![HASTA KARYA [ END ]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/hasta-karya---end--.webp)
...“Aku bekerja di perusahaan untuk sebuah proyek ! Aku tidak datang untuk David !”...
^^^“Jangan mencoba menaikan derajat mu jelas jelas harga diri mu sudah jatuh ! kau hanya menghibur diri mu sendiri karena sebenarnya yang aku katakan itu benar. Ia kan ??”^^^
Vallerie merasa menang dengan semua perkataan nya.
^^^“Camkan ini baik baik Ms.France !!! David tidak akan pernah mencintai mu !! dia hanya miliki ku !! sebaiknya kau pergi dari hidupnya !! Kau tidak ada artinya untuk seorang David Clay !!”^^^
Jessica terpukul dengan perkataan yang di lontarkan Vallerie. Dia merasa benar benar jatuh dan sangat sakit.
Merasa sudah cukup dengan Jessica. Vallerie melepaskan Jessica berjalan keluar dari apartment Jessica tapi sebelum keluar dia berhenti untuk sekali lagi mengingatkan Jessica.
“Jika kau berani buka mulut mengenai hal ini. Aku pastikan kau akan segera hilang dari dunia ini”
^^^ Vallerie pun kembali berjalan meninggalkan Jessica.^^^
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
^^^Keesokan paginya^^^
^^^Kediaman Apartment Jessica^^^
Jessica terbangun di pagi hari. Matanya merasa sedikit sayup karena bengkak akibat menangis semalaman. Dengan lemah Jessica bangun dan berjalan menuju kamar mandi. Dia melihat pantulan diriya di kaca wastafel.
...“Im Your Next Nightmare”...
^^^Ingatan semalam terlintas kembali.^^^
...“Yes. She is a worst nightmare” ...
^^^Gumam Jessica sambil memejamkan matanya.^^^
^^^Jessica membasuh wajahnya dengan air agar lebih segar. Berjalan menuju dapur dan membuat secangkir kopi dan segera beranjak menuju balkon apartment sambil duduk di kursi malasnya.^^^
...“What I have to do?” ...
Jessica kembali bertanya pada dirinya sendiri. Menatap langit pagi yang indah perlahan menghirup udara pagi yang begitu segar lalu menghembuskan kembali. Jessica meletakan segelas kopi di meja kecil disampingnya dan duduk menyandar.
...“Sebaiknya aku pergi dari hidupnya !”...
...“Dia tidak akan pernah mencintai mu !”...
Tanpa Jessica sadari air matanya jatuh. Ia merasa sangat terpukul dengan kata kata itu.
...“Ada apa dengan mu Jess?” ...
^^^Jessica memeluk lututnya dan membenamkan wajahnya.^^^
^^^Jessica lama berdiam diri. Bertanya tanya pada dirinya sendiri. Ia merasa tersesat di dalam dirinya sendiri. Dia takut akan perasaannya sendiri. ^^^
Perasaan yang ada jika benar itu terjadi mungkin dapat menghancurkannya. Perasan itu semakin kuat dari hari ke hari setiap bertemu dengan David. Ketika ia menyentuh, mengecup keningnya dan menatap matanya. Jessica mulai menangis.
...“No Please no Please !!!!” ...
^^^ Jessica sambil teriak^^^
^^^Hingga tiba tiba tanpa sadar mulutnya berbisik.^^^
“Im in love with him” Dan tangis Jessica pun pecah.
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
^^^Pukul 07.00 pagi^^^
^^^CLAY COMPANY.^^^
...“Lucas. Apa Jessica belum datang ??”...
^^^“Belum ada tanda tanda dirinya di ruanggan kerja nya”^^^
...“Dia tidak pernah terlambat” ...
^^^gumam David sambil termenung di ruangannya.^^^
...“Where are you baby ? ...
^^^David kembali hawatir.^^^
^^^Lucas memperhatikan David yang terlihat seperti mulai gila bicara sendiri dengan dirinya.^^^
...“Need a help?”...
Lucas menawarkan bantuan dan David menatapnya.
...“What kind of help?”...
...“Looking for your baby?”...
David mulai mengurut urut keningnya yang sedang tidak pusing.
...“I don’t know Luke. Im confuse”...
Lucas bangkit dari duduknya.
“Tenanglah mungkin dia terjebak macet atau ada sedikit halangan. Aku akan mencarinya”
Lucas segera beranjak keluar dari ruangan David. Meniggalkan David yang masih termenung. Hingga beberapa jam kemudian pintu ruangannya terbuka.
...“Mr. Clay “...
^^^David memalingkan wajahnya dan terkejut melihat Luna.^^^
...“Luna ??”...
...“Boleh aku masuk ?”...
...“Sure “...
^^^Luna masuk dan duduk di kuris depan meja kerja David.^^^
...“Jessica Mr.”...
Luna terlihat bigung harus bagaimana menjelaskan kepada David.
...“Ada apa Luna ?” David mulai khawatir....
“Saya tidak dapat menemukan Jessica dimana saja. Saya sudah mencoba mencarinya tapi tidak menemukan keberadaan Jessica.”
Luna menjelaskannya dengan hati hati.
Mendengar penjelasan Luna David menatap Luna dengan tajam.
...“Apa maksud mu kau tidak dapat menemukanya?”...
Nada bicaRa David mulai meninggi.
...“Pagi ini seharusnya saya menjemput Jessica di apartmentnya. Ketika saya sampai disana.apartment nya sudah kosong tuan.”...
Darah David mulai panas dan nafasnya mulai memburu. Wajahnya yang mulai marah.
“Kemana dia Luna. Kau dan Jessica sahabat bukan. Aku tidak percaya kau tidak dapat menemukan sahabat mu.”
^^^David membentak Luna.^^^
^^^Luna yang terkejut mendengar dirinya di bentak oleh David.^^^