukses ya?"
"Thank's ya bang angga, jhony pengen seperti bang angga."
sambil menepuk bahu jhony angga pun mengatakan sesuatu"lo suka ya sama reva?"
Dengan wajah yang kikuk jhony pun menjawab"Ssttttt...jangan keras-keras bang, iya jhony suka banget sama reva."
"Hahaha, bang angga bisa saja, tapi boleh juga sih idenya."
" Kekuatan Cinta itu bisa bikin orang jadi gila jhon,mereka mau melakukan apa saja atas dasar cinta, dan bang angga harap perasaan lo bisa di jadiin motivasi biar lo bisa meraih apa yang selama ini elo impikan."
"Termasuk bang angga ye, jadi tergila-gila sama prita, hahahaha."
"Sialan lo jhon, beraninya ngeledekin abang."
"Fakta bang, jhony gak nyangka saja bang angga bakalan nikah sama prita, jhony harap bang angga langgeng ya sama prita."
"Aamiin jhon. "
"Serius amat sih kalian ngobrolnye? tanya prita.
"Iya dong,rahasia ya jhon? " ledek angga kepada prita.
"Ish... mas angga nyebelin, yasudah aku tinggal masak dulu ya."
"Prita, gw ikut bantuin elo ya?"
"iya rev, biar lo nanti bisa jago masak juga, entar kalau udah nikah biar gak kaget mengenal dunia perdapuran,ha..ha..ha. "
Angga pun merasa senang melihat istrinya tertawa lepas, "Mas senang lihat kamu bahagia sayang. "gumam angga.
Akhirnya mereka selesai memasak, tepat jam 11.00 siang, masakan sudah tersedia di meja makan.
"Makasih ya bi inah, dari aromanya kayanya enak banget bikin ngiler!"ucap prita.
"iya non sama-sama."
"Prit, perasaan lo masak dominan ikan ya?"
"Mas angga demen banget sama ikan rev,"
"Pantes otaknya encer! "
"Hahaha, ada-ada aja lo rev."
Mereka pun makan bersama di meja makan yang sudah di sediakan.
"Wah, enak banget masakannya sayang!" puji angga kepada istrinya itu.
"Makasih mas, ini semua berkat bantuan bi inah sama reva."
Merekapun makan dengan lahapnya. setelah selesai makan, angga dan jhony pergi mengobrol bersama, sedangkan prita mengobrol dengan reva.
"prit, gimana rasanya setelah nikah?"
"Jujur ya rev, gw bahagia banget, apalagi mas angga orangnya sangat penyayang, aku beruntung nikah sama dia."
"Syukurlah prita, meskipun mas angga mengalami hilang ingatan, tapi perasaannya padamu gak berubah ya, itulah mujizat dari allah."
"iya rev, tadinya gw sudah hampir putus asa, cuma berkat dukungan elo dan juga keluarga gw, akhirnya gw bisa melalui semua ini."
"Gw seneng lihat lo bahagia prit, emmhhh ngomong-ngomong lo udah ngelakuin itu sama mas angga?"
"Ikh reva ko nanya begituan sih???" jawab prita malu.
"Stttt... jangan keras-keras prita, gw penasaran saja, he..he..he."
"Hihihi... pengen tau jawabannya?"
"Iya,, pengen tau banget prita."
Prita pun hanya mengangguk malu.
"Gila, sumpeh lo sudah ngelakuin itu sama mas angga?"
"Iya reva, ucap prita tersipu malu.
"Terus gimana rasanya prita? sakit gak sih di perawanin?"
"Sakitttttt banget reva, gw saja sampe nangis!"
"Hah, yang bener? gw jadi takut!" jawab reva dengan polosnya.
prita pun tertawa terbahak-bahak..
"Ko elo malah ketawa sih prita?"
"abis lihat lo serius kaya gitu bikin gw pengen ketawa saja, nanti juga lo bakalan ngalamin sama jhony."
"Mulai deh lo nyomblangin gw,gak jelas akh!"
"Lo kalo suka sama jhony bilang saja rev! "
"Idih, gak lah prita, gw sama jhony cuma temenan gak lebih."
"Dari temen entar jadi demen loh!!" ledek kembali prita.
"Udah akh, jadi bt gw ngebahas kaya begini terus!!" ujar reva kesal.
"Idih ngambek, yasudah sorry deh rev. "
"Ngomong-ngomong, rumah kamu bagus ya prit, mas angga yang beliin ini semua?"
"Iya rev!!"
"Wah hebat juga ya, gaji seorang polisi bisa beli rumah segede ini."
"Ini bukan dari gaji polisinya mas angga rev, tapi hasil dari bisnis dia selama tiga tahun terakhir."
"wah, gw salut sama mas angga,beruntung banget sih lo prit, cariin gw yang kaya mas angga dong! "
"Ada!!! beneran lo mau?"
"serius lo!"
"Jhony!!! dia kan bentar lagi mau jadi siswa di SPN, calon perwira lho rev."
"Hadeuh, jhoni lagi jhoni lagi yang di bahas, gak asik akh lo prit."
"jiahhh ngambek lagi."
"Sayang ayo kita kumpul di sini, gak asik ngobrol berdua-duaan terus."
"Iya mas, ouh iya gimana kalau kita karokean saja, kebetulan mas angga jago nyanyi lho."
"Wah boleh tuh, boleh dong kita dengerin bang angga nyanyi." celetuk jhony
"Hahaha, gw gak bisa nyanyi, itu cuma bisa-bisanya prita saja iya kan sayang?" tanya angga sambil mengedipkan matanya.
"Mas angga itu jago banget nyanyinya lho jhon." seru prita
"Prita, nyebelin banget sih!! awas saja nanti mas bales kamu di ranjang." gumam angga dengan fikiran nakalnya.
Akhirnya dengan terpaksa, angga menyanyikan sebuah lagu di depan prita, reva dan juga jhony. Dan kali ini mas angga menyanyikan lagu barat.