![HASTA KARYA [ END ]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/hasta-karya---end--.webp)
...“Baby ?”...
Sebelum itu terjadi. Jessica yang keluar dari taksi membawa barang barang belanjaannya masuk ke dalam hotel.sedikit tersenyum melihat barang bawaannya.
^^^“Setidaknya kebutuhan ku terpenuhi untuk beberapa hari” Oceh Jessica.^^^
Dia berjalan menuju lift dan beranjak naik. Ia memasuki kamar hotel. Kamar yang cukup luas dan mewah. Tempat tidurnya sangat besar. Dan ada juga balkon yang terbuka menyajikan pemandangan indah pantai santa monica.
Jessica berjalan menuju meja yang ada di dekat jendela.
^^^ Dia meletakkan semua barang bawaannya disana. Kemudian mulai mengeluarkan banyak makanan kecil. Jessica tersenyum.^^^
Hingga tiba tiba pintu kamarnya di ketok. Seketika jessica melihat ke arah pintu. Ada sedikit perasaan trauma mendengar ketukan pintu. Apa lagi dia sedang tidak menatikan kedatangan seseorang. Dia lama terdiam sejenak. Hingga akhirnya perlahan berjalan ia berjalan ke arah pintu. Menunggu suara dari luar hening.
Jessica menelan ludahnya dan perlahan membuka pintu itu. Jessica melihat kebawah. Dia melihat sepasang kaki laki laki. Tubuhnya mulai kaku. Seperti dari kakinya jessica sudah mengetahui siapa laki laki itu. Perlahan ia mengangkat kepalanya. Mencoba menatap pria itu. Dan ketika kedua mata mereka bertemu. Sekejap tubuh Jessica membeku. Nafasnya terasa tercegat. Laki laki itu juga menatapnya lekat.
...“Baby?”...
Mendengar suara itu. Tubuh Jessica semakin kaku. Air matanya mulai membanjiri kelopak matanya. Jessica masih terdiam.
...“Baby Are you okay?”...
^^^Tangis Jessia pecah. Dia bermaksud menolak kedatangan pria itu dan menutup pintu namun tertahan oleh pria itu.^^^
“Heii...Hei... tunggu dulu aku mohon Baby”
“Don’t call me...”
“You are my baby !” Tegas David.
^^^“No...Im not !! Go !” pintah Jessica dengan terisak.^^^
“Jess please ada apa degan mu?”
“Just go David !! Go awaay “ Desak Jessica.
^^^“No Im not going anywhere. Please just let me know. What happen to you please. I can’t without you”^^^
“Bulshit !!” Jawab Jessica dengan nada tinggi.
^^^“Jess kalau ini mengenai soal Vallerie.aku mohon biarkan aku menjelaskannya”^^^
“Tidak perlu David. Aku tidak butuh” Jawab Jessica yang masih terisak.
Jessica terdiam hanya terdengar tangisannya.
“Aku tidak pernah berfikir seperti itu. Dan hanya menganggap mu sebagai wanita jalang biasa Jess. You more more than just that. You know that”
...“I don’t know and I don’t care”...
^^^“Jessica I need you. Please don’t tell me to go away”^^^
Tangis Jessica semakin besar. Semakin terisak. Perlahan tubuhnya melemas. David dapat merasakan pintu itu mulai bisa ia dorong sedikit. Perlahan David mendorong pintu itu dan masuk.
“Don’t touch me !!” Bentak Jessica.
^^^“Heii.. bab please don’t cry”^^^
^^^Jessica terdiam.^^^
“Please let me hold you”
“No !!!” Tegas Jessica.
^^^“Please jangan biarkan Vallerie merusak semua ini Jess.”^^^
“Dia tidak merusak apa pun David”
^^^“Jangan tutupi kesalahannya Jess. Aku sudah tahu semuanya. Dia sendiri yang mengatakannya pada ku. She hurt you right?”^^^
^^^“No she doesn’t !! Nobody hurt me.. its my self just my self”^^^
“Jess jangan begini Jess. Biarkan aku membantu mu”
Jessica mengangkat kepalanya menatap David. Pipihnya sudah banjir air mata dia tidak bisa membohongi perasaannya.
^^^“Ku mohon David. Aku hanya butuh waktu sendiri. Hanya itu”^^^
“Bahkan tampa Luna? Ku kira kau sangat dekat dengan Luna. Pasti terjadi sesuatu pada mu hingga kau menjauhi semua orang Jess. Bahkan orang terdekat mu sekali pun”
“Aku hanya ingin menenangkan fikiran ku David ku mohon.” Jessica yang sedari tadi terisak.
^^^“Biarkan aku menemani mu Jess. Ku mohon aku tidak bisa melihat mu seperti ini”^^^
Jessica menggeleng. “David dengarkan aku. Beri aku waktu David. Aku hanya ingin menyendiri dan itu wajar. Seseorang kadang membutuhkan waktu untuk bisa memahami dirinya sendiri.” Ucapnya dengan nada goyah.