![HASTA KARYA [ END ]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/hasta-karya---end--.webp)
“Luna bukan itu maksud ku?
“Terus apa? Apa !!!”
[Sebelumnya]
“Aku selalu mencoba mengerti dirimu Jess. Tapi kali ini aku menyerah, kau sudah dewasa. Kau tidak perlu lagi di peringati ataupun di jaga lagi. Mungkin memang salah ku yang terlalu masuk dalam kehidupan mu”
^^^“Enggak Lun. Kau salah paham pada ku. Aku bukan ingin meninggalkan mu. Aku akan kembali Luna. Aku hanya ingin bisa memahami diriku sendiri”^^^
“Silahkan. Ini kehidupan mu tenang saja aku tidak akan mengganggu mu bahkan menghawatirkan mu. Dan satu lagi silahkan ambil kembali mobil mu, mungkin kau membutuhkannya dalam perjalanan menyendiri mu itu !!” Sindir Luna sambil memberi kunci mobil pada Jessica.
Luna berjalan keluar dari hotel. Air matanya mulai membasahi pipinya. Dia tidak percaya Jessica tidak perduli sama sekali dengan kekhawatirannya terhadap Jessica. Dia merasa sangat kecewa. Dia merasa Jessica telah membuang nya begitu saja. Padahal Luna selalu berusaha untuk selalu ada buat Jessica. Tapi sekarang disaat dia sudah berusaha keras Jessica malah menolaknya. Luna begitu sangat terpukul.
^^^Jessica tetap mengejar Luna yang sudah jauh. Dia merasa sangat bersalah.^^^
“Luna....Lun..Luna” Luna tetap saja berjalan. Tidak lagi memperdulikan jessica yang sedari tadi mengejarnya.
Luna berjalan keluar dari hotel. Luna menunduk menyembunyikan wajahnya yang sudah banjir air mata. Dia menyembrang bermaksud berjalan menjauhi Jessica yang sedari tadi mengejarnya.
Hingga tiba tiba saja. Cahaya terang membuat pandangan Luna menjadi tidak jelas terhalang Cahaya.
...Bragg......
^^^“LUNA !!!” teriak Jessica dari kejauhan.^^^
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Feels empty.
Alone, sad and afraid.
Realize your not around.
^^^Realize that you so far away to be hold anymore.^^^
Goodbye it’s a complicated things. For some people it’s a heavy fact that should to be accepted.
“Im sorry Luna. Im so sorry” jessica tidak bisa lagi membendung tangisnya.
^^^ Matanya membengkak. Dia tidak dapat berhenti menagis dari kemarin bahkan dia tidak tidur sedikit pun.^^^
Jessica sedang berdiri di dalam sebuah gereja besar. Besebelahan dengan sebuah peti besar yang dipenuhi dengan bunga berwarna putih. Yang didalamnya berbaring seorang wanita cantik. Memakai dress puttih nan anggun. Wanita itu terlihat tertidur layaknya putri tidur dalam dogeng.
Jessica merasakan seseorang menggenggam pundak nya dari belakang. Sebuah genggaman hangat yang dia butuhkan saat ini.
^^^“My best Friend Dead David. How can I be okay?” jawab Jessica dengan suara lemah.^^^
“Let she go Jess. She happy right now”
^^^Jessica menggeleng. Tangisnya pecah. “But I don’t want ir right now David” Isak Jessica.^^^
^^^Melihat Jessica begitu sanga terpuruk. David memeluknya dari samping. David memeluk Jessica sangat erat.^^^
“Its okay. Everything will be okay”
Jessica menangis dalam pelukan David.
...“Come on. We have to be bury Luna”...
David membawa Jessica keluar dari gereja dan membawa Jessica ke dalam mobil di iringi David yang masuk ke dalam mobil. Sambil menunggu peti Luna di bawa ke dalam ambulans. David melihat Jessica berdiam diri menatap keluar jendela. Dia merasa sangat terpukul melihat keadaan Jessica.
David merasa ini juga kesalahannya. Jika saja Vallerie tidak datang ke apartment Jessica yang membuat Jessica pergi saat itu. Pasti ini semua tidak akan terjadi.
Vallerie. Nama itu tiba tiba saja terlintas di kepala David. Seketika membuat emosi David memuncak.
^^^“Untung saja kau sudah mati Vall. Kalau tidak. Percayalah aku akan membuatmu membayar apa yng sudah kau lakukan pada Jessica.” Batin David.^^^
Tidak berselang lama suara ambulans terdengar. Menandakan bahwa mereka siap untuk berjalan. David memfokuskan dirinya pada perjalanan. Kadang David juga melirik ke arah Jessica. Yang masih dengan tatapan kosong ke arah jendela.
Jessica tidak berhenti menangis sambil mengelengkan kepalanya sendiri. Entah apa yang sedang dia fikirkan.
^^^“Kau mengatakan bahwa kau ingin aku selalu ada untuk mu. Kau selalu mengatakan pada ku. kau ingin selalu bersama ku”^^^
“Apa Jess? Apa mau mu? Inikan maumu. Menyendiri, kau tidak membutuhkan lagi orang lain. Kau tidak pernah bersyukur Jessica. Banyak orang yang sangat sayang pada mu. Tapi kau tidak pernah menyadari itu. Kau berfikir itu tidak pentingkan?”
^^^“Mungkin memang salah ku yang terlalu masuk kedalam kehidupan mu”^^^
“Ini kehidupan mu tenang saja aku tidak akan mengganggu mu bahkan menghawatirkan mu”
...Bragg......
...“LUNA !!!”...
Tangis Jessica kembali pecah. Dia menangis sangat keras.bagaikan anak kecil. David hanya mengusap usap bahu Jessica dengan lembut.
“Tenanglah” Bisik David.