![HASTA KARYA [ END ]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/hasta-karya---end--.webp)
...“Ada apa dengan diri mu Jess !! kenapa Jess.”...
Jessica berkali kali meneriaki dirinya sendiri.
dia bangung dari tempat tidur menuju kamar mandi. Dia memilih untuk berendam dalam kamar mandi agar fikiran nya sedikit rileks. Dia segera menyiapkan segala keperluannya untuk berendam. Lalu dia menanggalkan semua pakaiannya dan masuk ke dalam bathup berbaring disana sambil memejamkan matanya.
...“Tenanglah....
...Aku sudah menahan ini terlalu lama....
...Sss..... Tenanglah....
...Kau begitu sangat indah Jessica.”...
“Tidak... Tidak...TIDAK !!” Jessica tersadar dari mimpi buruknya. Melihat semua kejadian itu melintas dalam mimpinya. Jessica pun menangis terisak sambil memeluk lututnya. Seperti anak kecil.
“Ada apa degan ku?” Jessica bertanya pada dirinya dengan suara yang terisak. Dia merasa bigung pada dirinya. Dia merasa saat ini hati dan fikirannya sedang melakukan perang dingin yang bergejolak dalam dirinya. Dan yang lebih buruknya lagi Jessica tidak tahu bagaimana cara menghentikannya.
“Damn...! Bos. Sebegitu nya kah. Kau menggilai wanita itu?”
“Aku tidak tahu Lucas. Intinya aku ingin Jessica bekerja di kantor ini mulai besok dan berikan dia ruangan yang berdekatan dengan ruangan ku. Paham?”
...“Dan kalau Mr.Clay bertanya?”...
...“Katakan padanya ini bukan urusannya !” Jawab David dengan tegas dan wajah yang datar....
...“Camkan ini Lucas. Selama wanita itu belum luluh ditanganku. Aku tidak akan pernah berhenti !”...
...“Dan bagaimana jika kau memang bukan tipenya. Maka dari itu kenapa dia tidak tertarik dengan mu.”...
...“Kau dengar apa yang ku katakan kan? ...
...AKU TIDAK AKAN PERNAH BERHENTI !!!!” Tegas David. Di Dalam lubuk hatinya. Dia bersumpah akan mendapatkan Jessica seutuhnya....
“Sekarang uruslah perpindahan kantor yang tadi ku bilang pada mu. Aku ingin besok pagi aku sudah melihatnya di kantor ini.”
...“Baiklah Bos..”...
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
...“Selamat pagi.”...
^^^“Pagi Luna, sapa Jessica dengan senyum lebar.”^^^
“Ku lihat kau sudah lebih baik dari kemarin.”
...“ Mungkin kemarin aku hanya terlalu lelah.”...
Jessica tidak mau memberitahu pada Luna. Apa yang terjadi. Cukup baginya hanya dia, David dan Tuhan yang tau. Dan ya Jessica sudah mulai mengontrol dirinya. Kali ini dia sudah membuat prinsip bahwa dia harus tetap profesional. Dia tidak bisa membawa masalah pribadi dalam pekerjaan.
...“Ya, Tentu.” Jawab Jessica dengan penuh semangat....
Mereka pun berangkat menuju kantor lama Jessica sebelum kedua wanita itu mengetahui bahwa kanor mereka telah berpindah. Sesampainya dikantor mereka langsung berangjak menuju ruang kerja Jessica.
...“Apa yang ingin kau kerjakan hari ini Jess?”...
“Laporan akhir ku mengenai kasus McLaggen belum selesai Lun, Mungkin pagi ini aku akan fokus untuk membereskan laporan itu dulu.”
Sampai lah mereka di depan ruang kerja Jessica. Luna pun langsung duduk di mejanya yang berdekatan dengan pintu ruangan Jessica.
...“Baik, Jika kau butuh apa apa hubunggi aku.”...
...“Okay.”...
Namun ketika Jessica memasuki ruanggannya. Tibba tiba.
...“LUNA !!”...
Seketika Luna beranjak masuk ke ruangan Jessica.
...“Ada apa Jess?”...
...“Ruangan ku????”...
Kedua wanita itu membulatkan matanya ketika melihat ruangan itu. Ruangan Jessica sudah kosong melompong. Tidak ada satu pun barang di dalam ruangan itu.
...“Luna. Apa kau tahu apa yang sedang terjadi?”...
...“Maafkan aku, Tapi aku tidak tahu apa apa Jess.”...
“Apa aku di PECAT?” Tanya Jessica degan suara yang mulai melemah.
“Tidak mungkin Jess. Kau tidak membuat kesalahan apa apa.”
“Lalu ini apa maksudnya Luna?” Jessica mulai panik.
“Bagaimana kalau kita turun ke lobby dan langsung bertanya ke meja resepsionisnya?”
...“Okay.”...
Mereka pun bergegas turun dan bertanya pada staff resepsionis yang ada disana.
...“Selamat pagi Ms. Patson. Ada yang bisa saya bantu?”...
“Ya, Aku ingin bertanya. Kenapa ruangan Ms.France kosong pagi ini?”