![HASTA KARYA [ END ]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/hasta-karya---end--.webp)
^^^Jessica ingin sekali bertanya, wanita itu siapa. Tapi dia merasa bahwa itu bukan haknya untuk bertanya dan dia juga bukan siapa siapa David.Jessica pun hanya diam.^^^
...“Are you okay ?”...
^^^“Kau begitu sangat diam, jika soal yang tadi sudahlah tidak usah kau fikirkan.”^^^
^^^Jessicca hanya bisa tersenyum lesu.^^^
^^^Mereka kembali menikmati makan siang mereka sambil berbincang bincang dan terkadang tertawa. Mereka tidak menyadari ada seseorang yang memperhatikan mereka dari luar restaurant dengan menyimpan rasa kebencian yang besar pada Jessica.^^^
...“Kau sudah selesai?” Tanya David....
...“Ya”...
^^^“Ayah kembali dari Hawai siang ini. Kita harus segera kembali ke kantor.”^^^
^^^“David, Apa ayah mu tidak lelah? Pulang pergi seperti itu?”^^^
...“Ya mau bagaimana lagi. Perusahaan kita adalah perusahaan besar kita harus mengontrol semua cabang cabang kita”...
...“Tak bisakah kau saja yang berpergian?”...
^^^“Sebenarnya bisa dan memang yang biasanya pergi itu aku. Cuman karena mengetahui hari ini ada rapat dan akan bertemu dengan mu jadi aku menyuruh ayah ku untuk pergi”^^^
...“David aku serius”...
...“Aku juga Jess”...
^^^Jessica tersenyum malu.^^^
...“Kalau begitu kita jalan sekarang?”...
...“Sure” Jawab Jessica....
^^^Mereka pun keluar dari restaurant. Mobil David terparkir agak jauh dari restaurant karena begitu banyak mobil yang juga terparkir karena banyak yang sedang makan siang. ^^^
Mereka harus berjalan beberapa meter untuk menuju mobilnya. Disaat mereka berjalan. Jessica melihat diseberang jalan ada sebuah toko bunga disana terpajang bunga yang Jessica suka. Bunga daisy. Senyum Jessica begitu lebar ketika melihat bunga itu.
^^^“David bolehkah aku singgah sebentar di toko bunga itu?”^^^
...“Aku ingin sekali bunga daisy itu”...
...“Kau suka bunga?”...
...“Ya hanya bunga daisy”...
...“Ayo kita kesana”...
Mereka menyebrangi jalan untuk menuju toko bunga. Ketika mereka sampai di toko bunga Jessica mengambil 1 buket bunga daisy yang terpajang di depan toko.
...“Bunga daisy berwarna putih sangat indah” ...
^^^Jessica mencium aroma bunga itu sambil tersenyum gembira.^^^
...“Jadi kau mau yang itu”...
Jessica menganggguk senang.
...“Baiklah.”...
David pun membayar untuk buket bunga itu.
...“Terimakasih David”...
sahut Jessica sambil tersenyum bahagia.
...“Everything for you”...
^^^Mereka kembali untuk menyebrangi jalan untuk kembali ke mobil. Jessica yang sedang asik melihat bunga itu pun tidak lagi memperhatikan jalan. David yang sudah berjalan duluan di depan Jessica.^^^
^^^Dari kejauhan terdengar suara bunyi mobil yang melaju dengan sangat kencang. David yang mendengar suara itu langsung berbalik ke arah. beberapa meter dari Jessica terlihat sebuah mobil abu abu melaju cepat tepat menuju arah Jessica. Jessica yang masih berada di tengah jalan sambil melihat bunga yang ada di gendongannya. Dengan segera David berlari ke arah Jessica.^^^
...“JESS !!!!”...
^^^David berlari memeluk Jessica membawanya jauh dari mobil itu, Jessica yang terkejut dengan teriakan David seketika menjatuhkan bunga itu dijalan yang kemudian di lindas oleh mobil yang tidak di kenal.^^^
...“Jess what the hell are you doing there?”...
^^^“Im sory” Jessica yang terlihat syok degan kejadian tadi.^^^
^^^“Apa kau sadar kau hampir saja mati tadi” Ujar David dengan tegas.^^^
^^^“Aku hampir kehilangan mu Jess” David memeluk Jessica^^^
Sementara Jessica hanya terdiam.
“Ada apa David?”
^^^“Tidak. Lupakan saja.” David memejamkan matanya sambil memeluk Jessica.^^^
^^^“Bunga ku David” Kata Jessica sambil melihat bunganya yang sudah hancur di jalan.^^^
^^^“Aku akan membelikan mu yang baru lagi nanti.”^^^
Jessica mengangguk dan tersenyum pada David.
...“Are you okay know?”...
^^^“Yes” jawab Jessica dengan suara yang lembut.^^^
^^^“Aku akan mengantar mu ke apartment mu saja. Kau terlihat pucat.”^^^
...“No no Im fine” Jessica kembali tersenyum....