HASTA KARYA [ END ]

HASTA KARYA [ END ]
BAB 45



^^^Luna yang terkejut mendengar dirinya di bentak oleh David.^^^


^^^“Sa..Saya tidak tahu tuan. Saya sudah mencoba menghubunginya. Tapi Jessica meninggalkan ponselnya di apartment. Maaf tapi sebelumnya Jessica belum pernah begini sebelumnya.”^^^


Rahang David mengeras dan tangannya mengepal kuat.


“Luna. Kau pergilah kembali ke apartment itu tinggallah disana dan aku ingin kau segera mengabari ku jika Jessica sudah kembali.”


^^^Luna mengangguk dan segera keluar dari ruangan itu.^^^


David terdiam sejenak dan kembali berfikir. Sambil mengoceh ngoceh.


...“I Will not losing you right now ! Not now !” gumam David....


David merogoh ponselnya dari dalam kantong dan menghubungi Lucas.


...“Dia hilang Luke.”...


...“Apa ?”...


...“Dia hilang !”...


^^^“Dengarkan aku baik baik Luke !! Aku ingin kau temukan dia bagaimana pun caranya aku tidak perduli. Jangan pernah kembali dan mucul di hadapan ku sebelum kau menemukan Jessica.”^^^


^^^“Copy” Jawab Lucas singkat dan panggilan terputus.^^^


David kembali memutar otaknya. Mengingat ke belakang mengenai Jessica. Kenapa dan dimana dia menghilang. Hingga fikiran David tertuju pada satu orang yang membawa Jessica masuk di dalam hidupnya.


...“Ayah !“...


^^^Dengan cepat David segera beranjak menuju ruangan ayahnya.^^^


Saat masuk keruangan ayahnya. David mendapati ayahnya sedang focus pada laptopnya.


...“Ayah”...


^^^sahut David yang sudah memasuki ruangan ayahnya.^^^


Ayahnya memalingkan wajahnya ke arah David.


...“Heii nak duduk lah, Ada apa?”...


Tanya ayahnya dengan santai.


...“Jessica.”...


^^^Kata David dengan singkat.^^^


^^^Seketika ayahnya menatap David dengan tajam.^^^


...“Ada apa? Apa yang sedang terjadi?”...


Tanya ayahnya dengan wajah dingin.


...“Im losing her”...


...“What !!”...


ayahnya sontak kaget.


“David jangan bercanda. Saat ini ayah sedang sibuk.”


David menatap ayahnya dengan serius dan tatapan yang dingin.


...“Am I look like im kidding?”...


Ayahnya kembali menatap dengan lama dan wajah yang dingin.


...“Lucas ?”...


...“Done”...


“Kemana dia ??” tanya ayahnya sambil berfikir.


...“Apa kau bertengkar dengannya David?”...


^^^“Apa ?” Tanya David dengan wajah tidak percaya.^^^


^^^“Kita tidak akan tahu David. Bisa saja dari sebuah pertengkaran kecil mungkin dia tersinggung dan mencoba menjauhi mu”^^^


David menggeleng. “Tidak mungkin”


“Semua bisa saja terjadi David”


^^^“Tidak mungkin karena aku ayah. Dia tahu aku seperti apa aku ini. Dia tidak mungkin pergi begitu saja.”^^^


Ayah David menghela nafas panjang. Kedua pria itu mulai terdiam bergulat dengan fikiran masing masing. Hingga akhirnya ayahnya bertanya.


...“Apakah dia punya musuh?”...


^^^David mengangkat wajahnya melihat ayahnya yang sedang bertanya.^^^


“Aku tidak tahu. Ayah bilang dia wanita baik baik kan. Tidak mungkin jika dia berbuat onar. Kecuali...”


^^^Omongan David berhenti dan menyadari sesuatu.^^^


“Kecuali memang ada yang ingin membuat onar padanya.”


Dengan segera David merogoh ponselnya mengotak atik layar ponselnya. Dia membuka satu pesan dari nomor pribadi.


...“Vallerie” Bisik David....


“Siapa Dave?” tanya ayahnya yang penasaran.


^^^“Vallerie. Vallerie Holt ayah.” Jawab nya dengan tatapan lurus ke depan namun di penuhi dengan rasa amarah.^^^


...“Siapa Dia David?...


^^^“A stupid ***** from my past” Jawab David dengan dingin.^^^


^^^Ayahnya menghela nafas. “Go find her. Bring her back. I don’t wanna hear your story about your *****. Just bring her back !!” Tegas ayahnya.^^^


“Mark mt word dad I will bring her home and I will send that fucking ***** sraight in to hell.


David meniggalkan ruangan ayah nya beranjak turun menuju lobby. Berjalan keluar dengan cepat dan menaiki mobilnya. Di perjalanan David menelepon.