![HASTA KARYA [ END ]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/hasta-karya---end--.webp)
“Tenanglah sedikit Fahri, kau tidak perlu memarahi kami”
^^^ Pria itu menarik nafas yang panjang sembari berdiri menghampiri temannya dengan penuh kesal.^^^
“Kau ini aneh sekali, Kau bisa mengajak Roni kemari sementara kami? Bagaimana dengan kami yang begitu menghawatirkan kondisi Kinan”
^^^ Bujuk Zeus sambil memijat mijat pundak Fahri dengan nada merayu tapi itu terlihat sangat lucu.^^^
“Lepas...Lepaskan aku” Namun dengan sengaja Zeus mengeratkan pelukanya pada Fahri.
“Lepaskan aku Zeus !”
^^^Fahri yang mulai merasa risih dengan tingkah Zeus menyuruh kedua sahabatnya untuk menjauhkan Zeus darinya.^^^
“Galih !! Rino ! Cepat kalian bawa dia keluar. Lepaskan tangan mu itu sekarang juga Ze”
^^^Rengek Fahri.^^^
Namun Zeus enggan melepaskan pelukan itu dia malah semakin erat memeluk Fahri. Zeus yang Kinan tahu seorang pria yang cuek dan dingin ternyata memiliki sifat yang begitu hangat. Dia malah melingkari tangannya di leher Fahri dari belakang, terlihat seperti meminta di gendong sedangkan Fahri masih berusaha melepaskan tubuh Zeus dari pelukan yang membuatnya malu di depan Kinan.
^^^Sementara Rino dan Galih hanya memperhatikan kedua sahabatnya itu seperti anak anak dengan Kinan yang menatap dengan lucu mereka tertawa terbahak bahak melihat tingkah Zeus yang menggoda Fahri.^^^
“Jika ini bukan Rumah Sakit aku akan membanting badan mu dengan keras hingga kau tidak bisa bangun kembali”
^^^Oceh Fahri pada Zeus yang semakin kesal.^^^
...“Ini sangat konyol” ...
^^^Ujar Kinan yang menepuk Dahinya dengan senyuman yang lebar terlukis jelas di wajahnya. ^^^
^^^“Lepaskan aku Ze, Pasien ku telah menunggu ku” ^^^
Fahri yang dengan sengaja membentak Zeus dan Zeus pun melepaskan tangannya, ia melihat bahwa teman nya itu akan segera berubah dengan wajah yang menakutkan dan mata yang melotot.
“Baiklah, akan ku lepaskan”
^^^“Hei... kenapa degan wajah mu yang membuatku takut”^^^
“Seakan akan ingin menghabisi ku”
^^^ Goda nya pada Fahri yang sedang meerapikan kemejanya.^^^
^^^Fahri yang melambaikan tangan meninggalkan ketiga sahabatnya dan satu pengawal yang sedang sakit.^^^
Sebelum Fahri meninggalkan ruangan Kinan, salah dau temannya menyela dan berkata.
^^^“Tunggu sebentar. Gua udah ada janji sama pacar gua, ya biasalah” ^^^
Fahri yang mendengar itu segera membalikan tubuhnya. Zeus yang ber'alibi untuk membuat mereka dekat di barenggi dengan Rino yang menyadari maksud perkataan Zeus.
^^^“Tunggu gua Ze, Gua nebeng lu. Maaf Fahri gua harus cepet balik ke kantor” ^^^
Rino yang berdiri dan segera menyusul Zeus.
“Galih lu bukannya udah ada janji kan, untuk nemeni kucing lu cek up kehamilan”
^^^Zeus memberi sinyal untuk menjauh dari mereka.^^^
“Ta..tapi gua gak ada Jan...”
^^^dengan cepat Rino dan Zeus menarik bahkan menutup mulutnya . ^^^
...“Ayo gua antar kau pulang Lih” ...
^^^Bisik Zeus di telinga Galih.^^^
“Tidak Ze, aku bisa lain waktu mengantarkan kucing ku”
^^^Galih menolak ajakan kedua temannya itu.^^^
“Yaudah kalau gitu kita kita cabut dulu. Cepet sembuh Kinan”
^^^ yang dibalas dengan anggukan oleh Kinan, Mereka bertiga lalu melewati Fahri yang mematung di depan pintu ruangan Kinan.^^^
“Jadi siapa yang akan menjaga saya ? Paman tidak ada disini”
^^^ Tanya Kinan kepada dirinya sendiri sementara kedua teman prianya sudah pergi meninggalkan Kinan dan Fahri yang hanya berdua saja di dalam ruangan. Dengan nada memelas, Jujur saja sejak insiden itu Kinan takut sendirian.^^^
...“Tenang aku akan menjaga mu” ...
Timpal Galih sementara Fahri yang mendengar itu hanya bersikap dingin meninggalkan temannya.