I love you mr. perfect

I love you mr. perfect
Semalam bersamamu



Ketika mereka sampai di kamar president suite room, betapa kagetnya prita melihat dekorasi kamar pengantinnya.



"Mas!! Gak salah kamar kan kita?" tanya prita yang tidak percaya melihat suasana kamar di penuhi dengan bunga mawar merah di tambah lilin aromateraphi terkesan romantis.


"Ini kamar pengantin kita prita, yasudah ayo masuk!!! Mas benar-benar sudah lelah."


"emmhhh, aku mandi dulu ya mas,abis gak enak banget,terasa lengket badan aku!" ucap prita yang bergegas meninggalkan angga.


Angga pun dengan santainya tiduran di atas tempat tidur, wangi arom lilin dan bunga mawar merah malah membuatnya tidak bisa memejamkan mata, terlintas di fikirannya dengan perkataan ayahnya tadi


"pepet terus istri kamu angga, biar ayah bisa segera punya cucu"


"Apa bisa aku melakukan itu bersama prita? sedangkan di fikiranku selalu terbayang bayang indri." ucap angga


"Duhhh, kok aku malah gugup kaya gini ya? jujur aku belum siap melakukan itu bersama mas angga, aku takut."ujar prita cemas


Kemudian angga mengetuk pintu kamar mandi.


"Prita, kamu sudah selesai atau belum?" tanya angga.


"Iya mas tunggu sebentar, aduh aku lupa bawa baju ganti, sial banget cuma ada handuk kimono saja, mana pendek lagi ukurannya, nanti kalau aku keluar pakai ini, fikiran mas angga di kira aku sengaja mau menggodanya,tapi kalau aku gak pakai apa-apa malah lebih parah, yasudah aku nekat saja pakai handuk kimono ini."


prita pun bergegas menggunakan handuk kimono yang terlihat pendek itu, dan ketika di kenakannya benar-benar berada di atas lutut, ketika pintu di buka, tidak sengaja dia terpeleset dan jatuh menabrak angga, hingga prita berada di atas tubuh angga.


"BUGH!!!"


"Aduhh, maaf mas." ucap prita sambil berusaha bangun dari atas tubuh angga, namun secara tiba-tiba angga malah memeluknya dengan erat, sehingga wajah mereka saling menatap lebih dekat


"Entah apa yang ada di dalam fikiranku saat ini?? Yang ada saat melihat prita mengenakan pakaian ini, naluri kejantanannku datang,siapa yang tidak akan tergoda melihat wanita cantik bertubuh sexy seperti prita di tambah mengenakkan handuk kimono yang minim seperti itu, semua lelaki akan tergoda, termasuk aku." gumam angga yang sedari tadi terus menatap prita.


"Mas, bisa lepasin aku! "pinta prita sambil berusaha melepaskan dirinya dari pelukkan angga.


"Tidak akan!! suruh siapa kamu menggodaku dengan pakaian seperti ini,lagian kamu juga yang memulainya kan?" tanya angga.


"Bu.. bukan itu maksud aku mas, tadi sesudah mandi, aku lupa bawa pakaian ganti dan aku terpaksa mengenakan ini!" sergah prita berusaha mengatasi kesalah fahaman ini.


" Sudah terlanjur, kamu sudah membangunkan singa dari tidurnya. " ucap angga yang kemudian menggendong prita ke atas tempat tidur.


"Mas jangan!" ujar prita yang merasa gugup karena takut angga akan melakukan sesuatu padanya, namun angga tidak mendengarkan permintaan prita, justru angga malah mendekatkan wajahnya hanya berjarak beberapa senti.


"Layani aku malan ini." pinta angga!!


"Apa!!!" ucap prita tidak percaya dengan permintaan suaminya itu.


"Ingat prita!! Kamu sekarang adalah istriku,sudah menjadi kewajibanmu melakukan ini!"


"Tapi!!!"


Angga pun mencium lembut kening, mata,hingga kedua pipinya prita, yang kemudian berhasil mendarat di bibir prita yang mungil itu dengan lembut, prita pun menikmati setiap ciuman yang angga lakukan, karena sudah beberapa kali berciuman dengan angga, sepertinya prita mulai pandai dan tidak kehabisan nafas lagi.


Angga pun menghentikan ciumannya.


"Rupanya kamu sudah mulai lihay juga ya?" ujar angga


Prita pun tersipu malu mendengar ucapan angga barusan. kemudian angga pun melancarkan aksinya kembali,kali ini ciuman yang angga berikan cukup membuat prita kewalahan, nafasnya pun kembali tersenggal-senggal.


Ketika angga hendak melepaskan tali handuk kimono yang prita kenakan? sekujur tubuh prita mengigil, keningnya pun basah oleh keringat dan tiba-tiba prita mendorong angga dari atas tubuhnya.


"Maaf mas, aku belum siap untuk melakukan ini!" ucap prita sambil merapihkan handuknya yang hampir terbuka itu.


"Mas keluar dulu sebentar! "jawab angga datar


"Sepertinya mas angga marah dan kecewa?" kata prita yang merasa menyesal karena tidak berani meneruskan permainan barusan.


Angga yang sedang berdiri tegap di samping kolam renang hotel, sambil menyalakan sebatang rokok miliknya.tiba-tiba ada seseorang yang memeluknya dari arah belakang.


"Mas aku kangen. "


ketika angga membalikan tubuhnya, ternyata wanita yang ada di dekatnya itu adalah indri.


"Kenapa kamu ada di sini?"tanya angga heran.


"Aku sengaja membututimu mas, hatiku benar-benar sakit melihat kamu menjadi milik wanita lain." kata indri yang kemudian kembali memeluk angga.


"Maaf kan mas ya indri, mas hanya menebus semua janjinya mas terhadap prita dan keluarganya mas!"


"Apakah mas masih mencintaiku?" tanya indri sambil mendongakkan wajahnya.


Anggapun mengangguk "iya,aku masih mencintaimu."


"Kalau begitu mas bisa mengabulkan permintaanku?" kata indri yang sebenarnya memiliki suatu rencana untuk menghancurkan pernikahan angga dan prita.


"Apa itu de." tanya angga.


"Kalau mas angga masih mencintaiku, aku minta mas jangan pernah menyentuh prita, hatiku benar-benar tidak rela mas."


"Tapi prita saat ini adalah istriku, dan..!!! "angga pun menghentikan ucapannya.


"Dan apa mas? apa mas angga mencintai prita juga?" tanya indri kesal.


"Angga pun menggelengkan kepalanga, "Tidak, mas hanya mencintai kamu."


"Yes, akhirnya kamu masuk dalam perangkapku mas, aku tidak akan membiarkanmu jatuh ke pelukan perempuan si*l*n itu, berani-beraninya sudah merebut mas anggaku." gumam indri sambil tersenyum sinis.


"Mas angga kemana ya? ko belum pulang? ponselnya juga gak di bawa!" ujar prita cemas.


Karena tubuhnya merasa lelah dan ngantuk, akhirnya prita tertidur tanpa di temani angga di sampingnya.


Ketika menjelang pagi


Prita terbangun dari tidurnya, dia merasakan ada sesuatu yang berat di atas perutnya.


"kyaaaa...!! mas angga sejak kapan ada di sebelahku? dan sejak kapan dia memelukku seperti ini? ucap prita yang berbicara pelan takut angga terbangun.


Prita pun membalikkan tubuhnya dan kini berada di depan angga, kemudian prita memberanikan diri untuk mengusap wajah suaminya itu.


"Hmm.. lagi tidurpun kamu terlihat tampan mas, makasih sudah mau menikah denganku, aku janji akan menjadi istri yang patuh dan selalu menyayangimu, maaf kan aku ya mas, semalam aku tidak bisa melakukan itu sama kamu. " ungkap prita sedih.


Sebenarnya angga sudah bangun dari tidurnya, dan mendengar semua perkataan istrinya itu.


"Maaf kan mas juga prita, mas sudah menghianati kamu, mas tidak bisa melupakan indri, mas masih mencintainya, tapi mas janji akan berusaha untuk membahagiakan kamu. Gumam angga.


Prita pun bergegas ke kamar mandi, dia ingin ketika suaminya bangun,dia sudah dalam keadaan cantik.


"Mas sudah bangun? tanya prita yang sudah cantik mengenakan pakaian berwarna putih.


Angga pun terpesona melihat kecantikan prita.


"Istriku hari ini sangat cantik." goda angga.


prita pun tersipu malu mendengar angga menggodanya.


"Mas, maafkan aku ya, semalam aku....!!


Angga pun terbangun dari tempat tidurnya, kemudian memeluk istrinya itu.


"Jangan berbicara apa-apa lagi, mas ngerti ko, kamu belum siap melakukan itu dengan mas, mas janji mas tidak akan menyentuh kamu sebelum kamu siap!"


"Makasih ya mas, sudah ngertiin aku, aku kira semalem mas marah gara-gara itu?


" Enggak ko, mas hanya lagi pusing saja mikirin kerjaannya mas, yasudah kalau begitu, mas mandi dulu ya, habis ini kita breakfast di restauran.


"Aku sudah memesan makanan lewat room service mas!"


"Yasudah kalau begitu mas mandi dulu, nanti abis sarapan, kita jalan-jalan ya


Prita pun mengangguk. " Iya mas, yaudah sana mandi, mas bau asem." ledek prita.


"Sudah berani ya kamu ledekin mas?" ucap angga sambil menarik hidung prita yang mungil dan pesek itu.


"Sakit tau mas!!


"Hahahaha, kamu lucu selalu bikin mas ingin tertawa.


"Ikhhhh, mas angga.. emangnya aku badut apa, kok di bilang lucu!"


"Jangan ngambek dong, nanti cantinya hilang!! yasudah mas mandi dulu."


......................


"Mas mau bawa aku kemana?"tanya prita.


"Pantai!!! mas mau ajak kamu ke kepulauan seribu."


"Asikkk!!! yasudah ayo mas, sudah lama aku gak main ke pantai, apalagi sekarang aku di temani sama kamu mas."


Angga pun melajukan mobilnya menuju menuju pelabuhan.