![HASTA KARYA [ END ]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/hasta-karya---end--.webp)
...“KINAN !!” ...
Teriak Fahri yang memanggil Kinan.
^^^Wanita itu belum terlalu jauh dari ruangan itu. Segera mungkin Kinan berhenti dan berbalik badan.^^^
Fahri berjalan menghampiri Kinan, Dan sekarang Pria Kasar itu berdiri tegap dihadapan Kinan.
^^^“Maafkan saya soal sikap saya yang kemarin dan tolong jangan lagi panggil aku Tuan panggil saja aku Fahri” ^^^
Fahri mengeluarkan tangan kanan yang ada di saku celana kemudian menjulurkan tangannya kepada Kinan. Kinan merasa aneh dengan sikap Fahri yang berubah menjadi lembut.
...“Baik Tu..an”...
...“Maaf maksud saya Fahri”...
...“Saya permisi Fahri” ...
Kinan merasa gugup serta canggung saat memanggil majikannya dengan sebutan nama.sementara Fahri hanya mengganguk. Kinan berlalu meninggalkan Fahri.
Sementara Fahri hanya menatap punggung Kinan yang semakin menjauh dan menghilang.
Wanita itu sudah keluar dari ruangan Rumah Sakit.
^^^Sesampainya didepan taman Rumah Sakit. Kinan segera duduk sembari menyesap Kopi yang ada ditangannya, yang tadi dia beli dijalan.^^^
...Tolong.....tolong...tolong saya....
Terdengar suara seorang wanita meminta tolong.
^^^Kinan yang mendengar teriakan itu langsung berdiri dan mencari sumber suara, Ia melihat banyak orang orang yang berkerumunan di dekat Rumah Sakit segera mungkin ia mempercepat langkahnya.^^^
Dengan rasa penasaran Kinan menerobos kerumunan orang orang yang sedang berkumpul, Ia melihat seorang ibu ibu tua yang sedang berada di dalam sandra seorang lelaki, mengenakan jaket berwarna hitam memiliki badan yang kekar dan tinggi yang membuat orang orang ketakutan hanya dengan melihat rupanya.
^^^Kinan yang melihat ibu tua itu tersakiti tampa di sengaja ia mengingat pesan dari ibunya.^^^
Kinan yang berada dalam pangkuan seorang wanita yang ia sebut sebagai ibu. Dan ibunya yang membelai halus lembut rambut Kinan.
^^^“Kinan kan perempuan ibu, masak Kinan yang harus melindungi kan seharusnya Kinan yang dilindungi bahkan di jaga ibu” ^^^
renggeknya kepada ibu. Namun ibunya memberikan penjelas dengan lembut.
“Kinan sayang. Kita sebagai manusia harus saling membantu dan kita tidak bisa bergantung kepada orang lain. Jika kita baik dan saling menyayangi semua mahluk hidup yang ada di bumi maka dunia pasti akan menyayangi bahkan melindung kita”
^^^Kinan terngiang oleh pesan ibunya. Dia harus melindungi serta membantu siapa pun yang mengalami kesusahan. Kinan memberanikan diri menghampiri penjahat itu.^^^
Seeorang Pria yang sedang menganiyaya wanita itu.
...“Kenapa kau berselingkuh?”...
...“Jawab aku, siapa selingkuhan mu itu”...
...“Aku akan membunuhnya”...
Raut wajah pria itu langsung berubah menjadi menakutkan dan bersiap untuk menampar wanita yang ada dihadapan nya.
^^^Namun Kinan dengan sigap segera menahan lengan pria aneh itu,Ia memutar lengan pria itu sampai pria itu teriak kesakitan.^^^
...Arghhh.......
Terdengar erangan seorang pria kesakitan. Pria itu segera membalas nya dengan mencengkik leher Kinan. Namun dengan cepat Kinan menghindar dari pergerakan pria itu, dengan cepat Kinan membalas pria itu, ia mendorong pria itu sampai tersungkur ke jalanan.
...“Huaa.... Huaa.... Huaa....”...
Kinan sangat kebingungan melihat perubahan sikap dari pria yang ada di hadapanya itu. Begitu drastis yang awalnya bersikap emosional sekarang menangis.
^^^Kinan baru menyadari bahwa lelaki yang ada di depannya itu adalah orang gila.^^^
Kinan menoleh ke arah ibu ibu yang tadi ia selamatkan. Tapi bukannya terimakasih yang dia dapatkan melainkan rasa kecewa. Ia melihat Ibu ibu itu berlari, bukannya menghampiri Kinan namun ia menghampiri pria yang terduduk di jalanan ia segera berusaha menyandarkan nya.