![HASTA KARYA [ END ]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/hasta-karya---end--.webp)
...FIERCE DOCTOR MY GUARD...
...[Dokter Galak Penjaga Ku]...
...EPILOG...
Ku Harap ini mimpi.
Ku harap masa lalu ku hanya sebuah mimpi.
Dan tidak terbawa kembali kedalam masa lalu .
yang menyebabkan luka itu kembali terbuka.
Aku berharap dari segala kesalah pahaman ini.
Kau bukanlah sebagai penyebab rasa pedihku.
Ingatlah Kembali!!
Secercah harapan itu masih ada dalam diri mu yang terbukur dalam diri mu.
Ku percaya kau bukan orang seperti itu.
...SINOPSIS...
^^^Bagaimana jika pertemuan itu sedah di takdirkan.^^^
^^^Antara Masa Lalu dan Masa Depan dengan orang yang sama.^^^
^^^Namun hanya ingatan dan Kesalah pahaman yang membuat jarak serta perbedaan diantara itu semua.^^^
^^^Dengan seluruh tenaga yang ada Kinan mengarahkan tembahakan ke arah musuh, namun sebelum itu terselesaikan terlebih dulu terdengar suara tembakan yang saling bersahutan. Kinan menutup matanya dan pasrah dengan keadaan yang terjadi pada saat itu ia merasa tembakan itu di tujukan padanya.^^^
^^^Namun bukan tembakan yang ia rasakan.^^^
^^^ Seseorang membuka pintu mobilnya. Dengan tenaga yang tersisa ia perlahan membuka matanya melihat sosok yang menghampirinya. Ia mengira ia sudah tiada dan malaikat maut sedang datang untuk menjemputnya ternyata seseorang sosok yang sangat di rindukan.^^^
...“Fahri ?” ...
^^^Dengan hati hati Fahri mengeluarkan Kinan dari dalam mobil. Dia menunduk untuk menggendongnya.^^^
...“Sekarang kau sudah aman. Istirahatlah !!”...
...“Maafkan aku karna terlambat datang” ...
^^^Kinan yang menatap Fahri dengan tatapan ragunya.^^^
...“Apakah ini mimpi?”...
...“Apakah aku sedang bermimpi?” ...
^^^Gerutunya di dalam hati.^^^
^^^Fahri melangkahkan kaki berjalan dengan Kinan yang berada di dalam gendonggannya.^^^
^^^Hembusan anggin yang bertiup pelan menadakan mentari telah datang udara mulai menusuk ke dalam tubuh dengan disugguhkan pemandangan pantai yang indah terlihat dari ketinggian, serta cahaya mentari dari ufuk timur yang menunjukan bahwa mentari akan berganti dan sinar pagi segera bersinar. Kinan yang baru saja bangun dari tidurnya melepaskan sandaranya dari pelukan Fahri. ^^^
...“Maafkan aku” ...
^^^Lirih pedih dari Fahri. Yang tersadar dari bangunnya.^^^
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Rabu, 10 Oktober 2019
Pukul 22.00 Malam.
Fahri sedang mengetuk ngetuk pulpen di meja kamarnya. Dia sedang memikirkan tentang bagaiamana ia mengusir para Pengawal yang di bayar oleh ayahnya.
Berbagai cara sudah dilakukan Fahri untuk membuat Kinan mengundurkan dirinya sebagai bodyguard nya. Fahri sudah berlaku kasar, bertingkah menyebalkan serta memberikan perintah yang menurutnya itu tidak begitu penting untuk seorang bodyguard lakukan. Tapi usaha Fahri untuk mengusir dan mendempak Kinan nampaknnya gagal. Sebenarnya memiliki bodyguard itu tidak ada salahnya dan wajar wajar saja tetapi bagaimana jika pengawalnya itu adalah seorang wanita cantik? Tentu saja menurutnya itu memalukan.
Ayahnya sudah sering sekali menyakinkan Fahri bahwa pengawal itu memiliki kemampuan di atas rata rata setara dengan lelaki. Tetapi teap saja dia sangat gengsi jika harus dikawal oleh seorang wanita. Sejak dulu hingga sekarang tidak ada satupun pengawal yang bertahan lama. Mereka hanya bertahan paling lama hanya satu bulan.
Tentu saja di karenakan sikap Fahri yang sangat arrogan, kasar dan menjengkelkan yang tentu saja membuat pengawalnya kewalahan. Namun keajaiban apa yang terjadi dengan pengawal baru yang satu ini. Sudah satu bulan dia bekerja dengan Fahri dan selama itu juga sikap Fahri begitu kasar terhadap Kinan.
Namun Kinan belum juga memberikan surat pengunduran diri ini betul betul membuat Fahri sangat jengkel dengan pengawal barunya itu.