HASTA KARYA [ END ]

HASTA KARYA [ END ]
BAB 13



“Luna apa yang harus aku lakukan? “ Tanya Jessica yang sudah mulai histeris.


“Ya, Kau harus ke kantor siang ini..”


“Kau yakin?”


“Tentu saja Jess, jadi kau membiarkan Mr.Clay datang ke kantor sendirian?


Apa kau gila? Kau tau dia juga tetap klien mu. Okay”


Jessica menghela nafas dengan muka cemberut.


“Padahal aku masih ingin menikmati libur ku yang kemarin belum cukup.”


“Astaga Jessica. Kenapa kau begitu malas ! Ayo sekarang bangun dari tempat tidur mu dan pergi mandi !!” Perintah Luna.


Dengan malas Jessica pun bangun dan berjalan menuju kamar mandi. Setelah selesai mandi. Jessica langsung menuju ke ruang ganti untuk bersiap siap.


“Luna apa yang harus aku kenakan ?” Tanya Jessica dari dalam ruang gantinya.


“Astaga Jessica, kau bukan anak umur 4 tahun lagi yang harus ditentukan dalam berpakaian dan memakai apa Jess.” Teriak Luna dari dalam ponselnya.


“Dan kau juga bukan pertama kalinya pergi bekerja !! jadi jangan seperti orang lugu yang tidak tahu harus pakai apa di hari pertama bekerja.” Tambah Luna.


Panggilan tersebut terputus begitu saja.


Mendengus kesal, Jessica pun mulai mencari cari pakaian yang bagus untuk dia kenakan hari ini.


Jessica memang sangat selektif dalam berbusana. Dia harus selalu terlihat rapi dan stylist dalam keadaan apa pun. Apa pun aktifitasnya dia selalu terlihat sangat cantik.


Merasa sudah sangat lama. Luna memutuskan untuk menyusul ke apartment Jessica


Tidak butuh lama untuk sampai di apartment Jessica, Karena mereka 1 apartment .


Sesampainya didepan pintu kamar apartment Jessica. Luna membuka pintu apartment Jessica tampa mengetuk terlebih dahulu karena dia hafal betul berapa kode password kamar Jessica. Luna pun pergi melihat keadaan Jessica di ruang ganti. Dia mengomel ngomel pada jessica yang membuat temannya itu terkejut.


“Apa kau sudah mati di dalam, Mengapa lama sekali, Memangnya apa yang kau kenakan.”


Omelan luna terhenti ketika melihat penampilan Jessica. Jessica hari ini mengenakan kemeja bermotif dengan lengan pendek di balut bleezer berwarna kuning dan berpadu dengan rok span putih seukuran di lutut. Yang membuatnya semakin sangat cantik.



“Well, Looks perfect.”


“Lagian kenapa kau harus bertanya bagaimana penampilan mu?”


“Kau bekerja setiap hari, Hampir setiap hari kau berpakaian rapi seperti ini kan?”


“Well, Kita akan bertemu dengan pemegang perusahaan, resort dan properti terbesar. Bukan bertemu dengan seorang pria brengsek yang mau bercerai dengan salah satu wanita jalangnya.” Ucap Luna.


“Wow... Apa yang membuat mu berpikiran seperti itu?”


“Entahlah itu yang ada di pikiran ku tadi, sewaktu aku menuju kemari.”


Tak lama kemudia mereka pun berangkat menuju kantor.


Saat mereka sampai di kantor. Hari sudah mulai siang. Mereka langsung saja menuju ruangan Jessica untuk bersiap siap menyambut kedatanggan Mr.Clay.


“Tunggu, Bagaimana penampilan ku?” Tanya Luna.


“See, Kau juga bertanya kan?”


“Ya kau sendiri yang bilang bahwa kita akan bertemu dengan dengan pemegang perusahaan, resort dan properti terbesar. Bukan bertemu dengan seorang pria brengsek yang mau bercerai dengan salah satu wanita jalangnya.


Jessica terkekeh. “



Kau sangat cantik dengan memakai kemeja bermotif lengan panjang, blazer cream dan di padukan dengan celana pendek yang berwarna sama dengan bleazernya.


Mereka berdua sangat cantik.


Sambil menunggu kedatangan Mr.Clay mereka bersantai sejenak di sofa sambil berbincang bincang.


“Kira kira apa yang akan Mr.Clay bicarakan nanti Luna?”


“Entahlah Jess. Melihat kejadian akhir akhir ini, Aku memilih untuk diam, Menunggu penjelasan saja dari pada mengira ngira, karena jujur Jess, apa yang terjadi belakangan ini di luar ekspektasi ku.”